Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
7 Fakta Menara Spasskaya, Menara Utama di Dinding Timur Kremlin Moskow
Menara Spasskaya, menara utama di dinding timur Kremlin Moskow. (pexels.com/Vika Glitter)
  • Menara Spasskaya dibangun tahun 1491 oleh arsitek Italia Pietro Antonio Solari atas perintah Ivan Agung dan awalnya dikenal sebagai Menara Frolovskaya.
  • Gerbang Menara Spasskaya dulunya dianggap sakral, hanya boleh dilewati pejabat tinggi, dengan aturan melepas topi dan menghormati ikon suci di atas gerbang.
  • Puncak menara yang dulu dihiasi Elang Kepala Dua diganti bintang merah rubi pada era Soviet, sementara jam raksasanya menjadi penanda waktu resmi Moskow.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Kamu pasti sudah tahu Kremlin Moskow, kan? Benteng bersejarah ini punya 20 menara pengawas di sekelilingnya. Nah, dari puluhan menara itu, ada satu yang menjadi ciri khas utama dan terkenal banget, yaitu Menara Spasskaya. Berdiri menghadap Lapangan Merah, menara ini bukan cuma bangunan biasa, tapi menyimpan cerita panjang dari perjalanan sejarah dan tradisi Rusia yang masih bertahan sampai sekarang.

Penasaran apa saja cerita seru di baliknya? Yuk, simak fakta-faktanya di bawah ini!

1. Asal-usul nama "spasskaya"

Spas Smolensky (Juru Selamat Smolensk), yang terletak di Menara Spasskaya Kremlin Moskow. (commons.wikimedia.org/Sergius)

Asal-usul nama "Spasskaya" sebenarnya diambil dari kata Spas Nerukotvorny yang punya arti sangat mendalam. Istilah ini merujuk pada salah satu ikon suci dalam kepercayaan Kristen yang dikenal dengan nama Acheiropoieta. Makna dari istilah tersebut adalah sebuah gambar atau ikon suci Juru Selamat yang dipercaya tercipta secara ajaib tanpa dibuat oleh tangan manusia.

Nama indah ini baru resmi dipakai pada bulan April 1658 lewat perintah Tsar Alexei Mikhailovich. Sang Tsar sengaja mengganti nama menara ini, sama seperti beberapa menara Kremlin lainnya yang ikut diubah saat itu. Penggantian nama ini dilakukan untuk menghormati dua ikon Juru Selamat sekaligus, yaitu ikon Spas Smolensky di sisi Lapangan Merah dan ikon Spas Nerukotvorny di sisi dalam Kremlin.

2. Dirancang oleh arsitek italia

Menara Spasskaya, menara utama di dinding timur Kremlin Moskow. (pexels.com/Anna Bogatova)

Menara Spasskaya ini ternyata punya sejarah yang panjang banget. Menara ini pertama kali dibangun pada tahun 1491, tepatnya pada masa pemerintahan Ivan Agung. Nah, orang hebat di balik rancangan bangunan ini adalah seorang arsitek terkanal asal Italia bernama Pietro Antonio Solari.

Uniknya, saat pertama kali berdiri, menara ini tidak langsung dinamai Spasskaya seperti sekarang. Dulu, orang-orang mengenalnya dengan nama Menara Frolovskaya. Nama ini diambil dari nama Gereja Florus dan Laurus, sebuah gereja bersejarah yang dulunya pernah berdiri di dalam kawasan Kremlin.

3. Gerbang utama yang sakral

Menara Spasskaya, menara utama di dinding timur Kremlin Moskow. (commons.wikimedia.org/Maksym Kozlenko)

Sejak dulu, gerbang di Menara Spasskaya ini difungsikan sebagai pintu masuk utama untuk menuju ke dalam kompleks Kremlin. Karena dianggap sangat sakral di era Rusia Tsar, gerbang ini tidak boleh dilewati oleh sembarang orang dan khusus bagi kepala negara atau pejabat tinggi saja. Bahkan, para pejabat yang lewat pun wajib turun dari kuda dan melepas topi mereka sebagai bentuk penghormatan kepada menara ini.

Aturan melepas topi ini sangat ketat karena konon ada sanksi unik bagi siapa saja yang melanggarnya. Ceritanya, kalau sampai ada orang yang lupa melepas topi, mereka wajib melakukan sujud sebanyak 50 kali di depan ikon suci yang terpasang tepat di atas gerbang. Tidak heran jika mitos tersebut menyebar luas, bahkan ada legenda yang percaya kalau Menara Spasskaya punya kekuatan magis untuk melindungi Kremlin dari serangan musuh.

4. Ada jam mekanis yang legendaris

Jam di Menara Spasskaya. (commons.wikimedia.org/Юрий Д.К.)

Menara Spasskaya punya fitur yang ikonis banget, yaitu jam mekanis raksasa bernama Kremlin Chimes atau Kuranty. Menurut catatan sejarah, jam berdiameter 6 meter ini dipasang di puncak menara antara tahun 1491–1585. Menariknya, waktu yang ditunjukkan oleh jam raksasa ini menjadi patokan standar untuk Waktu Moskow sekaligus penanda utama datangnya Tahun Baru.

Siapa sangka, jam legendaris ini ternyata sempat benar-benar diam dan tidak berbunyi dari tahun 1938 sampai 1996. Baru setelah masa sunyi itu lewat, jam ini kembali berdentang dengan memainkan dua melodi indah yang sangat dihormati masyarakat setempat. Lagu yang dimainkan tersebut adalah lagu kebangsaan Rusia dan bagian paduan suara "Slavsya" yang diambil dari akhir opera terkenal karya Glinka.

5. Puncak menaranya berubah dari elang ke bintang

Menara Spasskaya, menara utama di dinding timur Kremlin Moskow. (commons.wikimedia.org/Илья Трофимов)

Puncak Menara Spasskaya awalnya tidak dihiasi oleh bintang merah, melainkan oleh Elang Kepala Dua yang merupakan lambang kekaisaran Rusia. Namun, saat Uni Soviet berkuasa, Joseph Stalin memerintahkan untuk menurunkan lambang elang tersebut dan menggantinya dengan simbol baru. Tepat pada tahun 1935, simbol kekaisaran itu resmi digantikan oleh bintang merah rubi khas Soviet yang kita lihat sampai sekarang.

Bintang yang terpasang di bagian paling atas menara ini sebenarnya terbuat dari kaca merah dan bisa menyala terang di malam hari. Jika dihitung bersama dengan bintang bercahaya di puncaknya, total tinggi menara yang megah ini mencapai 71 meter. Dengan tinggi tersebut, bangunan bersejarah ini memiliki struktur bagian dalam yang terdiri dari 10 lantai.

Saat ini, Menara Spasskaya berfungsi sebagai gerbang utama untuk menyambut para tamu negara di Kremlin serta menjadi tempat pelaksanaan parade militer setiap tahunnya. Dengan bunyi jam besar dan bintang merah di puncaknya, menara ini tetap menjadi simbol penting yang menjaga tradisi dan sejarah Rusia hingga hari ini.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article