- Berasal dari sisa debu komet
Kapan Puncak Hujan Meteor Alpha Centaurid? Catat Waktunya

- Puncak hujan meteor Alpha Centaurid diperkirakan terjadi pada 8 Februari 2026 dengan intensitas sekitar 6 meteor per jam.
- Hujan meteor Alpha Centaurid bisa disaksikan dari hampir seluruh wilayah Indonesia, terutama di bagian selatan dan tengah.
- Hujan meteor Alpha Centaurid berasal dari sisa debu komet, muncul karena gesekan dengan atmosfer Bumi, dinamai berdasarkan titik radian, dan melaju sangat cepat di atmosfer Bumi.
Februari ini sepertinya menjadi waktu menyenangkan bagi para penatap langit. Setelah awal bulan kita dimanjakan oleh pesona Snow Moon, kini giliran kilatan cahaya dari hujan meteor Alpha Centaurid yang siap beraksi menghiasi gelapnya malam. Namun, karena durasinya terbatas, kamu harus tahu persis waktu terbaik mengamatinya.
Lantas, kapan puncak hujan meteor Alpha Centaurid? Nah, supaya kamu tidak ketinggalan momen terbaik untuk menikmatinya, simak penjelasan lengkapnya berikut ini.
Table of Content
1. Kapan puncak hujan meteor Alpha Centaurid?
Puncak hujan meteor Alpha Centaurid diperkirakan terjadi pada 8 Februari 2026. Pada malam tersebut, intensitas hujan meteor berada di titik tertingginya dengan perkiraan sekitar 6 meteor per jam.
Alpha Centaurid aktif dalam rentang waktu 28 Januari hingga 21 Februari. Namun, tanggal puncaknya menjadi momen paling ideal untuk mengamati karena frekuensi kemunculan meteor lebih stabil dan peluang terlihatnya lebih tinggi dibanding hari-hari lainnya.
Waktu terbaik menyaksikannya adalah setelah tengah malam sampai sebelum matahari terbit, ketika radian di rasi Centaurus sudah berada di atas horizon timur. Pada malam puncak, pengaruh Bulan Kuartal Akhir tergolong moderat dan tidak terlalu mengganggu pengamatan. Bahkan, semakin larut malam, cahaya Bulan akan semakin redup karena posisinya lebih rendah sehingga langit terlihat lebih gelap dan kondisi pengamatan Alpha Centaurid makin optimal.
2. Apakah hujan meteor Alpha Centaurid terlihat di Indonesia?

Hujan meteor Alpha Centaurid bisa disaksikan dari hampir seluruh wilayah Indonesia. Namun, lokasi yang paling ideal berada di Indonesia bagian selatan dan tengah, seperti Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan selatan, Sulawesi Selatan, hingga Papua.
Di wilayah-wilayah ini, rasi Centaurus akan tampak lebih tinggi di atas horizon selatan, sehingga meteor yang melintas cenderung lebih mudah terlihat. Sementara itu, wilayah Indonesia bagian utara seperti Aceh, Sumatra Utara, dan Kalimantan Utara tetap berpeluang menyaksikannya meski posisi radian terlihat lebih rendah sehingga jumlah meteor yang tampak bisa lebih terbatas.
Waktu pengamatan terbaik di Indonesia adalah pada dini hari, sekitar pukul 02.00 hingga 05.00 WIB, WITA, dan WIT. Pada rentang waktu ini, kondisi langit biasanya lebih gelap dan rasi Centaurus sudah berada cukup tinggi sehingga peluang melihat meteor Alpha Centaurid lebih besar. Supaya pengamatan maksimal, sebaiknya mencari lokasi dengan polusi cahaya minim dan mengarahkan pandangan ke langit selatan saat mengamati.
3. Fakta hujan meteor Alpha Centaurid
Hujan meteor Alpha Centaurid bukan sekadar fenomena langit yang indah untuk diamati, tapi juga menyimpan banyak cerita menarik di balik kemunculannya. Berikut beberapa fakta hujan meteor Alpha Centaurid:
Para ilmuwan meyakini Alpha Centaurid terbentuk dari debu dan pecahan batuan yang ditinggalkan komet. Namun, hingga kini komet induknya belum berhasil diidentifikasi. Saat Bumi melintasi jejak debu ini, partikel-partikel kecil tersebut masuk ke atmosfer dan terbakar, menciptakan kilatan cahaya yang kita kenal sebagai meteor.
- Meteor muncul karena gesekan dengan atmosfer Bumi
Ketika debu komet bertabrakan dengan lapisan atas atmosfer Bumi, partikel tersebut memanas dan berpijar. Inilah yang menghasilkan garis cahaya singkat, tetapi terang pada langit malam sehingga menjadi ciri khas hujan meteor Alpha Centaurid.
- Dinamai berdasarkan titik radian
Seperti hujan meteor lainnya, Alpha Centaurid dinamai dari rasi tempat titik radian berada, yaitu Centaurus. Sistem penamaan ini membantu astronom dan pengamat langit menentukan lokasi kemunculan meteor dengan lebih akurat, sama seperti Perseids atau Leonids.
- Melaju sangat cepat di atmosfer Bumi
Meteor Alpha Centaurid melesat dengan kecepatan sekitar 56 km per detik saat memasuki atmosfer. Kecepatan tinggi ini membuat meteor tampak sangat terang, cepat, dan dramatis, meski biasanya hanya terlihat dalam hitungan detik.
Dengan mengetahui kapan puncak hujan meteor Alpha Centaurid, kamu sudah selangkah lebih dekat untuk menyaksikan salah satu keajaiban alam semesta paling cantik bulan ini. Selamat melakukan pengamatan!
FAQ seputar kapan puncak Hujan Meteor Alpha Centaurid
| Kapan puncak hujan meteor Alpha Centaurid terjadi? | Puncaknya diperkirakan berlangsung pada 8 Februari 2026. |
| Bisakah hujan meteor Alpha Centaurid diamati tanpa alat khusus? | Bisa, kamu cukup mengamatinya dengan mata telanjang tanpa teleskop atau binocular. |
| Apakah kondisi cuaca memengaruhi pengamatan saat puncak? | Sangat berpengaruh, karena langit cerah tanpa awan akan menentukan seberapa banyak meteor yang terlihat. |
Referensi
"Alpha Centaurid Meteor Shower Guide". Cosmo BC. Diakses Februari 2026.
"Alpha Centaurid Meteor Shower: Where to See Meteors in February 2026". Starwalk Space. Diakses Februari 2026.
"Alpha Centaurid Meteor Shower | 7th-8th February". Astrotourism WA. Diakses Februari 2026.


















