Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Fakta Unik dan Menarik Kadal Barat, Punya Ekor Biru Terang

5 Fakta Unik dan Menarik Kadal Barat, Punya Ekor Biru Terang
kadal barat (inaturalist.org/Michael Eisen)
  • Kadal barat (Plestiodon skiltonianus) berukuran maksimal sekitar 21 cm; individu muda punya ekor biru cerah yang memudar cokelat saat dewasa.
  • Spesies ini terdiri dari tiga subspesies, aktif pada siang hari, hidup di Kanada, Amerika Serikat, dan Meksiko pada beragam habitat hingga 2.130 mdpl.
  • Kadal barat yang gesit mencari serangga dan arthropoda, mampu menggali serta memutus ekor saat terancam, tetapi menjadi mangsa mamalia, burung pemangsa, dan reptil.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Daratan Amerika Serikat dihuni oleh ratusan spesies reptil yang sangat unik. Mereka bisa hidup di banyak tempat, entah itu bebatuan, savana, hutan, area pesisir, hingga pegunungan. Nah, Plestiodon skiltonianus atau kadal barat merupakan salah satu dari banyaknya spesies reptil yang hidup di negara tersebut.

Kadal barat merupakan spesies mungil dengan gerakan gesit. Ia juga mudah dikenali, khususnya dari ekor panjang berwarna birunya yang nampak sangat mencolok. Ia juga pemalu, bahkan akan langsung kabur ketika merasa terancam. Penasaran dengan berbagai fakta unik dan menarik kadal barat? Simak di bawah ini, yuk.

  1. 1. Kadal barat punya ekor panjang berwarna biru

    kadal barat
    kadal barat (inaturalist.org/Kuoni W)

    Salah satu ciri utama dari kadal barat adalah ekornya yang panjang dan berwarna biru cerah. Nah, warna biru tersebut hanya nampak pada individu muda dan akan memudar menjadi cokelat ketika kadal ini mencapai usia dewasa. Ukurannya juga tak terlalu besar dengan panjang maksimal sekitar 21 centimeter. Seperti spesies skink lain, kadal barat memiliki badan yang ramping, memanjang, kaki kecil, kepala agak membulat, dan sisik halus. Badannya sendiri berwarna cokelat dengan perpaduan garis krem dan hitam.

  2. 2. Kadal barat dibagi menjadi tiga subspesies

    kadal barat
    kadal barat (inaturalist.org/hsug1747)

    Laman iNaturalist menjelaskan bahwa kadal barat dibagi menjadi tiga subspesies. Ketiganya adalah Plestiodon skiltonianus interparietalis, Plestiodon skiltonianus skiltonianus, dan Plestiodon skiltonianus utahensis. Kadal barat pertama kali dideskripsikan pada 1852 oleh Baird dan Girard. Kemudian, reptil tersebut diberi nama oleh Dr. Avery Judd Skilton. Menariknya, kadal ini masuk ke grup taksonomi bernama skiltonianus. Selain kadal barat, grup tersebut juga beranggotakan Plestiodon laguensis (kadal san lucan), Plestiodon quadrilineatus (kadal asiatik empat garis), dan Plestiodon gilberti (kadal gilbert).

  3. 3. Kadal barat adalah kadal yang gesit dan pemalu

    kadal barat
    kadal barat (inaturalist.org/sandor_in)

    Dilansir JungleDragon, kadal barat merupakan hewan yang sangat gesit dan pemalu. Ia kerap beraktivitas di beberapa tempat, yaitu semak-semak, area dengan vegetasi rapat, dan di dedaunan kering. Di beberapa daerah tersebut kadal ini akan mencari makan. Makannya sendiri berupa hewan kecil seperti serangga dan arthropoda lain. Tak hanya itu, bahkan kadal barat bisa melakukan kanibalisme, lho.

    Kadal barat juga merupakan penggali yang sangat baik. Ia bisa menggali tanah, mampu masuk ke tempat sempit karena sangat lincah, dan akan kabur dengan cepat ketika merasa terancam. Menariknya, ketika tak bisa kabur kadal ini akan memutuskan ekornya untuk mengecoh predator. Meski jarang, di beberapa kesempatan kadal barat juga bisa berpura-pura mati.

  4. 4. Kadal barat bisa hidup di ketinggian ribuan meter

    kadal barat
    kadal barat (inaturalist.org/Sean McCann)

    Wilayah penyebaran kadal barat hanya mencakup tiga negara, yaitu Kanada, Amerika Serikat, dan Meksiko. Selain itu, ia juga memiliki preferensi habitat yang sangat beragam. Dikutip Animalia, kadal ini bisa ditemukan di semak-semak, hutan, padang rumput, area pesisir, hingga dataran ringgi. Tak tanggung-tanggung, bahkan ia bisa hidup di daerah yang ketinggiannya mencapai 2,130 mdpl.

    Habitat favorit kadal barat adalah area terbuka yang luas. Meski begitu, ia juga bisa dijumpai di pinggiran hutan yang kering. Setiap harinya kadal ini akan mencari tempat yang kering dan terkena sinar matahari secara langsung. Ketika sudah menemukannya, ia akan berjemur dalam rangka menstabilkan metabolisme tubuh. Kebiasaan tersebut membuktikan bahwa kadal barat adalah hewan diurnal yang aktif di siang hari.

  5. 5. Kadal barat merupakan mangsa bagi banyak predator

    kadal barat
    kadal barat (inaturalist.org/Tyson Ehlers)

    Laman EOL menerangkan bahwa kadal barat merupakan mangsa potensial bagi berbagai jenis predator. Di habitat aslinya ia bisa dimangsa oleh mamalia, burung predator, hingga reptil. Jika mengacu pada populasi di Idaho, Amerika Serikat, maka beberapa predator utamanya adalah ular malam, burung predator raptor seperti elang dan alap-alap, serta ular cambuk bergaris. Mereka berburu dengan berbagai metode, seperti ambush (mengendap-endap) hingga melumpuhkan kadal barat menggunakan bisa yang kuat.

    Demikian pembahasan terkait fakta unik dan menarik kadal barat, yaitu kadal kecil yang berekor biru. Kadal tersebut menjadi saksi tentang bagaimana kerasnya kehidupan di alam liar. Walau bertubuh kecil, kadal barat harus bisa bertahan hidup dari berbagai ancaman. Ia juga mengembangkan berbagai adaptasi agar bisa hidup tenang di lingkungan yang terus berubah.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More