Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
7 Fakta Burung Cerek Paruh Bengkok, Paruhnya Selalu Condong ke Kanan
tampak dekat cerek paruh bengkok (inaturalist.org/William Harland)

Paruh burung bentuknya macam-macam. Ada yang lurus. Ada juga yang bengkok. Paruh burung yang bengkok umumnya selalu condong ke bawah, tapi yang satu ini beda. Paruhnya bengkok ke samping dan selalu ke kanan. Namanya burung cerek paruh bengkok. 

Cerek paruh bengkok atau wrybill merupakan jenis burung cerek asli Selandia Baru. Burung ini dikenal karena bentuk paruhnya yang gak biasa. Memangnya cerek paruh bengkok makan apa, ya? Kenapa paruhnya bengkok ke kanan? Yuk, cari tahu lewat tujuh fakta burung cerek paruh bengkok atau wrybill berikut ini!

1. Bola bulu mungil berparuh bengkok

tampilan sekujur tubuh cerek paruh bengkok (commons.wikimedia.org/Emily Roberts)

Cerek paruh bengkok atau wrybill (Anarhynchus frontalis) merupakan burung cerek endemik Selandia Baru. Menurut DataZone BirdLife, cerek paruh bengkok berbiak di Pulau Selatan dan bermigrasi musim dingin ke Pulau Utara. Oleh orang Maori, cerek paruh bengkok disebut ngutuparore

Cerek paruh bengkok sendiri berukuran kecil. Mengutip laman Animalia, panjangnya sekitar 20—21 sentimeter dengan berat gak lebih dari 71 gram. Warnanya abu-abu. Saat musim berbiak, ada garis hitam di atas dadanya menyerupai syal. Ciri teruniknya ada pada paruhnya yang bengkok ke kanan, tidak pernah bengkok ke kiri.

2. Huni sungai bercabang dengan tepian berkerikil

cerek paruh bengkok di habitat aslinya (commons.wikimedia.org/Renke Lühken)

Di Pulau Selatan, cerek paruh bengkok berbiak di sungai besar bercabang. Laman Birds of the World menuturkan kalau burung ini senang hamparan kerikil dan pasir yang luas dan terbuka. Ia paling suka sungai besar yang bersumber dari gletser dengan air mengalir deras, tepian berkerikil, dan tidak mudah ditumbuhi gulma.

Di luar musim kawin, pilihan habitatnya berupa. Di Pulau Utara, cerek paruh bengkok umum dijumpai di estuari berair dangkal. Terkadang ia juga ditemui di pantai, serta laguna berlumpur atau berpasir lunak.

3. Satu-satunya burung yang paruhnya bengkok ke kanan

cerek paruh bengkok dan paruh bengkoknya (inaturalist.org/William Harland)

Percaya gak percaya, cerek paruh bengkok satu-satunya burung yang paruhnya melengkung secara gak simetris. Alih-alih ke bawah seperti burung pada umumnya, atau ke kanan-kiri seperti paruh silang (Loxia pytyopsittacus), paruh cerek paruh bengkok hanya melengkung ke kanan. Lekukannya sekitar 12—26 derajat. Menurut informasi dari laman Animal Diversity, bentuk paruh ini sudah ada sejak si burung menetas.

4. Paruh bengkok punya fungsi khusus

Cerek paruh bengkok mencari makan. (commons.wikimedia.org/Jacob Littlejohn)

Lantas, apa fungsi paruh bengkok cerek paruh bengkok? Ternyata, paruh bengkok ini mempermudah cerek paruh bengkok mengambil makanan di bawah batu tanpa harus membaliknya. Ia tinggal menyelipkan paruhnya ke bawah batu. 

Bentuk paruh ini merupakan bentuk adaptasinya terhadap habitat di tempat berbiaknya yang berupa sungai bercabang yang berkerikil. Makanan favoritnya berupa lalat capung dan lalat kadis. Menariknya, laman Oiseaux.net mengungkap kalau di dataran berlumpur tempatnya bermigrasi, cerek paruh bengkok tetap makan dengan cara normal seperti burung cerek pada umumnya.

5. Malas dekat-dekat kalau berbiak

cerek paruh bengkok di dataran lumpur (commons.wikimedia.org/Gary L. Clark)

Cerek paruh bengkok sejatinya hewan yang berjiwa sosial. Saat musim dingin, burung ini sering terlihat berkelompok dalam jumlah besar dan terbang membentuk pola terbang yang memukau. Uniknya, cerek paruh bengkok berupa teritorial saat musim berbiak. Ia bakal mengusir burung yang mendekat. Menurut laman Oiseaux Birds, burung ini bersarang dalam koloni lepas dengan jarak antar sarang sekurang-kurangnya 40 meter.

6. Mulai dari telur sampai induk menyatu sempurna dengan habitat

telur cerek paruh bengkok di dalam sarang (commons.wikimedia.org/John Hill)

Warna abu-abu pucat yang dimiliki cerek paruh bengkok bukan tanpa alasan. Warna ini membuatnya menyatu sempurna dengan tempatnya berbiak. Bahkan warna telurnya abu-abu pucat dan berbintik-bintik cokelat, mirip seperti kerikil dan bebatuan. 

Cerek paruh bengkok bersarang di tempat terbuka. Sarangnya sekadar cekungan dangkal yang digali di atas tanah berkerikil. Telurnya kemudian diletakkan begitu saja di tengah-tengahnya.

7. Punya teknik cerdik untuk hindari predator

Cerek paruh bengkok mengerami telur. (commons.wikimedia.org/John Hill)

Meski sarangnya seakan gak terlindungi, cerek paruh bengkok punya teknik cerdik kalau ada predator. Burung ini memancing predator menjauh dari sarangnya dengan berpura-pura terluka. Sayapnya dimiringkan seolah-olah patah dan diseret di atas tanah.

Dengan begini, cerek paruh bengkok tersebut berpura-pura jadi mangsa yang lebih mudah dimangsa. Saat predator itu mengejar, burung ini langsung mengepakkan sayap dan terbang melarikan diri. Menurut laman Animal Diversity, tinggal di area terbuka membuat cerek paruh bengkok bisa melihat predatornya datang dari kejauhan.

sungguh burung yang unik, bukan? Setelah tahu lebih banyak, bagaimana pendapatmu tentang burung cerek paruh bengkok atau wrybill? Apa kamu tertarik untuk melihat aksinya mencari makan menggunakan paruh bengkoknya?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team