Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

6 Fakta Unik Paradise Tanager, Sulit Bedakan Burung Jantan dan Betina

6 Fakta Unik Paradise Tanager, Sulit Bedakan Burung Jantan dan Betina
potret paradise tanager (inaturalist.org/LostInCR)

Paradise tanager merupakan salah satu spesies burung dalam famili Thraupidae. Spesies burung ini sendiri memiliki nama ilmiah Tangara chilensis. Burung ini merupakan hewan yang berasal dari Amerika Selatan.

Burung ini juga terkenal akan perpaduan warna bulunya yang cukup mencolok. Penasaran seperti apa? Berikut fakta-fakta menarik dari paradise tanager!

1. Burung jantan dan betina sulit dibedakan

potret paradise tanager (inaturalist.org/pkondrashov)
potret paradise tanager (inaturalist.org/pkondrashov)

Burung paradise tanager jantan dan betina memiliki ciri fisik yang terlihat sama. Dilansir dari ExploreJungleBirds.com, keduanya memiliki warna bulu yang identik, yaitu bagian kepala berwarna hijau, bagian tenggorokan berwarna ungu, bagian punggung dan sayap berwarna hitam, bagian bawah tubuh berwarna biru, serta ada bercak merah atau kuning pada bagian punggung bawah. Kesamaan ciri fisik ini membuat burung jantan dan betina sulit untuk dibedakan dari segi visual. Para peneliti perlu melakukan tes DNA untuk dapat membedakan jenis kelamin pada burung ini.

2. Dapat ditemukan di wilayah Amerika Selatan

potret paradise tanager (inaturalist.org/Thibaud Aronson)
potret paradise tanager (inaturalist.org/Thibaud Aronson)

Paradise tanager merupakan salah satu spesies burung yang hidup di wilayah Amerika Selatan. Dilansir dari ExploreJungleBirds.com, burung ini sendiri dapat ditemukan di beberapa negara, seperti Brazil, Peru, Venezuela, Kolombia, Ekuador, Guyana, dan Bolivia. Populasi terbesarnya sendiri tercatat berada di area hutan hujan Amazon bagian utara yang masuk dalam wilayah Venezuela bagian tenggara, Guyana, dan Brazil bagian utara.

Burung ini diketahui lebih menyukai hidup di wilayah hutan hujan tropis dan subtropis yang lembab. Hal ini dikarenakan tempat ini menyediakan pasokan makanan yang melimpah dan tempat juga berlindung.

3. Nama spesiesnya diambil dari nama negara Chili

potret paradise tanager (inaturalist.org/pkondrashov)
potret paradise tanager (inaturalist.org/pkondrashov)

Nama ilmiah dari spesiesnya, T. chilensis, ternyata diambil dari nama negara Chili. Dilansir dari ExploreJungleBirds.com, paradise tanager sendiri tidak hidup di wilayah negara Chili. Nama ilmiah paradise tanager ini diberikan karena kesalahan saat pertama kali didokumentasikan di wilayah pegunungan Andes, Chili.

4. Hewan omnivora

potret paradise tanager (inaturalist.org/Ingrid Macedo)
potret paradise tanager (inaturalist.org/Ingrid Macedo)

Spesies burung ini termasuk dalam hewan omnivora. Dilansir dari ExploreJungleBirds.com, burung ini memiliki bentuk paruh dan kaki yang dapat membantunya untuk mencari makanan di wilayah hutan hujan. Burung ini biasa memakan buah-buahan, seperti buah beri dan biji-bijian. Beberapa serangga juga menjadi makanan burung ini, seperti ulat, semut, dan kumbang. Selain itu, burung ini juga biasa memakan nektar pada bunga.

5. Senang berkelompok

potret paradise tanager (inaturalist.org/LostInCR)
potret paradise tanager (inaturalist.org/LostInCR)

Paradise tanager merupakan spesies burung yang senang berkelompok. Dilansir dari nejohnston.org, burung ini biasanya ditemukan berkelompok. Tiap kelompoknya dapat terdiri dari 5-20 ekor burung. Bahkan burung ini juga sering ditemukan berada dalam kelompok spesies burung campuran.

6. Keberadaannya masih melimpah

potret paradise tanager (inaturalist.org/Phil Kahler)
potret paradise tanager (inaturalist.org/Phil Kahler)

Paradise tanager merupakan salah satu spesies burung yang keberadaannya masih melimpah di alam liar. Dilansir dari IUCN Red List, spesies burung ini masuk dalam kategori kepunahan pada tingkat Least Concern (Kekhawatiran Kecil). Meski begitu, burung ini diduga telah kehilangan sekitar 12,5 hingga 14,2% habitatnya dalam kurun waktu 15 tahun terakhir ini.

Paradise tanager merupakan burung yang memiliki bulu yang indah dan unik. Keberadaan burung ini masih cukup melimpah di alam, tetapi habitat tempat tinggalnya terus berkurang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ane Hukrisna
EditorAne Hukrisna
Follow Us

Latest in Science

See More

Mengenal Daur Biogeokimia, Siklus Penting bagi Kehidupan

05 Apr 2026, 07:25 WIBScience