Belakangan ini, cuaca panas mulai terasa di berbagai wilayah Indonesia, terutama di kawasan perkotaan. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh musim kemarau yang diperkuat oleh fenomena El Niño, sehingga suhu udara pada siang hari bisa terasa lebih menyengat dari biasanya. Jadi, walaupun kipas angin atau pendingin ruangan sudah dinyalakan, banyak orang merasa rumah mereka tetap gerah atau panas.
Bahkan, suhu panas sering kali masih terasa hingga malam meskipun Matahari sudah terbenam. Usut punya usut, ternyata kondisi tersebut tidak hanya dipengaruhi oleh suhu udara di luar, tetapi juga oleh cara rumah menyerap dan menyimpan panas. Faktanya, beberapa bagian rumah dapat menerima panas lebih banyak dibandingkan bagian lainnya.
Lalu, bagian rumah mana saja yang paling banyak menyerap panas saat cuaca terik? Yuk, simak uraian lengkapnya di bawah ini!
