5 Fakta Unik Ular Cacing Barat, Hewan Endemik Amerika Serikat

- Ular cacing barat adalah spesies kecil tak berbisa yang hidup di dalam tanah dan sering disangka cacing karena bentuk tubuhnya mirip serta takut terhadap sinar matahari.
- Hewan ini merupakan satwa endemik Amerika Serikat dengan persebaran di beberapa negara bagian seperti Iowa, Missouri, hingga Texas, dan biasanya ditemukan di area lembap atau bervegetasi rapat.
- Ular cacing barat berkembang biak pada awal musim panas dengan bertelur hingga delapan butir, mengeluarkan bau tak sedap saat terancam, dan memangsa cacing serta siput sebagai makanan utamanya.
Tak semua ular berukuran besar, berbisa, mampu bergerak cepat, dan berbahaya bagi manusia. Justru, beberapa spesies seperti Carphophis vermis atau ular cacing barat merupakan spesies berukuran kecil yang hidup di dalam tanah dan sama sekali tidak berbahaya. Seperti namanya, ia juga punya kebiasaan yang mirip dengan cacing.
Salah satu contohnya adalah ular cacing barat yang takut dengan sinar matahari. Selain itu, ia merupakan satwa endemik Amerika Serikat sehingga tak dapat ditemukan di daerah lain. Sayangnya, nama hewan ini kurang tersohor jika dibandingkan dengan ular lain. Karena itu, simak berbagai fakta unik ular cacing barat berikut, yuk.
1. Bentuk tubuh dan kebiasaannya mirip cacing

Ular ini memiliki bentuk tubuh yang sangat mirip dengan cacing. Ia memiliki kepala, ekor, dan badan yang kecil. Kemudian, tubuh bagian atas dan berwarna hitam serta sisiknya kecil. Laman A-Z Animals juga menjelaskan kalau panjang maksimalnya sekitar 27 centimeter.Karena itu, banyak orang yang memegang, menggenggam, dan menganggapnya sebagai cacing tanah. Apalagi, ia akan menggeliat jika keluar dari dalam tanah dan terkena cahaya matahari. Untungnya, ini tidak berbisa, tidak berbahaya, bahkan tidak bisa menggigit manusia.
2. Hewan endemik Amerika Serikat

Dilansir The Reptile Database, ular cacing barat merupakan satwa endemik Amerika Serikat. Penyebarannya mencakup Negara Bagian Iowa, Nebraska, Missouri, Oklahoma, Texas, hingga Arkansas. Secara umum, ia sering dijumpai di area berpasir, daerah dengan vegetasi rapat, dareah lembap, kebun, taman, dan hutan. Tak jarang, ia juga hidup di sekitar area pemukiman. Namun, ukurannya yang kecil membuat hewan ini sulit dideteksi dan tak banyak orang yang menyadari kehadirannya.
3. Bertelur pada musim panas

Laman Animalia menjelaskan kalau ular cacing barat akan aktif bereproduksi pada awal musim panas. Ia merupakan spesies ovipar dan sekali bertelur reptil ini bisa memproduksi hingga delapan butir telur. Seperti ular lain, ular cacing barat tak akan menjaga telur dan anaknya. Biasaya, telur ular ini akan menetas pada Agustus dan September. Setelah menetas, bayi-bayi dengan panjang 7-10 centimeter akan langsung mandiri dan sama sekali tidak bergantung pada orang tuanya.
4. Mengeluarkan bau tak sedap saat merasa terancam

Ular cacing barat merupakan spesies fosorial yang hidup di dalam tanah. Ia kerap bersembunyi di sela-sela batu, dedaunan kering, di bawah kayu, atau masuk ke dalam lubang. Namun, ia juga akan naik ke permukaan tanah, khususnya saat mencari makanan atau di malam hari saat tidak ada sinar matahari.
Saat naik ke permukaan tanah, ular cacing barat sangat rawan akan anacaman predator. Untungnya, ia memiliki beberapa strategi pertahanan. Pertama, reptil ini akan mengeluarkan bau tak sedap dari kloakanya saat merasa terancam. Jika digenggam atau ditangkap, ular ini juga bisa menusuk kulit penangkapnya menggunakan ujung ekornya yang meruncing.
5. Cacing dan siput jadi makanan utamanya

Karena berukuran kecil, ular ini tak bisa memangsa burung, kadal, atau tikus seperti spesies lain. Sebaliknya, laman Missouri Department of Conservation menjelaskan kalau makanan kesukaan hewan ini adalah cacing, siput, dan larva serangga. Dalam hal ini, ia hanya bisa memakan invertebrata berukuran kecil yang sering berkeliaran di dalam tanah, sekitar bebatuan, atau di tempat lembap. Selain invertebrata, hewan ini juga pernah terlihat memangsa anakan ular leher cincin yang ukurannya jauh lebih kecil.
Berbagai fakta unik ular cacing barat memberikan gambaran terhadap sisi lain dari dunia reptil. Ular ini juga membuktikan kalau reptil bukanlah hewan yang harus ditakuti. Sejatinya, ular cacing barat tak jauh berbeda dengan manusia, yaitu ingin hidup tenang tanpa gangguan. Karena itu, kamu tak boleh mengusik, mengganggu, membunuh, atau merusak habitatnya.









![[QUIZ] Dari Jenis Teleskop Favoritmu, Ini Cara Kamu Melihat Peluang](https://image.idntimes.com/post/20250517/felix-besombes-y4lp7wui-4u-unspl-02bab27de1cb2bb583b05734d2bf2bd5-36b28e46fa0d85bf2829befe1ecc1c25.jpg)








