Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
pollock (inaturalist.org/Jonas Larsen)
  • Pollock hidup di Atlantik Utara, menghuni laut lepas hingga pesisir, bergerombol, dan mampu menyelam sampai 350 meter.
  • Ikan ini dapat hidup hingga 25 tahun, berukuran 0,6–1,3 meter dengan bobot maksimal 32 kilogram, serta betina mulai bereproduksi pada usia 4–9 tahun.
  • Pollock betina menghasilkan 500 ribu hingga 9 juta telur; meski dianggap kurang premium, penangkapannya mencapai 5.000–45.000 ton per tahun dan populasinya dilaporkan stabil.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Mungkin nama pollock (Pollachius virens) terdengar asing di telingamu. Hal tersebut tidak mengherankan mengingat pollock adalah ikan laut yang tidak menghuni perairan Indonesia dan pamornya tak sebesar ikan lain seperti hiu, ikan badut, ikan pari, atau ikan bandeng. Meski begitu, pollock punya banyak fakta unik yang membuatnya tak kalah menarik dari spesies ikan lain.

Salah satu faktanya tercermin dari usianya yang panjang, bahkan mencapai puluhan tahun. Penyebaran pollock juga tak terlalu luas karena ia hanya menghuni satu wilayah, yaitu Samudra Atlantik. Pollock juga cukup besar dengan panjang yang lebih dari 1 meter. Penasaran dengan semua fakta tersebut? Selengkapnya kita bahas di bawah ini.

1. Pollock hidup di Samudra Atlantik bagian utara

pollock (commons.wikimedia.org/Tino Strauss)

Laman MarLIN menerangkan bahwa penyebaran pollock mencakup Samdura Atlantik bagian utara, tepatnya di pesisir timur Amerika Serikat dan Kanada, Islandia, perairan Britania Raya, dan daerah Skandinavia. Pollock sendiri merupakan spesies benthopelagic, ia bisa dijumpai di laut lepas, area karang, perairan berbatu, area pesisir, hingga perairan dangkal yang padat akan aktivitas manusia. Ikan ini juga termasuk spesies gregarious yang kerap berkelompok dengan sesamanya. Kemampuan menyelamnya juga tak boleh diragukan karena pollock mampu menyelam hingga kedalaman 350 meter.

2. Masa hidup pollock bisa mencapai 25 tahun

pollock (inaturalist.org/josia_nyman)

Dilansir Fishabase, usia maksimal pollock bisa mencapai 25 jatuh, jauh lebih panjang dari spesies ikan lain. Ukuran individu dewasa juga cukup besar dengan panjang sekitar 0,6 hingga 1,3 meter dan bobot maksimal mencapai 32 kilogram. Ia memiliki badan yang memanjang, bersisik halus, dan mata yang besar. Sirip atas dan bawahnya saling terpisah, berbentuk segitiga, dan ekornya bercabang serta agak meruncing. Warnanya tak jauh berbeda dengan ikan laut lain, yaitu menunjukan pola countershading di mana bagian atas tubuhnya gelap (berwarna hitam) dan bagian bawah tubuhnya terang (berwarna silver atau abu-abu).

3. Pollock baru bisa bereproduksi pada usia 4 tahun

pollock (commons.wikimedia.org/Wilhelm Thomas Fiege)

Studi pada 2003 mengungkap fakta bahwa pollock betina baru bisa bereproduksi pada usia 4-9 tahun. Ia akan memijah secara bertahap dengan fekunditas yang telah ditentukan sebelumnya. Tergantung ukurannya, ikan betina bisa menghasilkan sekitar 500 ribu hingga 9 juta butir telur. Semakin besar ukuran ikan betina maka telur yang dihasilkan juga makin banyak. Ukuran telurnya juga sangat kecil dengan diameter sekitar 1,0 hingga 1,3 milimeter. Biasanya, ikan ini akan mulai bereproduksi pada bulan April hingga September di perairan dangkal. Uniknya, Teluk Massachusetts menjadi salah satu tempat reproduksi terbesar bagi ikan ini.

4. Dianggap kurang premium jika dibandingkan ikan lain

pollock (inaturalist.org/Derek Garvey)

Pollock memang merupakan ikan konsumsi yang populer, tapi laman British Sea Fishing menjelaskan bahwa ia dianggap sebagai ikan yang kurang premium jika dibandingkan dengan ikan lain seperti haddock atau ikan cod. Karena itu, harga jualnya jauh lebih rendah dari kedua ikan tersebut. Meski begtiu, pollock tetap menjadi spesies konsumsi yang penting dan punya cita rasa lezat. Ikan tersebut kerap diolah dengan berbagai cara seperti diasap atau ditaburi garam hingga warna dagingnya berubah menjadi jingga seperti salmon. Bahkan, pollock sering disebut sebagai salmon laut meski tidak memiliki kekerabatan dengan ikan salmon.

5. Pollock dipanen hingga ribuan ton tiap tahunnya

pollock (inaturalist.org/natebillhime)

Pollock adalah ikan konsumsi yang sangat penting di wilayah penyebaran alaminya. Berdasarkan data di iNaturalist, sekitar 5000 hingga 45,000 ton pollock dipanen tiap tahunnya pada rentang 1980-2018. Penangkapannya dilakukan dengan banyak metode, entah itu menggunakan perangkap, jaring, hingga dipancing secara tradisional. Populasi di Atlantik timur (wilayah Eropa) dipantau oleh International Council for the Exploration of the Sea (ICES). Sementara itu, populasi di wilayah Atlantik barat dipantau oleh National Oceanic Atmospheric Administration (NOAA) dan Fisheries and Oceans Canada. Ketiga lembaga tersebut akan mengatur kuota hingga regulasi penangkapan secara ketat.

Namanya memang tak populer di Indonesia, tapi di wilayah Amerika dan Eropa pollock menjadi ikan yang tidak bisa lepas dari kebutuhan manusia. Meski kerap ditangkap tapi populasi pollock masih cukup stabil. Ia bukan hewan terancam punah dan ikan tersebut masih bisa ditemukan dengan mudah. Hal tersebut menunjukkan bahwa kegiatan pemanenan ikan dan konservasi bisa berjalan beriringan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article