Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Fakta Unik Moccasin China, Mampu Membunuh dengan Hemotoksin

5 Fakta Unik Moccasin China, Mampu Membunuh dengan Hemotoksin
moccasin china (inaturalist.org/shiguangshi)
Intinya Sih
  • Moccasin china (Deinagkistrodon acutus) adalah ular darat berukuran hingga 1,5 meter, bercorak cokelat untuk berkamuflase, dan hidup di Taiwan, China, serta Vietnam.
  • Ular ini memiliki bisa hemotoksin kuat yang dapat merusak sel darah merah dan sistem peredaran darah, dengan risiko pembengkakan, pembusukan, hingga kematian pada korban gigitan.
  • Sebagai predator, moccasin china memangsa mamalia kecil dan hewan lain; musim kawinnya berlangsung Maret–Mei, dengan kemampuan menghasilkan hingga 24 telur sekali bertelur.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Di dataran tinggi China, hidup seekor ular berbisa tinggi yang ahli berkamuflase. Ukurannya memang tak seberapa besar, tidak agresif, dan pamor ular tersebut juga tak setenar spesies lain seperti ular kobra atau ular sanca. Ular yang dimaksud adalah Deinagkistrodon acutus atau moccasin china. Nah, mari kita ulik beberapa fakta unik moccasin china.

Ia merupakan satu-satunya spesies dari genusnya. Di alam liar, ular ini merupakan predator ganas yang sangat suka memangsa mamalia berukuran kecil. Moccasin china juga merupakan spesies ovipar yang bisa menghasilkan hingga puluhan putir telur. Penasaran dengan semua fakta tersebut? Yuk, simak faktanya di bawah ini!

1. Andalkan tubuh cokelatnya untuk berkamuflase

moccasin china
moccasin china (inaturalist.org/Liu JimFood)

Dilansir TELDAP, moccasin china punya panjang maksimal sekitar 1,5 meter. Badannya memanjang, sedikit gemuk, ekornya runcing, kepalanya segitiga, dan ia memiliki "tanduk" kecil di ujung moncong. Ular ini merupakan hewan terestrial yang beraktivitas di atas tanah. Oleh sebab itu, warna tubuhnya juga serupa dengan tanah, yaitu cokelat. Ia punya tubuh dengan warna dasar cokelat muda. Corak berbentuk segitiga dengan warna cokelat tua juga hadir di punggung. Nah, perpaduan warna dan corak tersebut digunakan hewan ini untuk berkamuflase.

2. Hidup di daerah dengan ketinggian 1,000 mdpl

moccasin china
moccasin china (inaturalist.org/Hao Chun Kung)

Dilansir The Reptile Database, reptil ini bisa ditemukan di beberapa daerah, yaitu Taiwan, China, dan Vietnam. Kemungkinan ia juga bisa ditemukan di Laos, tetapi kehadirannya di negara tersebut belum terkonfirmasi secara resmi. Lebih lanjut, moccasin sering terlihat di dataran tinggi dengan ketinggian yang mencapai 1,350 mdpl. Di beberapa kesempatan ia juga pernah terlihat di area pesisir. Terakhir, habitat kesukaannya adalah hutan yang lembap, dedaunan kering, pegunungan, perbukitan, dan area berbatu.

3. Moccasin china punya bisa hemotoksin yang sangat kuat

moccasin china
moccasin china (inaturalist.org/Liu JimFood)

Dilansir berbagai sumber, moccasin china merupakan ular berbisa yang reputasinya cukup besar. Di wilayah penyebaran alaminya, ia sering disebut sebagai hundred pacer atau seratus perintis. Menurut mitos, korban gigitan ular ini hanya bisa berjalan hingga 100 langkah sebelum akhirnya terjatuh dan meninggal. Kadar LD50nya sendiri sekitar 0.04 mg/kg dan cukup untuk membunuh manusia dewasa.

Sama seperti ular viper lain, moccasin china memiliki bisa bertipe hemotoksin. Bisa tersebut mampu merusak sel darah merah dan sistem peredaran darah. Selain kematian, beberapa gejala seperti pembengkakan hingga pembusukan juga bisa terjadi pada korban gigitan. Walau mematikan, bisanya sering diteliti dan dijadikan obat tradisional.

4. Makanan favorit moccasin china adalah mamalia kecil

moccasin china
moccasin china (inaturalist.org/Liu JimFood)

Laman iNaturalist menjelaskan kalau makanan favorit ular ini adalah mamalia kecil seperti tikus. Herpetolog asal China bernama Zhao Ermi mencatat kalau ular sepanjang 1,04 meter dan seberar 600 gram ini mampu memakan Rattus rattus (tikus rumah) sepanjang 51,5 centimeter dan seberat 530 gram. Selain tikus, kemungkinan hewan ini juga bisa memangsa mamalia lain, seperti bajing, tupai, dan kelelawar. Selain mamalia kecil, ia juga akan memangsa kadal, kodok, katak, hingga burung jika memungkinkan.

5. Moccasin china mampu memproduksi 24 butir telur

moccasin china
moccasin china (inaturalist.org/Tunyu Chen)

Dikutip Animal Diversity Web, musim kawin ular ini berlangsung pada bulan Maret hingga Mei. Sekali bertelur ia mampu menghasilkan hingga 24 butir. Masa gestasi telur-telur tersebut berlangsung sekitar 20-35 hari. Perbedaan masa gestasi sangat bergantung oleh berbagai faktor, seperti kondisi lingkungan, suhu, dan kelembaban.

Individu betina akan mencapai kematangan seksual pada usia 36 bulan. Usia ular ini juga cukup panjang, yaitu mencapai 20 tahun. Sayangnya, individu setua itu jarang ditemukan. Biasanya ular ini akan mati di usia yang lebih muda karena beberapa hal, seperti dimakan oleh predator atau mati karena penyakit.

Berbagai fakta unik moccasin china menunjukan kalau ular tersebut bukan hewan sembarangan. Tubuh dan kebiasaannya sudah beradaptasi sedemikian rupa untuk bertahan di habitatnya. Ukuran memang bukan kelebihan ular ini, tapi ia bisa menepisnya dengan bisa mematikan hingga adaptasi luar biasa. Karena semua hal tersebut, sudah sepantasnya moccasin china harus dilindungi dan dilestarikan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More