Banyak orang pasti langsung teringat pada rumus ikonis E=mc² ketika mendengar nama besar Albert Einstein. Fisikawan kelahiran Jerman ini memang selalu identik dengan teori relativitas yang sukses merombak tatanan sains modern pada abad ke-20. Rambut putih acak-acakan dan gaya bicaranya yang serius selalu menjadi ciri khas utama peraih Hadiah Nobel Fisika ini. Ia menghabiskan sebagian besar waktunya di ruang kerja demi memecahkan berbagai misteri alam semesta yang sangat rumit.
Di balik citranya sebagai ilmuwan jenius yang kaku, tokoh revolusioner ini nyatanya memiliki kehidupan personal yang jauh dari kata membosankan. Berbagai catatan sejarah perlahan mengungkap bahwa ia adalah sosok pria yang hangat dan penuh canda tawa di luar laboratorium. Sisi lain dari sang fisikawan ini membuktikan keberadaan empati mendalam terhadap sesama makhluk hidup. Ia bukanlah sekadar mesin pemikir abadi, melainkan manusia biasa yang punya banyak hobi dan sangat peduli pada isu sosial di sekitarnya.
