Keunggulan mereka tercermin dari berbagai aspek, seperti kekuatan, penciuman, hingga penglihatan. Meski tak secerdas manusia, tapi semua hewan tersebut bisa memanfaatkan kelebihannya untuk bertahan hidup di dunia yang terus berubah. Penasaran hewan apa saja yang dimaksud? Berikut daftarnya!
5 Hewan yang Jauh Lebih Unggul dari Manusia, Ada Gorila!

- Elang memiliki penglihatan sekitar 4–8 kali lebih baik dari manusia, mampu melihat mangsa hingga 6,5 kilometer dan menjangkau sudut pandang sampai 340 derajat.
- Simpanse seperti Ayumu menunjukkan memori jangka pendek unggul dalam mengingat posisi angka, sedangkan kekuatan tubuh bagian atas gorila diperkirakan 4–10 kali manusia.
- Anjing memiliki penciuman 1.000–100.000 kali lebih tajam dengan sekitar 300 triliun reseptor bau, sementara lumba-lumba mendengar frekuensi 20–160 kHz melalui kemampuan ekolokasi.
Manusia menjadi spesies tercerdas dan paling dominan di dunia. Manusia bisa membangun kota, menciptakan teknologi canggih, dan punya sistem kehidupan kompleks. Menariknya, tak selamanya manusia lebih unggul dari hewan lain. Sebaliknya ada banyak hewan yang jauh lebih unggul dari manusia.
1. Burung elang (penglihatannya lebih baik dari manusia)

Untuk melancarkan perburuannya, elang dibekali sepasang mata yang sangat tajam. Ketajamannya dibuktikan dari dua aspek, yaitu kemampuannya untuk melihat mangsa berjarak jauh dan sudut pandang yang luas. Para ahli memperkirakan kalau penglihatan elang sekitar 4 hingga 8 kali lebih baik dari manusia. Selain itu elang juga mampu melihat mangsa yang jaraknya mencapai 6,5 kilometer.
Dilansir All About Vision, elang memiliki penglihatan 20/5 sementara mata manusia hanya punya penglihatan 20/20. Artinya suatu hal yang terlihat tajam di mata manusia hanya berjarak 5 kaki. Di sisi lain, elang bisa melihat benda lain di jarak 20 kaki dengan ketajaman yang sama. Selain itu sudut pandang penglihatan manusia hanya 180 derajat sementara mata elang mampu melihat hingga sudut 340 derajat.
2. Simpanse (punya memori jangka pendek lebih baik)

Ingatan manusia bukanlah yang terbaik. Jika membahas short term memory atau ingatan jangka pendek, simpanse yang merupakan kerabat dekat manusia jauh lebih unggul. Laman Live Science menjelaskan kalau penelitian mengenai hal tersebut pernah dilakukan oleh peneliti asal Jepang terhadap seekor simpanse bernama Ayumu.
Penelitian dilakukan dengan cara menampilkan angka 1-9 secara random dan cepat di sebuah layar. Hasilnya? Ayumu bisa menebak semua angka tersebut dan mampu mengingat posisinya dengan tepat. Sebenarnya ada beberapa manusia yang bisa melakukannya. Namun, hal tersebut terbatas pada mereka yang mengidap savant syndrome. Bagi manusia normal, kemampuan tersebut hampir mustahil.
3. Gorila (10 kali lebih kuat dari manusia)

Selain simpanse, kerabat manusia yang lain, yaitu gorila juga menunjukan keunggulan yang luar biasa. Melansir African Safaris setidaknya kekuatan gorila sekitar 4 hingga 10 kali di atas manusia, khususnya di tubuh bagian atasnya. Hal tersebut dapat terjadi karena otot gorila lebih besar, padat, dan pendek. Kerangka gorila juga tebal sehingga mendukung kekuatan otot tersebut.
Ukuran juga menjadi salah satu faktor mengapa gorila lebih kuat dari manusia dan Hominidae lain. Bayangkan saja, primata tersebut punya tinggi mencapai 1,8 meter dan bobot sekitar 136-220 kilogram. Jika mengadakan pertarungan satu lawan satu, sudah bisa dipastikan gorila bisa mengalahkan manusia dengan mudah. Patah tulang, kerusakan otot, hingga kehancuran organ akan dialami oleh manusia.
4. Anjing (penciumannya lebih baik dari manusia)

Mau bertarung soal indera penciuman? Anjing bisa mengalahkan manusia dengan sangat mudah. Pasalnya indera penciuman anjing setidaknya 1,000 hingga 100,000 jauh lebih tajam dan sensitif dari manusia. Akibatnya anjing bisa mencium bau yang tak dapat ditangkap oleh hidung manusia. Selain itu anjing juga bisa mencium bau yang jaraknya jauh atau sesuatu yang tertutup rapat.
Informasi dari laman Phoenix Veterinary Center mengungkap fakta bahwa anjing memiliki 300 triliun reseptor bau. Jumlah tersebut lebih banyak dari manusia yang hanya memiliki enam juta reseptor. Anjing juga memiliki suatu insting bernama neophilia yang membuatnya tertarik dengan bau baru dan unik. Di kehidupan nyata, penciuman anjing digunakan untuk mencari makanan atau mengenali makhluk lain.
5. Lumba-lumba (pendengarannya lebih baik dari manusia)

Sebagai hewan dengan kemampuan ekolokasi, tidak mengherankan jika pendengaran lumba-lumba berada di tingkatan yang berbeda dengan manusia. Dilansir Polo Park Hearing, korteks pendengaran lumba-lumba 10 kali lebih besar dari manusia dewasa. Akibatnya, lumba-lumba bisa mendengar suara di frekuensi 20-160 kHz. Di sisi lain manusia hanya bisa mendengar di frekuensi 0,02-20 kHz.
Saking tinggi kemampuannya, bahkan ia digadang-gadang sebagai hewan dengan pendengaran terbaik. Menariknya, hewan ini tidak memiliki daun telinga seperti manusia. Sebaliknya ia punya gendang telinga eksternal yang berbentuk lubang kecil di belakang kepala. Andalkan pendengarannya lumba-lumba bisa berenang tanpa perlu melihat dengan hanya mengandalkan pendengaran.
Mau secerdas apapun manusia, kamu tak boleh congkak dan sombong. Di alam liar masih banyak hewan yang jauh lebih unggul dari manusia. Semua kelebihan tersebut tak hanya adaptasi dan alat untuk bertahan hidup, tapi juga menunjukan keadilan yang diberikan oleh Sang Maha Kuasa. Hewan memang tidak bisa membuat mesin, tapi mereka dianugerahi keunggulan yang manusia sekalipun tak memilikinya.







![[QUIZ] Tebak Peristiwa Bersejarah dan Lokasinya, Bisa Menjawabnya?](https://image.idntimes.com/post/20241231/peristiwa-bersejarah-dan-lokasinya-18-360182d9f21ce347e057c02329da6742.jpg)
![[QUIZ] Tes Pengetahuan Sejarah Indonesia Masa Penjajahan Portugis](https://image.idntimes.com/post/20250320/1-191dff8881bb3fe18f3766b4bcdf5153.jpg)
![[QUIZ] Tes Pengetahuan Sejarah Indonesia Masa Penjajahan Belanda, Yakin Ingat?](https://image.idntimes.com/post/20250211/quiz-tes-pengetahuan-sejarah-indonesia-masa-penjajahan-belanda-seberapa-tahu-kamu-2-cf6a3fd6616fb710aff706f6d9932c27.jpg)










