Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Ada Bulan Purnama, BMKG Rilis Daftar Wilayah Berpotensi Banjir Rob

Ada Bulan Purnama, BMKG Rilis Daftar Wilayah Berpotensi Banjir Rob
Foto banjir rob saat meluap ke tambak ikan warga setempat (Dok/Istimewa)
  • BMKG memperingatkan potensi banjir rob akibat fenomena Bulan Purnama akhir Mei 2026 yang meningkatkan gaya tarik gravitasi dan menyebabkan pasang maksimum air laut.
  • Wilayah pesisir di hampir seluruh provinsi Indonesia, termasuk Sumatra, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku diprediksi terdampak antara 26 Mei hingga 11 Juni 2026.
  • BMKG mengimbau masyarakat pesisir untuk waspada karena banjir rob dapat mengganggu aktivitas pelabuhan, pemukiman pesisir, tambak garam, serta perikanan darat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Fenomena Bulan Purnama pada akhir Mei yang akan datang, berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum, demikian peringatan dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika

Bulan Purnama dapat memicu banjir rob karena posisi Bulan, Bumi, dan Matahari berada hampir sejajar sehingga gaya tarik gravitasi terhadap air laut menjadi lebih kuat. Akibatnya, permukaan air laut mengalami pasang maksimum.

  1. Potensi wilayah banjir pesisir

    Berdasarkan pantauan data water level dan prediksi pasang surut, banjir pesisir (rob) berpotensi terjadi di beberapa wilayah pesisir Indonesia, di antaranya:

    • Pesisir Sumatra Utara
    • Pesisir Sumatra Barat
    • Pesisir Kepulauan Bangka Belitung
    • Pesisir Banten
    • Pesisir Jakarta
    • Pesisir Jawa Barat
    • Pesisir Jawa Tengah
    • Pesisir Jawa Timur
    • Pesisir Bali
    • Pesisir Nusa Tenggara Barat
    • Pesisir Nusa Tenggara Timur
    • Pesisir Kalimantan Utara
    • Pesisir Kalimantan Timur
    • Pesisir Kalimantan Tengah
    • Pesisir Kalimantan Barat
    • Pesisir Kalimantan Selatan
    • Pesisir Sulawesi Utara
    • Pesisir Maluku

  2. Daftar lokasi dan waktu

    Ilustrasi bulan purnama (Freepik.com/brgfx)
    Ilustrasi bulan purnama (Freepik.com/brgfx)

    Lokasi dan waktu potensi terjadinya banjir pesisir (rob):

    • Pesisir Sumatra Utara

    ° 28-31 Mei 2026

    ° Pesisir Medan Belawan, Medan Labuhan, dan Medan Marelan.

    • Pesisir Sumatra Barat

    31 Mei–6 Juni 2026

    ° Pesisir Kota Padang, Kab. Padang Pariaman, Kab. Pesisir Selatan, Kab. Agam, dan Kab. Pasaman Barat.

    ° Pesisir Kep. Mentawai (Pulau Pagai, Siberut, dan Sipora)

    • Pesisir Kep. Bangka Belitung

    28–31 Mei 2026

    ° Pesisir Bangka dan Belitung

    Pesisir Banten

    28–30 Mei 2026

    ° Pesisir utara Tangerang (Kec. Teluk Naga dan Kec. Kosambi)

    27 Mei–5 Juni 2026

    ° Pesisir Selat Sunda barat Pandeglang (Kec. Labuan)

    ° Pesisir selatan Lebak (Kec. Bayah)

    • Pesisir Jakarta

    27 Mei–5 Juni 2026

    ° Pesisir Kamal Muara, Kapuk Muara, Pluit, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing, Tanjung Priok, Muara Angke, Penjaringan, dan Kalibaru (Jakarta Utara)

    • Pesisir Jawa Barat

    30 Mei–4 Juni 2026

    ° Pesisir Kab. Bekasi dan Kab. Karawang

    26–27 Mei 2026

    ° Pesisir Kab. Sukabumi, Kab. Garut, Kab. Cianjur, Kab. Tasikmalaya, dan Kab. Pangandaran

    ° Pesisir Subang, Indramayu, dan Cirebon

    • Pesisir Jawa Tengah

    26–27 Mei dan 1–10 Juni 2026

    ° Pesisir Kota Semarang, Kab. Demak, Kab. Pekalongan, Batang, Kendal, dan Jepara

    26–27 Mei dan 4–11 Juni 2026

    ° Pesisir Kab. Brebes, Kota Tegal, Kab. Tegal, dan Kab. Pemalang

    • Pesisir Jawa Timur

    31 Mei 2026

    ° Pelabuhan Surabaya

    ° Pesisir Banyuwangi

    • Pesisir Bali

    30 Mei–5 Juni 2026

    ° Pesisir selatan Bali (Gianyar, Badung, Denpasar, Tabanan, Klungkung, dan Jembrana)

    • Pesisir Nusa Tenggara Barat

    26 Mei–6 Juni 2026

    ° Pesisir Lembar dan Bima

    • Pesisir Nusa Tenggara Timur

    29 Mei–2 Juni 2026

    ° Pesisir P. Sumba, P. Flores - Alor, P. Timor-Rote, Sabu-Raijua

    • Pesisir Kalimantan Utara

    31 Mei 2026

    ° Pesisir Tarakan

    • Pesisir Kalimantan Timur

    ° 28–31 Mei 2026

    • Pesisir Balikpapan Timur

    31 Mei 2026

    ° Pesisir Balikpapan Barat

    • Pesisir Kalimantan Tengah

    26 Mei dan 2–9 Juni 2026

    ° Pesisir Kumai, Pantai Lunci, Kuala Jelai, Kuala Pembuang, Sampit, dan Kapuas

    • Pesisir Kalimantan Barat

    2–4 Juni 2026

    ° Sebagian bantaran Sungai Kapuas

    • Pesisir Kalimantan Selatan

    26–27 Mei 2026

    ° Pesisir Barito Kuala, Banjar, Banjarmasin, dan Tanah Laut

    • Pesisir Sulawesi Utara

    31 Mei–4 Juni 2026

    ° Pesisir Kepulauan Talaud

    31 Mei–5 Juni 2026

    ° Pesisir Kepulauan Sangihe dan Minahasa Utara

    31 Mei–3 Juni 2026

    ° Pesisir Kepulauan Sitaro

    31 Mei–6 Juni 2026

    ° Pesisir Bolaang Mongondow Utara, Bolaang Mongondow, Minahasa Selatan, Manado Tua, Manado, Tombariri, dan Mandolang

    • Pesisir Maluku

    29 Mei–5 Juni 2026

    ° Pesisir Ambon, Kep. Kai, dan Seram bagian timur

    27 Mei–7 Juni 2026

    ° Pesisir Maluku Tengah

    30 Mei–4 Juni 2026

    ° Pesisir Kep. Aru

    30 Mei–6 Juni 2026

    ° Pesisir Kep. Tanimbar

  3. Dampak untuk masyarakat

    Potensi banjir pesisir secara umum berdampak pada aktivitas masyarakat di sekitar pelabuhan dan pesisir, seperti aktivitas bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di pemukiman pesisir, serta aktivitas tambak garam dan perikanan darat.

    Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan siaga guna mengantisipasi dampak dari pasang maksimum air laut serta memperhatikan update informasi cuaca maritim dari BMKG.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More