Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Apakah Belalang Aman untuk Dimakan? Begini Fakta dan Penjelasannya

belalang
belalang (commons.wikimedia.org/Charles J. Sharp)
Intinya sih...
  • Belalang aman untuk dimakan
  • Belalang mengandung banyak gizi
  • Belalang bisa jadi makanan alternatif
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Belalang menjadi hama yang merugikan bagi banyak orang, khususnya petani. Sebab, serangga tersebut kerap memakan dedaunan dan mampu membunuh tanaman. Namun, di beberapa daerah belalang menjadi makanan yang cukup populer. Manusia sering menangkap, menjual, dan mengolahnya menjadi hidangan lezat.

Namun, apakah belalang aman untuk dimakan? Pertanyaan tersebut menjadi penting karena belalang merupakan hewan liar yang kemungkinan membawa penyakit dan kotoroan. Misal pun aman dimakan, bagaimana nilai gizi dari serangga tersebut? Mari temukan jawabannya lewat artikel berikut!

1. Apakah belalang aman untuk dimakan?

belalang
belalang (commons.wikimedia.org/Rhododendrites)

Dilansir Backpacker Magazine, belalang merupakan salah satu serangga yang aman dimakan oleh manusia. Laman tersebut juga menjelaskan kalau kamu bisa memakan hampir semua spesies belalang. Di agama Islam, belalang juga termasuk hewan yang halal untuk dimakan. Saat memakan belalang, kamu bisa menelan semua bagian tubuhnya, mulai dari kapal, kaki, hingga abdomen. Namun, ada beberapa spesies beracun seperti Aularches miliaris (belalang setan) dan Romanalea microptera (eastern lubber) yang bisa berakibat fatal jika dimakan.

2. Belalang mengandung banyak gizi

belalang
belalang (commons.wikimedia.org/Renee Grayson)

Sebenarnya, tiap spesies belalang memiliki kandungan gizi yang berbeda. Namun, semua spesies belalang memiliki beberapa kandungan gizi yang sama. Dilansir WebMD, kandungan gizi yang kerap ditemukan di belalang adalah zat besi, protein, zinc, kalsium, magnesium, dan vitamin (B2, B5, serta B7). Menariknya, penelitian membuktikan kalau makanan belalang bisa memengaruhi kandungan gizi di dalam tubuhnya. Lebih lanjut, semua kandungan gizi tersebut sangat penting bagi pertumbuhan, kesehatan, hingga kecerdasan.

3. Belalang bisa jadi makanan alternatif

belalang
belalang (commons.wikimedia.org/Martin Fisch)

Karena kandungan gizinya yang berlimpah, belalang mulai diusulkan menjadi bahan pangan alternatif di bebagai daerah. Dilansir Futurium, Uni Eropa mulai mempertimbangkan untuk melakukan hal tersebut dan melegalkannya secara luas. Langkah tersebut pertama kali dilakukan di Siwss pada 2017. Saat itu, Swiss menjadi negara Eropa pertama yang melegalkan penjualan dan konsumsi belalang serta serangga lain.

Laman BBC juga menjelaskan kalau ada kemungkinan bahwa belalang bisa menggantikan daging sapi sebagai bahan pangan pokok. Di beberapa daerah, penjualan dan konsumsi belalang juga sudah dilakukan secara masif dan menjadi industri yang cukup besar. Di Uganda, harga belalang bisa lebih mahal dari harga daging sapi. Selain karena nutrisinya, belalang mudah dibiakan dan populasinya melimpah.

4. Jenis belalang yang kerap dimakan

belalang
belalang (commons.wikimedia.org/Charles J. Sharp)

Sebelum mulai menyantap belalang, kamu harus memilih spesies yang tepat. Dilansir Feedipedia, beberapa spesies belalang yang kerap dimakan di wilayah Afrika adalah belalang gurun (Schistocerca gregaria), belalang migrasi (Locusta migratoria), hingga belalang cokelat (Locustana pardalina). Adapun, di Asia Timur beberapa spesies seperti Oxya yezoensis, Oxya velox, Oxya sinuosa, dan Acrida lata jadi santapan favorit. Kemudian, belalang kayu (Valanga nigricornis) menjadi salah satu spesies yang paling sering dimakan di Indonesia.

5. Olahan belalang di Indonesia

belalang
belalang (commons.wikimedia.org/Charles J. Sharp)

Belalang sudah menjadi bagian dari kuliner masyarakat Indonesia, khususnya di Pulau Jawa. Selama ratusan tahun, masyarakat terus bereksplorasi untuk membuat olahan dan hidangan berbahan dasar belalang. Salah satunya adalah sambel walang atau sambal belalang yang berasal dari Pulau Jawa. Selain itu, ada juga belalang tumis hingga belalang bacem. Tak hanya itu, bahkan ada juga peyek belalang dan keripik belalang. Menurut penuturan banyak orang, daging belalang terasa gurih, renyah, dan sangat cocok dipadukan dengan sambal.

Belalang bisa diposisikan sebagai makanan pendamping atau lauk pokok yang menemani nasi. Nilai gizi yang dimiliki belalang juga sangat baik untuk kesehatan. Jika pemerintah dan masyarakat serius, bukan tidak mungkin kalau belalang bisa jadi hidangan populer di masa depan. Jadi, kamu tak perlu ragu apakah belalang aman untuk dimakan atau tidak.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Achmad Fatkhur Rozi
EditorAchmad Fatkhur Rozi
Follow Us

Latest in Science

See More

5 Ciri-ciri Reptil Peliharaan Sakit, Salah Satunya Mogok Makan

12 Feb 2026, 18:49 WIBScience