Ketika berbicara tentang sebuah jembatan yang kokoh, hal pertama yang terlintas di pikiran kita pasti adalah struktur megah yang terbuat dari campuran semen, besi baja, atau balok kayu tebal. Jembatan-jembatan modern tersebut sengaja dibangun manusia untuk mempermudah mobilitas melewati sungai yang deras. Namun, ada sebuah jembatan penyeberangan raksasa yang sama sekali tidak menggunakan bahan bangunan mati, melainkan sengaja "ditumbuhkan" secara biologis dari akar pohon yang masih hidup.
Fenomena arsitektur hijau yang menakjubkan ini nyata adanya dan dikenal dengan nama Jingkieng Jri atau jembatan akar hidup. Terletak di pedalaman hutan tropis Meghalaya, India Timur Laut, jembatan ini merupakan buah dari kecerdasan rekayasa hayati yang diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat adat suku Khasi. Penasaran bagaimana sebuah pohon bisa diubah fungsinya menjadi infrastruktur jembatan yang super kokoh? Yuk, simak pembahasan berikut untuk mengenal lebih dekat fakta sains di balik keunikan Jingkieng Jri!
