ilustrasi daun kering yang jadi mulsa bagi tanah (pexels.com/Kimberly Alves)
Pohon yang tumbuh di halaman rumah atau ruang terbuka dapat dibantu agar tidak cepat kehilangan air. Salah satu caranya adalah menggunakan mulsa organik, seperti serpihan kayu atau daun kering, di atas permukaan tanah di sekitar akar.
Mulsa membantu mengurangi penguapan dan menjaga suhu tanah agar tidak terlalu panas. Namun, bahan tersebut sebaiknya tidak menumpuk langsung pada pangkal batang karena kelembapan berlebihan di area itu dapat memicu masalah pada kulit batang.
Penyiraman juga perlu disesuaikan dengan kondisi tanah dan kebutuhan pohon. Penyiraman yang membasahi zona perakaran secara menyeluruh umumnya lebih bermanfaat daripada hanya membasahi permukaan tanah sedikit demi sedikit. Pohon muda biasanya membutuhkan perhatian lebih karena sistem perakarannya belum berkembang seluas pohon dewasa.
Pada akhirnya, kemampuan pohon bertahan saat kekeringan merupakan hasil kerja sama antara akar yang menyerap air, jaringan kayu yang mengangkut dan menyimpan air, serta daun yang mengatur kehilangan cairan. Selama keseimbangan tersebut terjaga, pohon memiliki peluang lebih besar untuk bertahan. Namun, ketika kekeringan berlangsung terlalu lama dan cadangan air terus menipis, kemampuan alaminya pun dapat mencapai batas.
Referensi
Forest Society. Diakses pada Oktober 2026. Something Wild: What Happens to Trees in Drought?
Purdue University. Diakses pada Oktober 2026. Purdue Landscape Report: How Do Trees Use Water?
Stump up for Trees. Diakses pada Oktober 2026. Trees in Drought: Cooling, Storing Water, and Thriving with Care
Yale School of Environment. Diakses pada Oktober 2026. Drought and Tree Mortality: Science Reveals Harsh Future for World’s Forests