Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

4 Hewan yang Tidak Pernah Tidur Sepanjang Hidupnya

4 Hewan yang Tidak Pernah Tidur Sepanjang Hidupnya
ilustrasi ubur-ubur (unsplash.com/Matthias Götzke)
Intinya Sih
  • Beberapa hewan memiliki cara istirahat unik yang membuat mereka tampak tidak pernah tidur, menunjukkan perbedaan sistem biologis di alam.
  • Ubur-ubur, hiu, semut, dan lumba-lumba memiliki mekanisme istirahat berbeda—dari melambatkan aktivitas hingga mengistirahatkan sebagian otak.
  • Fenomena ini menegaskan bahwa konsep tidur bervariasi antarspesies sebagai bentuk adaptasi untuk bertahan hidup di habitatnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Tidur merupakan kebutuhan dasar bagi hampir semua makhluk hidup untuk bisa memulihkan energi dan tetap menjaga fungsi tubuhnya secara optimal. Namun, ternyata di habitat luas, terdapat beberapa hewan yang memiliki cara berbeda untuk beristirahat, sehingga terlihat tidak pernah tidur.

Fenomena yang satu ini tentu menarik karena menunjukkan adanya perbedaan dan juga keunikan dari sistem biologis yang dimiliki oleh hewan tertentu. Adaptasi yang ada seolah memungkinkan mereka untuk tetap aktif tanpa harus beristirahat atau memiliki pola tidur yang jelas seperti kebanyakan makhluk hidup lainnya.

1. Ubur-ubur

ilustrasi ubur-ubur (unsplash.com/Jeffrey Hamilton)
ilustrasi ubur-ubur (unsplash.com/Jeffrey Hamilton)

Ubur-ubur merupakan hewan sederhana yang tidak memiliki otak seperti kebanyakan makhluk hidup lainnya. Dikarenakan tidak memiliki adanya sistem saraf pusat yang kompleks, maka wajar apabila ubur-ubur tidak memerlukan tidur dalam arti yang sama seperti yang dilakukan manusia.

Walau ubur-ubur tidak tidur dengan normal, namun hewan tersebut tetap memiliki fase istirahat dengan aktivitas yang cenderung lebih melambat. Kondisi ini berbeda dari tidur, sehingga mereka tetap dianggap tidak benar-benar tidur sepanjang hidupnya.

2. Ikan hiu

ilustrasi ikan hiu (pexels.com/Guryan)
ilustrasi ikan hiu (pexels.com/Guryan)

Beberapa jenis hiu ternyata harus bergerak untuk tetap menjaga aliran air melewati bagian insangnya. Proses ini merupakan bagian penting agar mereka tetap memperoleh pasokan oksigen yang berasal dari air laut, sehingga tetap bisa bertahan hidup dengan baik.

Dikarenakan kebutuhan akan pasokan oksigen dari air laut, maka wajar apabila hiu tidak bisa berhenti total untuk tidur selayaknya hewan lain. Sebagai gantinya, ikan hiu biasanya memiliki cara beristirahat dengan tetap bergerak secara perlahan dan melambat.

3. Semut

ilustrasi semut (pexels.com/Egor Kamelev)
ilustrasi semut (pexels.com/Egor Kamelev)

Semut dikenal sebagai hewan yang sangat aktif bergerak sepanjang waktu. Mereka memang tidak memiliki pola tidur yang panjang seperti halnya hewan lain, melainkan justru hanya beristirahat dalam waktu yang sangat singkat.

Istirahat yang dilakukan semut pada umumnya terjadi dalam bentuk jeda aktivitas yang hanya berlangsung sekitar beberapa detik saja. Dikarenakan durasinya yang sangat singkat dan tersebar, maka semut kerap dianggap sebagai hewan yang tidak benar-benar tidur sepanjang hidupnya.

4. Lumba-lumba

ilustrasi lumba-lumba (pexels.com/Benni Fish)
ilustrasi lumba-lumba (pexels.com/Benni Fish)

Lumba-lumba memiliki kemampuan unik untuk bisa mengistirahatkan setengah bagian otaknya secara bergantian. Sementara satu bagian otak sedang beristirahat, bagian otak lainnya justru tetap aktif untuk bisa mengontrol sistem pernapasan tubuhnya.

Kemampuan yang dimiliki lumba-lumba dapat membantu hewan tersebut untuk tetap sadar dan waspada terhadap lingkungan sekitarnya. Cara istirahat tersebut membuat lumba-lumba dikenal sebagai hewan yang tidak pernah sepenuhnya tidur selayaknya hewan lain.

Keunikan hewan-hewan di atas seolah menunjukkan bahwa konsep tidur ternyata tidak selalu sama pada setiap makhluk hidup. Adaptasi yang berbeda dapat membantu mereka untuk bertahan, meski tanpa pola tidur yang normal. Dengan memahami hal ini, maka bisa melihat betapa beragamnya mekanisme kehidupan yang ada di alam bebas.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Achmad Fatkhur Rozi
EditorAchmad Fatkhur Rozi
Follow Us

Latest in Science

See More