5 Fakta Unik Walik Wompu, Membesarkan Anaknya dengan Cekatan

Walik wompu atau wompoo fruit dove juga dikenal sebagai wompoo pigeon dan merupakan salah satu merpati buah terbesar. Mereka berada dalam famili Columbidae dan memiliki nama ilmiah Ptilinopus magnificus. Panjang tubuhnya mencapai 45 sentimeter, tapi bisa lebih kecil untuk populasi yang ada di utara. Agar kamu bisa membedakannya dari spesies lain, ingatlah bahwa mereka punya bulu warna ungu di sekitar leher, dada dan perut bagian atasnya.
Sementara itu, perut bagian bawahnya berwarna kuning dan hijau. Jantan dan betina terlihat serupa, tapi burung muda punya warna lebih pucat dan lebih hijau dari burung dewasa. Walaupun cirinya nampak mencolok, tapi walik wompu sebenarnya adalah spesies yang cukup pendiam. Yuk, kenalan lebih jauh dengan mereka melalui fakta-fakta berikut ini.
1. Wilayah penyebaran walik wompu

Penyebaran walik wompu berada di sepanjang pesisir timur Australia. Dari bagian timur tengah New South Wales hingga timur tengah Queensland, timur laut Queensland dan bagian utara Semenanjung Cape York.
Mereka juga tersebar di Papua Nugini serta Indonesia, keberadaannya melimpah di bagian utara wilayah jelajahnya. Birdlife Australia menginformasikan bahwa walik wompu lebih suka menghuni hutan hujan dan jarang terlihat di habitat lain.
2. Apa yang mereka makan?

Berdasarkan informasi dari Animalia, walik wompu banyak mengonsumsi berbagai jenis buah-buahan yang ada di hutan hujan. Mereka mamakan buah utuh dan ukurannya bahkan cukup besar. Walik wompu sulit ditemui saat sedang mencari makan dan mungkin kamu hanya mendengar panggilannya saja.
Spesies burung ini mungkin membentuk kelompok makan dalam jumlah besar jika sumbernya juga melimpah. Walik wompu bahkan melakukan gerakan akrobatik ketika memetik buah dari pohon atau tanaman merambat di ketinggian kanopi hutan.
3. Bagaimana cara berkomunikasinya?

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, suara walik wompu mungkin terdengar lebih dulu daripada wujudnya di alam liar. Walaupun ada banyak panggilan kompleks di hutan hujan, vokalisasi dari burung ini bisa dibedakan dari yang lain.
Walik wompu mengeluarkan suara nyaring yang dalam seperti 'woom-Poo!' atau lebih halus seperti 'wollack-wa-hoo. Melansir Australian Museum, ada juga vokalisasi tambahan yang terdengar seperti 'boo'.
4. Kamu mungkin salah mengenalinya sebagai burung lain

Warna walik wompu memang mencolok, terlihat unik dan sepertinya mudah dibedakan dari burung lain. Namun, masih ada dua burung yang mirip dengan mereka yaitu rose-crowned fruit dove dan superb fruit dove.
Kedua spesies tadi memiliki warna lebih kehijauan dengan paduan warna terang di sekitar kepala dan lehernya. Akan tetapi, ukurannya lebih kecil dari walik wompu, hanya kisaran 20--24 sentimeter, dilansir Birds in Backyards.
5. Sistem perkawinan walik wompu

Di utara, musim kawin walik wompu tergantung pada kondisi cuaca. Baik jantan dan betina berpartisipasi dalam pembangunan sarang, biasanya dibangun tidak terlalu tinggi di atas permukaan tanah. Tepatnya di pepohonan kecil atau di semak-semak. Setelah proses perkawinan, betina menempatkan satu telur putih.
Keduanya bergantian untuk mengerami telur tersebut. Jantan melakukannya saat siang hari dan betina saat malam hari. Setelah menetas, kedua induknya membesarkan anaknya bersama, memberi makan dan melindunginya. Hanya ada satu anak burung yang dibesarkan setiap musim kawin, tapi bisa kawin lagi untuk kedua kalinya jika percobaan pertama gagal.
Walaupun tidak banyak informasi mengenai walik wompu, setidaknya kamu tahu wilayah penyebaran dan menu makannya di alam liar. Namanya ternyata mirip dengan vokalisasi yang disuarakannya pada saat tertentu. Saat ini, walik wompu diklasifikasikan sebagai Least Concern oleh International Union for Conservation of Nature (IUCN). Sayangnya, tren populasinya mengalami penurunan.



















