Referensi
"Bipedal Animals: Incredible Creatures That Walk on Two Legs". AZ Animals. Diakses Februari 2026.
7 Hewan yang Bisa Berjalan dengan Dua Kaki, Apa Saja?

- Artikel membahas berbagai hewan yang mampu berjalan dengan dua kaki atau bipedal, menunjukkan bahwa kemampuan ini tidak hanya dimiliki manusia.
- Contoh hewan bipedal meliputi kanguru, gorila, simpanse, burung unta, walabi, penguin, dan flamingo dengan cara bergerak yang berbeda-beda.
- Kemampuan berjalan tegak membantu hewan-hewan tersebut bertahan hidup melalui keseimbangan, kecepatan, hingga efisiensi dalam mencari makan atau menghindari predator.
Selama ini kamu mungkin berpikir bahwa berjalan tegak adalah ciri khas manusia. Padahal di alam liar ada sejumlah hewan yang juga mampu bergerak dengan posisi tubuh tegak menggunakan dua kaki. Dalam dunia sains, kemampuan ini dikenal dengan istilah bipedal.
Menariknya, hewan yang bisa berjalan dengan dua kaki tidak hanya berasal dari satu kelompok saja. Ada mamalia hingga burung yang memanfaatkan dua kakinya dengan cara berbeda, mulai dari melompat, berlari cepat, hingga berjalan santai untuk bertahan hidup.
Penasaran hewan apa saja yang termasuk? Yuk, cek daftarnya di sini!
1. Kanguru
Kalau membahas hewan berkaki dua, kanguru hampir selalu jadi yang pertama terlintas di pikiran. Hewan khas Australia ini bergerak dengan cara melompat menggunakan dua kaki belakangnya yang besar dan berbentuk seperti huruf Z. Otot kaki belakangnya sangat kuat, bahkan mampu mendorong tubuhnya melaju hingga sekitar 43 mil per jam dalam kondisi tertentu.
Menariknya, ekor kanguru tak sekadar pelengkap. Ekor yang tebal dan panjang berfungsi sebagai penyeimbang saat melompat maupun saat duduk. Dalam beberapa situasi, kanguru juga bisa bergerak menggunakan “lima kaki”, yakni dua kaki belakang, dua kaki depan, dan ekor sebagai tumpuan tambahan. Namun, posisi ini tidak memungkinkan mereka bergerak cepat. Uniknya lagi, kanguru tidak bisa melompat mundur karena struktur ekor dan kaki belakangnya hanya mendukung gerakan ke depan.
2. Gorilla
Berbeda dengan kanguru yang sepenuhnya mengandalkan dua kaki, gorila sebenarnya adalah hewan berkaki empat (quadruped). Primata besar ini biasanya bergerak dengan teknik yang disebut knuckle-walking, yaitu berjalan menggunakan buku-buku jari tangan sebagai tumpuan, bukan telapak tangan.
Meski begitu, gorila tetap mampu berdiri dan berjalan dengan dua kaki seperti manusia. Mereka biasanya melakukannya untuk jarak pendek, misalnya saat membawa makanan atau mengamati lingkungan sekitar. Beberapa gorila yang hidup di penangkaran bahkan terlihat lebih sering berjalan tegak. Namun, secara struktur tubuh, tulang belakang yang kaku serta lengan yang panjang membuat mereka lebih nyaman bergerak dengan empat kaki.
3. Simpanse

Masih dari keluarga primata, simpanse juga punya kemampuan berjalan dengan dua kaki. Dalam keseharian, simpanse lebih sering bergerak menggunakan kombinasi kaki belakang dan buku-buku jari tangan depan. Cara ini dianggap paling stabil dan efisien untuk aktivitas sehari-hari mereka.
Walaupun begitu, simpanse dapat berdiri tegak dan berjalan dengan dua kaki untuk jarak tertentu, bahkan bisa mencapai lebih dari setengah mil. Biasanya mereka berdiri untuk melihat kondisi sekitar atau membawa sesuatu. Namun, struktur rangka mereka lebih mendukung aktivitas memanjat dan bergerak sebagai hewan berkaki empat dibandingkan berjalan tegak terus-menerus.
4. Burung unta
Sebagai burung terbesar di dunia, burung unta adalah contoh hewan berkaki dua yang sangat tangguh di darat. Meski tidak bisa terbang, burung unta justru dikenal sebagai pelari tercepat di antara semua jenis burung. Dengan kaki panjang dan kuat, mereka mampu menempuh satu langkah hingga sekitar 16 kaki dan berlari hingga 43 mil per jam.
Bobot tubuhnya yang bisa mendekati 300 pon tidak menghalangi kelincahannya. Sayapnya yang lebar memang tidak digunakan untuk terbang, tetapi tetap berperan penting sebagai penyeimbang dan “kemudi” saat berlari cepat. Berkat kemampuan ini, burung unta dapat mengubah arah dengan lebih stabil meski bergerak dalam kecepatan tinggi.
5. Walabi
Sekilas, walabi terlihat seperti versi lebih kecil dari kanguru dan cara bergeraknya pun mirip. Hewan ini melompat menggunakan dua kaki belakang sebagai alat transportasi utama. Kaki belakang yang kuat dan panjang memungkinkan walabi bergerak cukup cepat di habitatnya.
Kecepatan rata-ratanya sekitar 15 mil per jam, tetapi dalam kondisi tertentu bisa mencapai hampir 30 mil per jam. Ekor walabi juga membantu menjaga keseimbangan saat melompat. Selain itu, telapak kakinya memiliki struktur khusus yang memudahkan mereka mencengkeram permukaan tanah yang kasar atau berbatu. Meski melompat adalah cara utama, walabi juga dapat bergerak dengan empat kaki ketika diperlukan.
6. Penguin
Penguin adalah hewan berkaki dua yang berjalan dengan posisi tubuh tegak di atas es atau daratan berbatu. Saat melihatnya melangkah, kamu mungkin akan tersenyum karena gaya berjalannya yang tampak lucu dan sedikit bergoyang. Gerakan tubuh yang mengayun ke kiri dan ke kanan itu sebenarnya membantu mereka menjaga keseimbangan, mengingat bentuk tubuhnya yang tegap dan berat berada di bagian depan.
Ketika perlu bergerak lebih cepat atau menghindari predator, penguin bisa berlari kecil atau melompat dengan tubuh sedikit condong ke depan, mencapai kecepatan sekitar lima mil per jam di darat. Walau terlihat lambat saat berjalan santai, penguin justru sangat gesit di air. Siripnya berfungsi seperti dayung yang kuat, memungkinkan mereka berenang hingga 25 mil per jam, bahkan terlihat seperti “terbang” saat meluncur dan muncul ke permukaan air.
7. Flamingo
Flamingo dikenal lewat warna bulunya yang cerah dan kebiasaannya berdiri dengan satu kaki. Namun, sebenarnya flamingo adalah hewan berkaki dua yang berjalan dan beraktivitas menggunakan kedua kakinya, terutama saat mencari makan di perairan dangkal.
Kaki panjangnya membantunya berjalan dan mengarungi air dengan mudah. Tidak hanya untuk melangkah, kaki flamingo juga digunakan untuk mengaduk lumpur agar makanan naik ke permukaan. Saat merasa terancam, flamingo bisa berlari dengan dua kaki sebelum akhirnya terbang menjauh. Fleksibilitas ini membuat flamingo mampu bertahan di habitat berair yang luas.
Itulah daftar hewan yang bisa berjalan dengan dua kaki. Kemampuan ini mungkin terlihat sederhana, tapi punya peran besar dalam membantu mereka bertahan hidup. Selain yang sudah disebutkan, menurut kamu hewan apa lagi yang punya kemampuan serupa?
FAQ seputar hewan yang bisa berjalan dengan dua kaki
| Apa sebutan untuk hewan yang berjalan dengan dua kaki? | Hewan yang berjalan dengan dua kaki disebut hewan bipedal. Istilah ini digunakan untuk menggambarkan cara bergerak yang mengandalkan dua kaki sebagai tumpuan utama. |
| Apakah semua burung termasuk hewan berkaki dua? | Ya, semua burung berjalan dengan dua kaki. Namun, sebagian burung lebih sering terbang atau berenang daripada berjalan jauh di darat. |
| Apakah gorila selalu berjalan dengan dua kaki? | Tidak. Gorila umumnya berjalan dengan empat kaki menggunakan teknik knuckle-walking, tetapi bisa berdiri dan berjalan dengan dua kaki untuk jarak pendek. |













![[QUIZ] Kami Tahu Hewan Apa yang Paling Kamu Sukai! Coba Cek Disini](https://image.idntimes.com/post/20240212/pexels-photo-2055231-892815b62ddbef049b96be1aa3eccd47-c1d9c50ddfb864d434fe059d4f722f03.jpg)



