7 Fakta Hala Sultan Tekke, Masjid Bersejarah di Siprus
- Hala Sultan Tekke di tepi Danau Garam Larnaca menjadi situs suci penting bagi umat Muslim karena diyakini sebagai makam Umm Haram, bibi Nabi Muhammad saw.
- Kompleks ini dibangun bertahap oleh Kekaisaran Ottoman sejak abad ke-18, menampilkan arsitektur klasik dan perluasan area suci hingga rampung sekitar tahun 1817.
- Selain nilai religius, kawasan ini juga menyimpan peninggalan Zaman Perunggu Akhir serta menawarkan lanskap indah dengan ribuan flamingo bermigrasi setiap musim dingin.
Berdiri di tepi Danau Garam Larnaca, Hala Sultan Tekke bukan sekadar kompleks masjid biasa. Ini adalah salah satu situs sejarah dan keagamaan paling penting di Siprus. Bagi umat Muslim, nilainya sangat sakral, sementara bagi para arkeolog, lokasinya menyimpan banyak rahasia masa lalu yang memikat.
Penasaran kenapa tempat ini begitu istimewa dan selalu menarik perhatian dunia? Yuk, kita simak fakta menarik dan pesonanya di bawah ini!
1. Makam umm haram, bibi nabi muhammad saw

Fondasi utama kesucian situs ini berasal dari sebuah makam di dalamnya yang diyakini sebagai tempat peristirahatan Umm Haram binti Milhan. Dalam tradisi Ottoman, sosok wanita dihormati ini juga dikenal dengan nama Hala Sultan. Beliau merupakan istri dari Ubadah bin ash-Shamit, seorang sahabat penting Nabi, dan secara kekeluargaan merupakan bibi persusuan atau figur bibi bagi Nabi Muhammad saw.
Pada tahun 649 M, Umm Haram ikut serta dalam ekspedisi Islam pertama ke Siprus di bawah pimpinan Mu'awiyah pada masa Khalifah Utsman. Sayangnya, tak lama setelah mendarat di pulau tersebut, beliau wafat karena terjatuh dari keledai yang ditungganginya. Jasadnya kemudian dimakamkan langsung di lokasi kejadian, yang kini menjadi area kompleks suci tersebut.
2. Salah satu situs paling suci dalam islam

Bagi banyak sejarawan dan umat Muslim, Hala Sultan Tekke punya posisi yang sangat istimewa di dunia Islam. Terutama pada masa Kekhalifahan Ottoman, kompleks ini bahkan dianggap sebagai salah satu tempat paling suci setelah Mekah, Madinah, dan Yerusalem. Keberadaan makam bibi Nabi Muhammad saw di tempat ini juga menjadi alasan utama mengapa nilainya begitu sakral.
Namun, suasana di sekitar situs ini sekarang sudah jauh berubah dibandingkan masa lalu. Karena wilayahnya kini berada di area mayoritas non-Muslim Yunani, akses ke sana menjadi tidak semudah dulu. Hal inilah yang membuat kunjungan ziarah ke tempat bersejarah ini menjadi cukup jarang terjadi sekarang.
3. Dibangun secara bertahap oleh kekaisaran ottoman

Kompleks masjid ini dibangun secara bertahap selama masa pemerintahan Ottoman. Ceritanya dimulai pada abad ke-18 saat makam tersebut ditemukan kembali oleh seorang darwis bernama Syekh Hasan. Berkat usahanya meyakinkan pemerintah, ia akhirnya mendapat izin untuk membangun dan menghias struktur pertama di sana pada tahun 1760.
Seiring berjalannya waktu, para gubernur Ottoman berikutnya terus mempercantik dan memperluas area suci ini. Mulai dari pemasangan pagar kayu hingga pagar perunggu dilakukan untuk melindungi area makam Umm Haram. Pembangunan masjidnya sendiri diselesaikan dengan gaya Ottoman klasik yang menawan dan rampung sepenuhnya sekitar akhir tahun 1817.
4. Situs arkeologi zaman perunggu akhir

Di balik nilai religiusnya, tanah di sekitar Hala Sultan Tekke ternyata adalah surga tersembunyi bagi para arkeolog. Wilayah ini pertama kali diketahui sebagai situs bersejarah penting setelah terjadi penjarahan pada tahun 1890-an. Setelah diteliti lebih lanjut, tempat ini terbukti sebagai pusat kota utama di Siprus pada Zaman Perunggu Akhir.
Para ahli berhasil menemukan dan meneliti dengan cermat beberapa makam kuno dari tahun 1500–1350 SM. Di dalam makam-makam tersebut, terbaring banyak sekali artefak berharga dari Zaman Perunggu. Berbagai temuan barang mewah ini menjadi bukti kuat bahwa wilayah tersebut dulunya adalah pusat perdagangan internasional yang sangat luas.
5. Lanskap unik di tepi danau garam larnaca

Secara visual, kompleks Hala Sultan Tekke ini memang kelihatan sangat memukau. Bangunannya berdiri tepat di tepi Danau Garam Larnaca yang pemandangannya begitu unik. Saat musim dingin tiba, danau ini akan terisi air dan berubah menjadi tempat yang sangat cantik.
Menariknya, area ini juga menjadi rumah bagi ribuan burung flamingo merah muda yang sedang bermigrasi. Sekitar 2.000–12.000 flamingo datang ke sini untuk berburu udang air asin sebagai makanan mereka. Kehadiran burung-burung ini menciptakan pemandangan kontras yang luar biasa indah dengan latar belakang menara masjid dan pohon palem.
Itulah keunikan Hala Sultan Tekke, tempat di mana sejarah, religi, dan keindahan alam menyatu dengan begitu menawan. Mulai dari kesakralan makamnya hingga rahasia kuno di bawah tanahnya, situs di tepi danau garam ini benar-benar menyimpan pesona yang luar biasa.


















