Udang sentadu (unsplash.com/Amber Wolfe)
Stomatopod telah berevolusi secara terpisah dari krustasea lainnya hampir selama 400 juta tahun yang lama. Keberadaan mereka sekitar 170 juta tahun lebih awal sebelum dinosaurus pertama hadir. Karena keunikan mereka itu, ilmuwan menamai mereka sebagai udang dari Mars, dilansir Wildlife Informer.
Sangat menakjubkan bukan? Udang sentadu memiliki pukulan luar biasa! Kemampuan mereka yang satu itu telah menginspirasi industri makanan menggunakan teknologi yang meniru kavitasi untuk kondensasi protein dalam minuman rendah lemak dan menyeduh bir. Kavitasi adalah proses penurunan tekanan air yang menciptakan gelembung saat udang sentadu melakukan pukulan.
Tidak hanya menginspirasi industri makanan, lho. Mereka juga menginspirasi pembuatan baju baja pelindung menjadi lebih baik, menurut informasi dari Wildlife Informer. Apakah kamu baru mengetahui hewan satu ini?
Benarkah pukulan udang sentadu bisa menciptakan panas? | Ya, serangan mereka begitu cepat sehingga menciptakan fenomena kavitasi. Hal ini menghasilkan gelembung udara yang saat pecah melepaskan energi panas yang sangat tinggi (setara suhu permukaan matahari sesaat) dan gelombang kejut yang bisa melumpuhkan mangsa meskipun pukulan fisiknya meleset. |
Apa kelebihan mata udang sentadu dibandingkan mata manusia? | Mata mereka adalah salah satu yang paling kompleks di dunia hewan. Jika manusia hanya memiliki 3 reseptor warna (RGB), udang sentadu memiliki 12 hingga 16 reseptor warna. Mereka mampu melihat cahaya ultraviolet, inframerah, dan cahaya terpolarisasi yang tidak kasat mata bagi kita. |
Apakah udang sentadu termasuk jenis udang atau belalang? | Meskipun namanya "udang sentadu" (mantis shrimp), mereka secara teknis bukan udang dan bukan belalang. Mereka masuk dalam ordo Stomatopoda, kelompok krustasea yang berbeda dari udang, lobster, atau kepiting biasa. Nama "sentadu" diberikan karena bentuk kaki depannya mirip belalang sembah (praying mantis). |