Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Apakah Kucing Bisa Bosan dengan Makanan yang Sama Setiap Hari?

Apakah Kucing Bisa Bosan dengan Makanan yang Sama Setiap Hari?
Kucing (pexels.com/Ralph)
Intinya Sih
  • Kucing adalah karnivora sejati yang membutuhkan protein hewani tinggi, dengan pilihan makanan seperti kering, semi-basah, kaleng, dan camilan sesuai kebutuhan usia serta keseimbangan nutrisi.
  • Kucing bisa bosan dengan makanan yang sama ditandai nafsu makan menurun, kurang aktif, atau mulai berburu karena mencari variasi rasa dan stimulasi alami seperti di alam liar.
  • Untuk mengatasi kebosanan makan, pemilik disarankan mengajak kucing bermain sebelum makan, mengganti wadah makanan, mencampur tekstur basah-kering, memberi porsi kecil sering, dan konsisten pada satu merek berkualitas.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Memelihara kucing bukan sekadar untuk lucu-lucuan saja, sebagai pemilik tentu harus siap dengan segala hal yang akan dialami kucing. Salah satunya adalah enggan makan. Jika kucing tidak mau makan karena sedang sakit itu masalah yang biasa, tapi bagaimana jika ternyata mereka tidak mau makan karena bosan dengan makannya? Jangankan makan, menyentuhnya saja pun tidak. Tentu perilaku ini membuat pemiliknya bingung, apa yang sebenarnya hewan berbulu ini inginkan?

Di tengah kesibukan, sebagai pemilik harus siap mengatasi apa yang kucing inginkan. Apakah harus mengganti makanannya? Wadah makan yang kurang menarik? Atau justru mereka menginginkan makanan yang lebih mahal dari biasanya? Nah, biar gak bingung lagi, dalam artikel ini akan dibahas lebih lanjut apa saja makanan kucing, apakah kucing bisa bosan dengan makanan, dan tips mengatasi kucing yang bosan makan. Berikut penjelasannya!

1. Apa yang biasanya kucing makan?

Kucing
Kucing (pexels.com/Mia X)

Kucing adalah karnivora sejati, artinya mereka mengonsumsi lebih banyak daging. Namun, kucing dapat mengonsumsi berbagai macam makanan, tetapi mereka sangat bergantung pada protein sebagai sumber energi.

Baik anak kucing atau kucing dewasa sama-sama membutuhkan protein berbasis hewan sebagai bagian dari makanan utama mereka. Dilansir Purina.com, beberapa makanan kaya protein yang disukai kucing seperti berbagai jenis ikan mulai dari salmon, tongkol, tuna, dan ikan putih, juga dengan unggas seperti ayam, kalkun, burung pegar, bahkan daging sapi pun menjadi santapan yang lezat bagi mereka. Di alam liar, kucing memakan berbagai mangsa kecil, seperti tikus.

Kebutuhan asupan anak kucing dan kucing dewasa pun berbeda. Kebutuhan ini akan berubah seiring bertambahnya usia dan kesehatan. Pada anak kucing biasanya masih membutuhkan susu induknya sejak lahir hingga usia 6-8 minggu. Setelah disapih, anak kucing membutuhkan protein dalam jumlah tinggi. Seiring pertumbuhannya, jumlah protein yang dibutuhkan pun menurun. Anak kucing juga membutuhkan kalsium serta lemak untuk energi dan vitamin larut lemak.

Sementara itu, dilansir WebMD, pada kucing dewasa cenderung membutuhkan makanan seimbang demi mendukung kesehatan jaringan dan sistem tubuh. Makanan dengan komposisi 50%-60% protein dan 30%-50% lemak biasanya merupakan keseimbangan yang baik. Sebagian besar kucing tidak hanya makan satu kali sehari. Artinya, banyak kucing dapat diberi makan secara bebeas atau beberapa kali makan. Yang perlu diingat adalah seberapa banyak jumlah kalori yang dikonsumsi, bukan berapa kali mereka makan.

Ada banyak jenis makanan kucing yang bisa kamu pilih. Faktor terpenting dalam memilih makanan adalah dengan membaca label dan memastikan makanan tersebut seimbang dengan jumlah nutrisi. Berikut jenis-jenis makanan kucing yang bisa kamu pilih untuk hewan peliharaan:

  • Makanan kering

Makanan kering biasanya terbuat dari campuran daging dan produk sampingan daging, biji-bijian, vitamin, mineral, unggas, dan produk sampingan unggas, serta tepung ikan. Campuran ini dikeringkan dan dibentuk jadi potongan kecil yang seukuran sekali gigit dan dilapisi lemak.

  • Makanan semi-basah

Makanan semi basah umumnya terbuat dari daging dan produk sampingan daging dengan tambahan beberapa bahan pengisi dan pengawet. Kandungan air biasanya lebih tinggi dengan rasa yang lebih enak untuk kucing. Sayangnya makanan jenis ini tidak bisa bertahan lama, setelah kemasan dibuka, makanan semi basah dapat mengering, mengeras, dan membusuk.

  • Makanan kaleng

Makanan kaleng mengandung berbagai macam daging, produk sampingan daging, sayuran, atau biji-bijian. Kandungan airnya pun tinggi, bahkan bisa dijadikan sumber air yang baik untuk kucing. Dibandingkan semi basah, makanan kaleng biasanya memiliki tekstur yang lebih lembut dan rasa lebih enak bagi kucing. Agar tidak cepat basi, sebaiknya simpan makanan kaleng di lemari es setelah kemasan dibuka.

  • Camilan

Tidak ada salahnya memberi kucing camilan. Daging mentah dan ikan kalengan untuk manusia tidak sarankan karena kucing bisa sakit jika memakan makanan ini. Perlu diingat juga untuk tidak memberi kucing susu karena kucing bisa mengalami intoleransi laktosa.

2. Tanda-tanda kucing bosan dengan makanan yang sama

Kucing
Kucing (unsplash.com/Mohammad)

Terkadang kucing bisa memilih sendiri soal tempat makan dan jenis makanan yang menjadi favoritnya, bahkan terkadang mereka tidak mau makan apa yang pemiliknya berikan. Kondisi ini bisa jadi perilaku normal atau justru tanda-tanda kucing mengalami kebosanan dengan makanan yang itu-itu saja. Untuk mengetahui apakah kucing bosan atau tidak, simak tanda-tandanya di bawah ini:

  • Nafsu makan menurun

Salah satu tanda paling terlihat adalah kucing makan lebih sedikit selama beberapa hari atau nafsu makan yang turun tiba-tiba. Alih-alih makan, kucing seringkali hanya melongok ke tempat makan dan pergi begitu saja setelah melihat apa yang pemiliknya sediakan di wadah makan. Ada sejumlah alasan mengapa kucing enggan menyentuh makanannya, mulai dari bosan, berburu, hingga makan berlebihan.

  • Kurang aktif

Ketika kucing bosan dengan makanannya, hal itu dapat menyebabkan mereka mengonsumsi makanan lebih sedikit dari yang dibutuhkan. Ini dapat menyebabkan kurangnya energi dan aktivitas, sehingga kucing menjadi lesu. Namun, jika kamu memperhatikan kucing kurang aktif dari biasanya, ini bisa jadi tanda mereka membutuhkan lebih sedikit makanan dari biasanya.

  • Memburu

Perilaku berburu pada kucing adalah hal yang sepenuhnya alami. Namun, kurangnya keseruan saat makan dapat menyebabkan mereka mencari stimulasi di tempat lain. Jika kamu memperhatikan kucing secara teratur membawa pulang makanannya sendiri, itu mungkin pertanda bahwa mereka menginginkan waktu makan yang lebih menarik.

3. Mengapa kucing bosan dengan makanan yang sama?

Kucing
Kucing (pexels.com/Vladimir)

Jika melihat tanda-tanda di atas dapat dikatakan kalau kucing bisa bosan makan makanan yang sama setiap hari. Di alam liar, kucing akan berburu makanan dan memiliki akses untuk memakan berbagai mangsa hasil tangkapan seperti tikus, serangga, dan burung. Kucing di alam liar juga memiliki pola makan musiman dan memakan hal yang berbeda pada waktu yang berbeda pula. Ini mungkin menjelaskan mengapa kucing Anda bosan dengan makanannya, karena kurangnya variasi dalam diet mereka.

Masalah lain adalah pada indra penciumannya. Di mana kucing mengandalkan indra penciuman untuk menentukan apakah suatu jenis makanan layak dimakan. Jika makanan yang disediakan sudah basi atau bahkan jika produsen telah mengubah resepnya, indra penciuman kucing akan memberi tahu mereka bahwa ada sesuatu yang tidak beres.

4. Tips mengatasi kucing yang bosan dengan makanannya

Kucing
Kucing (pexels.com/Tom Fisk)

Mengatasi kucing yang bosan dengan makanan tentu menjadi tantangan tersendiri bagi pemiliknya. Pada situasi seperti ini pemilik pasti bingung antara mengganti jenis makanan dengan merek yang berbeda atau justru membiarkan kucing mengabaikan makanannya begitu saja. Terlebih jika stok makanan masih banyak, sayang sekali bukan jika harus membelinya lagi dengan merek yang baru. Nah, biar gak bingung, kamu bisa mencoba tips di bawah ini untuk mengatasi kucing yang bosan dengan makanannya.

  • Ajak kucing bermain sebelum waktu makan

Bermain dengan kucing sebelum jam makan dapat memberikan stimulasi yang berharga, adanya kegiatan ini secara tidak langsung membantu kucing untuk memuaskan naluri berburu alami mereka. Hal ini tidak hanya dapat meningkatkan nafsu makan, tetapi juga menciptakan rasa gembira dan antisipasi untuk makan yang akan datang.

  • Mengganti wadah makanan

Wadah makanan juga berpengaruh terhadap nafsu makan kucing. Gunakanlah wadah makanan puzzle, di mana dengan wadah ini dapat menambah unsur stimulasi mental, karena kucing haruS mencari cara mengeluarkan makanan dari puzzle. Namun, wadah ini juga dapat membantu memperlambat kecepatan makannya, yang dapat mengurangi risiko makan berlebihan.

  • Campurkan makanan basah dan kering

Mencampur makanan kucing bisa menjadi alternatif untuk mengatasi kebosanan. Kombinasi tekstur dan rasa yang berbeda dapat membuat setiap makanan lebih menarik bagi kucing. Namun, sebelum mencampur makanan kucing, pastikan kamu mengetahui jatah makanan harian mereka, yang didasarkan pada berat badan, usia, dan tingkat aktivitasnya.

  • Berikan makanan dalam porsi kecil

Jika kucing sedang dilanda kebosanan, alangkah baiknya untuk memberi makan dalam porsi kecil dan sering. Hal ini dapat menambah variasi dalam rutinitas harian mereka. Pendekatan ini dapat meniru perilaku berburu alami mereka, memberikan stimulasi mental yang dibutuhkan.

  • Pilihlah satu merek makanan saja

Kamu pasti pernah berpikir untuk mengganti mereka makanan kucing. Namun, sebelum benar-benar dilakukan, cobalah untuk konsisten dengan satu merek makanan saja. Saat memilih merek makanan, perhatikan dengan baik bahan-bahannya. Pastikan makanan mengandung sumber protein berkualitas tinggi, seperti ayam, ikan, dan kalkun. Hal ini penting untuk mendukung pertumbuhan kucing.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa kucing bisa saja mengalami kebosanan jika makan makanan yang sama setiap hari. Ini adalah hal yang biasa bagi kucing, karena kucing sejatinya hidup di alam liar dengan pola makan musiman dan bervariasi sesuai dengan hasil tangkapan pada saat itu. Indra penciuman juga bisa memicu kucing enggan menyentuh makanan karena kurang layak dikonsumsi. Tidak perlu panik jika kucing bosan dengan makanan, cobalah dengan mengikuti tips-tips di atas untuk mengatasinya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Achmad Fatkhur Rozi
EditorAchmad Fatkhur Rozi
Follow Us

Related Articles

See More