Bakar batu kapur (CaCo3) dengan suhu tinggi untuk menghasilkan kalsium oksida atau kapur tohor.
Hidrasi kapur tohor atau kalsium oksida dengan air dan jadi kapur sirih atau kalsium hidroksida.
Dari pembuatan tersebut, begini proses kimia yang terjadi:
CaCo3 → CaO + CO2
CaO + H2o → Ca (OH)2
Kapur Sirih Terbuat dari Apa? Begini Cara Membuatnya

Kapur sirih adalah kalsium hidroksida yang dibuat dari batu kapur atau cangkang kerang melalui proses pembakaran dan hidrasi.
Kapur sirih dimanfaatkan di berbagai bidang, seperti konstruksi, pertanian, pengolahan air, industri makanan, kecantikan, dan kesehatan gigi.
Meski bermanfaat, penggunaan berlebihan dapat menyebabkan iritasi kulit, gangguan pernapasan, masalah pencernaan, hingga risiko keracunan.
Secara tradisional, kapur sirih sering digunakan untuk menginang. Tak hanya menginang, kapur sirih ternyata juga digunakan untuk berbagai bidang, mulai dari makanan hingga memiliki manfaat untuk kesehatan gigi. Manfaat-manfaat ini bisa didapatkan dengan penggunaan dalam batas aman.
Dari sini, mungkin kamu penasaran kapur sirih terbuat dari apa? Apakah itu berbahaya? Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, berikut penjelasan kapur sirih, mulai dari asal mula hingga efek samping jika digunakan secara berlebihan.
1. Pengertian dan komposisi kimia

Kapur sirih memiliki nama kimia kalsium hidroksida. Dikutip dari Britannica, kalsium hidroksida memiliki komposisi kimia Ca(OH)2 yang terbentuk dari campuran kalsium oksida dan air. Senyawa ini berbentuk bubuk putih mirip tepung yang larut dalam gliserol dan asam.
Mendukung informasi tersebut, dikutip dari National Library of Medicine, kalsium hidroksida memiliki banyak nama, antara lain kapur mati, kapur terhidrasi, hydrated lime, dan lain-lain. Ditinjau dari sifat kimia, zat ini memiliki berat molekul 74,09 gram/mol dan jumlah atom berat 3. Zat ini juga memiliki sifat fisik antara lain tidak berbau, sedikit pahit dengan rasa alkali, tidak mudah terbakar, dan lebih padat dibandingkan air. Dengan sifat fisik dan kimianya tersebut, kapur sirih menyimpan banyak manfaat.
2. Cara membuat kapur sirih

Sebelum mengetahui manfaat kapur sirih, ketahui dulu cara pembuatannya. Kapur sirih terbuat dari batu kapur atau kalsium oksida, tapi ada juga yang membuatnya dari cangkang kerang. Adapun, ini cara pembuatan kapur sirih atau kalsium hidroksida dengan batu kapur.
Selain menggunakan batu kapur, ada juga yang menggunakan cangkang kerang. Beberapa daerah, seperti Pulau Sugara, Kalimantan Selatan, dan Jayapura, menggunakan cangkang kerang sebagai bahan baku utama. Adapun, cara membuat kapur sirih dengan cangkang kerang:
- Cangkang kerang dibakar terlebih dahulu.
- Tunggu hingga 10 jam pembakaran.
- Setelah itu, hancurkan hingga halus.
- Dengan begitu, kapur sirih siap digunakan.
- Untuk menggunakannya, tambahkan air terlebih dahulu.
3. Kegunaan sehari-hari

Dengan sifatnya tersebut, kapur sirih dimanfaatkan untuk berbagai bidang, mulai dari makanan hingga kecantikan. Untuk lebih lengkapnya, manfaat kapur sirih dalam kehidupan sehari-hari:
- Di bidang konstruksi, kapur sirih digunakan untuk tambahan semen dan mortar. Gunanya meningkatkan daya tahan bahan konstruksi.
- Di bidang pertanian, kapur sirih digunakan untuk menetralkan asam pada tanah dan mendorong pertumbuhan tanaman.
- Di bidang pengolahan air, kapur sirih digunakan untuk mengolah air limbah agar logam berat hilang dan mengurangi toksisitas.
- Di industri makanan, kapur sirih digunakan untuk pengembang dan bahan pengawet.
- Untuk industri kecantikan, kapur sirih digunakan mengontrol keasaman atau alkalinitas dari produk perawatan kulit sehingga aman digunakan.
4. Manfaat untuk kesehatan

Selain bidang-bidang tersebut, kapur sirih juga memiliki manfaat di bidang kesehatan. Hal ini karena kapur sirih memiliki zat-zat yang bisa diaplikasikan untuk kebutuhan medis. Adapun, manfaat kapur sirih untuk kesehatan:
- Di bidang kesehatan gigi, kapur sirih bisa merawat dan mendesinfeksi saluran akar sehingga proses penyembuhan bisa lebih cepat.
- Kapur sirih juga dijadikan formula antasida untuk menetralkan asam lambung dan meredakan nyeri ulu hati.
- Selain itu, kapur sirih juga memiliki fungsi disinfektan sehingga bisa menghilangkan patogen yang berbahaya.
5. Efek samping

Walau dikenal memiliki banyak kegunaan dan manfaat, kapur sirih tetap harus diwaspadai. Pasalnya, konsumsi kapur sirih juga memiliki efek samping apabila digunakan terlalu banyak atau kamu sensitif terhadap kapur sirih. Berikut ini beberapa efek samping yang bisa dirasakan.
- Kapur sirih dapat menyebabkan iritasi pada kulit dan mata, bahkan paparan jangka panjang menyebabkan luka bakar.
- Debu dan asap kalsium hidroksida atau kapur sirih bisa berdampak pada saluran pernapasan. Akibatnya batuk dan sesak napas.
- Keracunan kalsium hidroksida atau kapur sirih juga berdampak pada lambung dan usus. Dampaknya bisa sakit perut parah, muntah, hingga muncul darah dalam tinja.
- Jika terhirup secara langsung, kapur sirih bisa membuat hidung nyeri dan bengkak hingga sulit bernapas.
- Efek lainnya bisa meningkatkan kemungkinan botulisme atau otot kaku.
Sekarang, kamu sudah tahu serba-serbi tentang kapur sirih. Kapur sirih tak sekedar campuran untuk konstruksi, tapi juga memiliki manfaat untuk kesehatan. Namun, perlu diingat bahwa penggunaan kapur sirih perlu bijak dan hati-hati. Untuk penggunaan di bidang kesehatan, ikuti petunjuk dokter, ya!
Referensi
"Calcium Hydroxide". Britannica. Diakses Juni 2026.
"Calcium Hydroxide: Uses and Storage Methods". Alfa Chemistry. Diakses Juni 2026.
"Calcium Hydroxide: Properties, Uses and Safety". Annexe Chem. Diakses Juni 2026.
"Calcium Hydroxide Poisoning". Mount Sinai. Diakses Juni 2026.
"Slaked Lime". PubChem. Diakses Juni 2026.
"Sodium Hydroxide vs Calcium Hydroxide: A Complete Comparison". Calcium Hydroxide Manufacturer. Diakses Juni 2026.
"Top Benefits of Using Calcium Hydroxide". Shri Jodhpur Lime. Diakses Juni 2026.


















