Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

4 Hewan dengan Kemampuan Bertahan Hidup Paling Ekstrem

4 Hewan dengan Kemampuan Bertahan Hidup Paling Ekstrem
ilustrasi kecoa (pixabay.com/Helpasoul)
Intinya Sih
  • Tardigrada mampu bertahan di suhu ekstrem, radiasi, hingga ruang hampa dengan memasuki kondisi dorman sampai lingkungan kembali normal.
  • Unta dapat hidup berhari-hari tanpa air berkat cadangan energi tubuh dan kemampuan menyesuaikan diri terhadap panas gurun.
  • Kecoa dan beruang kutub menunjukkan daya tahan luar biasa terhadap perubahan lingkungan ekstrem melalui adaptasi fisik dan perilaku alami mereka.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Di alam liar, kemampuan untuk bertahan hidup memang menjadi kunci penting bagi setiap makhluk hidup yang ada. Beberapa hewan bahkan memiliki adaptasi yang sangat unik dan cenderung ekstrem dalam menghadapi berbagai kondisi habitat yang cenderung keras.

Kemampuan yang ada seringkali terlihat tidak masuk akal bagi manusia, namun ternyata benar-benar dilakukan oleh hewan tersebut. Simaklah beberapa hewan berikut ini yang menunjukkan betapa luar biasanya mekanisme alami dalam pertahanan hidup, sehingga tahan terhadap berbagai tantangan.

1. Tardigrada yang hampir tidak bisa mati

Tardigrada dikenal sebagai salah satu makhluk yang paling tahan banting di dunia, apalagi dengan kemampuan bertahan hidupnya yang luar biasa. Hewan mikroskopis ini ternyata bisa bertahan dalam kondisi yang ekstrem sekalipun, seperti dengan suhu yang sangat tinggi, radiasi, hingga bahkan ruang hampa.

Kemampuan yang dimiliki tardigrada memungkinkan mereka untuk bisa memasuki kondisi dorman. Dalam keadaan tersebut, aktivitas tubuh yang dimilikinya hampir berhenti total hingga kondisi lingkungan bisa kembali normal seperti sebelumnya.

2. Unta yang tahan tanpa air dalam waktu lama

ilustrasi unta (pexels.com/Moaz Tobok)
ilustrasi unta (pexels.com/Moaz Tobok)

Unta memiliki kemampuan untuk bisa bertahan hidup di kondisi lingkungan gurun yang sangat panas dan kering. Mereka bahkan bisa hidup tanpa air selama berhari-hari dengan hanya memanfaatkan adanya cadangan energi yang terdapat di dalam tubuh.

Tubuh unta mampu menyesuaikan diri dengan kondisi suhu yang ekstrem sekali pun, sehingga nilai yang membuat Mereka cenderung tahan banting. Adaptasi yang ada membuat unta menjadi salah satu hewan yang dikenal paling tangguh di kondisi lingkungan yang kering.

3. Kecoa yang sulit dibasmi

ilustrasi kecoa (unsplash.com/Erik Karits)
ilustrasi kecoa (unsplash.com/Erik Karits)

Kecoa dikenal sebagai hewan yang sangat sulit untuk dibasmi, sehingga membuatnya tangguh dan memiliki kemampuan bertahan hidup yang baik. Mereka bisa bertahan dalam berbagai kondisi lingkungan, bahkan di tempat yang benar-benar minim makanan sekali pun.

Kemampuan bertahan hidup yang dimiliki kecoa sebetulnya terlihat dari daya tahannya terhadap radiasi yang ada. Hal ini seolah membuat kecoa sering dianggap sebagai salah satu hewan paling kuat dalam menghadapi berbagai perubahan lingkungan yang terjadi.

4. Beruang kutub yang tahan di suhu ekstrem

ilustrasi beruang kutub (unsplash.com/Brian McMahon`)
ilustrasi beruang kutub (unsplash.com/Brian McMahon`)

Beruang kutub hidup di kondisi lingkungan dengan suhu yang sangat rendah. Lapisan lemak tebal yang terdapat pada tubuhnya dan didukung dengan bulu khusus ternyata cukup efektif untuk membantu mereka dalam bertahan di kondisi yang dingin ekstrem.

Beruang kutub memiliki kemampuan berburu yang sangat efisien, bahkan dalam kondisi yang sulit sekali pun. Hal ini wajar apabila adaptasi yang dimiliki beruang kutub membantu mereka untuk tetap bertahan di tengah habitat yang terkenal keras.

Beberapa hewan di atas seolah menunjukkan bahwa kemampuan bertahan hidup di alam bebas ternyata sangat beragam dan ekstrem. Setiap spesies seolah memiliki cara tersendiri untuk bisa menghadapi berbagai tantangan di lingkungannya. Kehebatan adaptasi yang dimiliki hewan menjadi bukti bahwa setiap spesies memiliki mekanisme yang kompleks dan menakjubkan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Achmad Fatkhur Rozi
EditorAchmad Fatkhur Rozi
Follow Us

Latest in Science

See More