Situs arkeologi Tiya yang terletak di wilayah Soddo, Etiopia tengah. (commons.wikimedia.org/Sailko)
Menurut arkeolog Joussaume yang memimpin penelitian di sana, situs arkeologi Tiya ini sebenarnya tergolong relatif baru. Para ahli memperkirakan pilar-pilar batu raksasa tersebut dibangun sekitar abad ke-10 hingga abad ke-15 Masehi. Padahal, tradisi membuat bangunan dari batu besar di Etiopia sendiri merupakan budaya yang sangat kuno karena sudah ada sejak sebelum Masehi.
Secara geografis, Tiya berada di wilayah Zona Gurage dan sering kali dikaitkan dengan sejarah suku lokal Gurage. Namun, situs megah ini sebenarnya tidak dibangun oleh satu suku modern tunggal yang tinggal di sana saat ini. Warisan budaya Etiopia kuno ini masih menyimpan misteri karena usia pastinya belum bisa ditentukan dengan sangat tepat.
Tiya sendiri merupakan satu dari sembilan situs pilar batu raksasa yang tersebar luas di seluruh kawasan Zona Gurage. Beberapa sejarawan menduga peninggalan ini memiliki hubungan budaya yang sama dengan situs batu di wilayah Sidamo dan Konso. Bahkan, ada juga teori yang menyebutkan bahwa gaya pembuatan batu-batu ini kemungkinan besar berakar dari peradaban Kerajaan Aksum yang legendaris.
Itulah deretan fakta menarik seputar situs arkeologi Tiya, warisan purbakala Etiopia yang penuh misteri dan keindahan tersembunyi. Jadi, apakah kamu tertarik untuk melihat langsung keunikan batu-batu raksasa ini suatu hari nanti?