ilustrasi sakit mata (unsplash.com/Towfiqu barbhuiya)
Walau dikenal memiliki banyak kegunaan dan manfaat, kapur sirih tetap harus diwaspadai. Pasalnya, konsumsi kapur sirih juga memiliki efek samping apabila digunakan terlalu banyak atau kamu sensitif terhadap kapur sirih. Berikut ini beberapa efek samping yang bisa dirasakan.
Kapur sirih dapat menyebabkan iritasi pada kulit dan mata, bahkan paparan jangka panjang menyebabkan luka bakar.
Debu dan asap kalsium hidroksida atau kapur sirih bisa berdampak pada saluran pernapasan. Akibatnya batuk dan sesak napas.
Keracunan kalsium hidroksida atau kapur sirih juga berdampak pada lambung dan usus. Dampaknya bisa sakit perut parah, muntah, hingga muncul darah dalam tinja.
Jika terhirup secara langsung, kapur sirih bisa membuat hidung nyeri dan bengkak hingga sulit bernapas.
Efek lainnya bisa meningkatkan kemungkinan botulisme atau otot kaku.
Sekarang, kamu sudah tahu serba-serbi tentang kapur sirih. Kapur sirih tak sekedar campuran untuk konstruksi, tapi juga memiliki manfaat untuk kesehatan. Namun, perlu diingat bahwa penggunaan kapur sirih perlu bijak dan hati-hati. Untuk penggunaan di bidang kesehatan, ikuti petunjuk dokter, ya!
Referensi
"Calcium Hydroxide". Britannica. Diakses Juni 2026.
"Calcium Hydroxide: Uses and Storage Methods". Alfa Chemistry. Diakses Juni 2026.
"Calcium Hydroxide: Properties, Uses and Safety". Annexe Chem. Diakses Juni 2026.
"Calcium Hydroxide Poisoning". Mount Sinai. Diakses Juni 2026.
"Slaked Lime". PubChem. Diakses Juni 2026.
"Sodium Hydroxide vs Calcium Hydroxide: A Complete Comparison". Calcium Hydroxide Manufacturer. Diakses Juni 2026.
"Top Benefits of Using Calcium Hydroxide". Shri Jodhpur Lime. Diakses Juni 2026.