Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Fakta Menakjubkan Ular Kawat Raksasa, Jadi Spesies Terbesar

ular kawat raksasa
ular kawat raksasa (commons.wikimedia.org/Bernard DUPONT)
Intinya sih...
  • Ular kawat raksasa endemik di benua Afrika, tersebar di Mozambik, Afrika Selatan, Eswatini, Angola, Kongo, Namibia, Botswana, dan Zimbabwe.
  • Panjang ular kawat raksasa bisa mencapai 90 cm dengan tubuh halus dan kepala membulat. Ular ini memiliki penglihatan buruk dan berwarna bervariasi.
  • Ular kawat raksasa adalah hewan fosorial yang hidup di dalam tanah. Mereka bereproduksi dengan cara bertelur dan makanannya terdiri dari serangga seperti rayap dan larvanya.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Nama ular kawat atau blind snake identik dengan spesies berukuran kecil. Umumnya, panjang ular kawat tak lebih dari belasan centimeter. Badannya juga ramping, mungil, bahkan hampir tak bisa dideteksi dengan mata telanjang. Namun, ada satu spesies berukuran raksasa, yaitu Afrotyphlops schlegelii atau ular kawat raksasa. Nah, ia menyandang gelar sebagai spesies ular kawat terbesar di dunia.

Secara umum, ular kawat raksasa serupa dengan spesies lain karena tidak berbisa, mampu menggali, dan tak agresif. Makanannya mencakup invertebrata kecil dan ia hanya bisa ditemukan di benua Afrika. Jika diulik, ada banyak fakta menakjubkan ular kawat raksasa yang menarik untuk diulik. Mau tahu apa saja? Simak di bawah ini, yuk!

1. Ular endemik benua Afrika

ular kawat raksasa
ular kawat raksasa (commons.wikimedia.org/Bernard DUPONT)

Dilansir The Reptile Database, penyebaran ular kawat raksasa terbatas di benua Afrika, tepatnya di Mozambik, Afrika Selatan, Eswatini, Angola, Kongo, Namibia, Botswana, dan Zimbabwe. Seperti spesies lain, ular kawat raksasa bisa ditemukan di berbagai tipe habitat, seperti area pesisir, semak-semak, hutan, kebun, savana, padang rumput, hingga daerah berpasir. Ia juga merupakan hewan pemalu dan akan menghindari manusia dengan berbagai cara, entah itu bersembunyi atau kabur.

2. Spesies ular kawat terbesar di dunia

ular kawat raksasa
ular kawat raksasa (commons.wikimedia.org/Marius Burger)

Laman Kruger2Kanyon menjelaskan kalau panjang rata-rata ular kawat raksasa sekitar 30-50 centimeter. Namun, ada juga individu berukuran raksasa yang panjangnya bisa mencapai 90 centimeter. Ukuran tersebut menjadikannya sebagai spesies ular kawat terbesar di dunia. Ular ini memiliki perawakan yang aneh dengan tubuh halus, kepala membulat, dan ekor tumpul. Matanya juga sangat kecil dan tertutup oleh sisik berukuran besar. Alhasil, penglihatan ular ini sangat buruk. Warnanya sendiri beragam, mulai dari cokelat, kekuningan, abu-abu, hingga putih bercorak hitam.

3. Hewan fosorial yang pandai menggali

ular kawat raksasa
ular kawat raksasa (commons.wikimedia.org/Bernard DUPONT)

Di balik semua perbedaannya dengan spesies lain, ular kawat raksasa tetaplah hewan fosorial yang hidup di dalam tanah. Laman Animalia menerangkan kalau individu berukuran besar bisa menggali tanah dengan sangat dalam. Karena tidak memiliki kaki, ular kawat raksasa menggali tanah dengan bantuan kepalanya. Dalam hal ini, ujung kepalanya yang membulat dilapisi sisik keras berukuran besar. Nah, sisik tersebut berfungsi sebagai sekop yang bisa menggali, melubangi, dan membuat terowongan di dalam tanah.

4. Berperoduksi dengan cara bertelur

ular kawat raksasa
ular kawat raksasa (commons.wikimedia.org/Bernard DUPONT)

Ular kawat raksasa merupakan spesies ovipar yang bereproduksi dengan cara bertelur. Dikutip iNaturalist, hewan ini biasanya akan menghasilkan 12-40 butir telur dalam satu masa reproduksi. Namun, individu berukuran besar juga mampu memproduksi hingga 60 butir telur. Ular kawat raksasa akan mulai bertelur pada akhir musim panas. Telurnya punya panjang 2 centimeter, lebar sekitar 1 centimeter, dan akan menetas dalam waktu lima hingga enam minggu. Tentunya, ular kawat raksasa tidak akan menjaga telur-telurnya.

5. Serangga jadi makanan utamanya

ular kawat raksasa
ular kawat raksasa (commons.wikimedia.org/Bernard DUPONT)

Ular kawat raksasa tak dipersanjatai gigi tajam dan mulut kuat. Badannya juga kecil sehingga ia tak bisa memangsa vertebrata seperti tikus, kadal, atau katak. Sebaliknya, laman African Snakebite Insitute menerangkan kalau makanan utama reptil ini adalah rayap dan larvanya. Selain itu, terkadang ular kawat raksasa juga akan memangsa semut dan larva serangga lain. Saat berburu, ular kawat raksasa akan mencari mangsa di dalam tanah serta langsung memakannya tanpa melilit atau menyuntikan bisa.

Itulah beberapa fakta menakjubkan ular kawat raksasa yang tercermin dari berbagai aspek, mulai dari makanan, ukuran, kebiasaan, hingga penyebarannya. Gelar ular kawat terbesar yang melekat padanya juga menambah keunikan. Ia bukan ular yang berbahaya dan agresif, jadi kamu tak boleh membasminya. Sebaliknya, eksistensi ular kawat raksasa harus selalu dijaga.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ane Hukrisna
EditorAne Hukrisna
Follow Us

Latest in Science

See More

6 Fakta Kadal Armadillo, Naga Mini yang Suka Gigit Ekor Sendiri

12 Feb 2026, 19:29 WIBScience