ilustrasi asteroid (unsplash.com/NASA Hubble Space Telescope)
Meski sebagian besar asteroid berbentuk aneh, ada juga beberapa benda langit kecil yang terlihat lebih bulat. Hal ini biasanya terjadi pada asteroid yang ukurannya jauh lebih besar. Ketika massa sebuah benda mencapai batas tertentu, gravitasi mulai mampu mengalahkan kekuatan batuan penyusunnya. Lambat laun, bentuknya menjadi lebih mendekati bola.
Contohnya adalah planet katai, seperti Ceres yang memiliki bentuk hampir bulat karena gravitasinya cukup kuat untuk meratakan permukaannya. Dengan kata lain, semakin besar dan semakin masif suatu benda langit, semakin besar pula kemungkinan bentuknya menjadi bulat. Sebaliknya, asteroid kecil cenderung tetap mempertahankan bentuk yang unik dan tidak beraturan.
Kesimpulannya, asteroid memiliki bentuk tidak beraturan karena ukurannya terlalu kecil sehingga gravitasinya tidak cukup kuat untuk membentuk bola. Selain itu, miliaran tahun tabrakan, rotasi yang terus berlangsung, serta struktur internal yang longgar membuat bentuk asteroid semakin beragam.
Referensi
Asteroid Day. Diakses pada Juli 2026. LEARN – Why Aren’t Asteroids Round?
Livescience. Diakses pada Juli 2026. Why Are Asteroids and Comets Such Weird Shapes?
Sentinel Mission. Diakses pada Juli 2026. Why Do Asteroids Have Irregular Shapes? The Science Behind Their Uneven Forms
Space. Diakses pada Juli 2026. Why Are Asteroids and Comets Such Weird Shapes?