Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Kenapa Darah Hewan Kurban Harus Keluar Banyak saat Disembelih?

Kenapa Darah Hewan Kurban Harus Keluar Banyak saat Disembelih?
ilustrasi kambing (pixabay.com/JoakimMosebach)
Share Article

Saat menyaksikan penyembelihan hewan kurban untuk Idul Adha, perhatian orang biasanya langsung tertuju pada darah yang keluar dari tubuh hewan. Pemandangan ini memang muncul setiap tahun dan menjadi bagian dari proses kurban. Meski terlihat biasa, tidak sedikit yang penasaran kenapa darah bisa keluar dalam jumlah cukup banyak setelah penyembelihan dilakukan?

Uniknya, aliran darah kadang masih terus terlihat selama beberapa saat setelah penyembelihan. Faktanya, kondisi tersebut berkaitan dengan cara kerja tubuh hewan secara alami. Dalam dunia sains, ada penjelasan khusus mengenai proses yang terjadi saat hewan disembelih. Lalu, kenapa darah hewan kurban harus keluar banyak saat disembelih? Yuk, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!

1. Jantung masih memompa darah sesaat setelah disembelih

ilustrasi sapi
ilustrasi sapi (unsplash.com/screenroad)

Salah satu alasan darah hewan kurban bisa keluar cukup banyak karena jantung masih bekerja sesaat setelah penyembelihan dilakukan. Kondisi ini merupakan bagian dari proses biologis alami pada tubuh hewan. Di dalam tubuh, darah terus bergerak karena dipompa oleh jantung melalui pembuluh darah.

Saat pembuluh utama terbuka akibat penyembelihan, darah mulai keluar dari tubuh. Mengutip dari "Vascular Medicine: A Companion to Braunwald's Heart Disease (Second Edition)" yang dimuat di ScienceDirect pada 2013, tekanan di dalam pembuluh darah masih dapat bertahan selama beberapa saat setelah aliran utama terputus. Karena itu, darah tidak langsung berhenti mengalir dalam sekejap. Jantung juga masih dapat berdenyut singkat sehingga membantu mendorong darah keluar dari tubuh.

Proses keluarnya darah ini dikenal dengan istilah exsanguination atau pengeluaran darah dari tubuh. Semakin banyak darah yang keluar, semakin sedikit darah yang tertinggal di dalam jaringan tubuh hewan. Itu sebabnya, darah hewan kurban masih bisa terus mengalir beberapa saat setelah proses penyembelihan berlangsung.

2. Darah yang tersisa bisa memengaruhi kondisi daging

ilustrasi kambing
ilustrasi kambing (unsplash.com/BAILEY MAHON)

Darah yang masih tertinggal di dalam tubuh hewan dapat memengaruhi kondisi daging setelah penyembelihan. Oleh karena itu, pengeluaran darah hewan kurban menjadi bagian penting dalam proses penyembelihan. Dilansir Food Safety and Inspection Service, darah dan cairan di dalam jaringan tubuh dapat memengaruhi warna serta kualitas daging.

Jika terlalu banyak darah yang tertinggal, daging bisa lebih cepat mengalami perubahan kondisi. Selain itu, darah juga menjadi tempat yang mudah bagi bakteri untuk berkembang. Itu kenapa proses pengeluaran darah membantu menjaga kondisi daging agar tetap baik setelah penyembelihan dilakukan.

3. Pengeluaran darah membantu menjaga kebersihan daging

ilustrasi sapi
ilustrasi sapi (unsplash.com/Alex Belogub)

Selain memengaruhi kondisi daging, pengeluaran darah juga berkaitan dengan kebersihan setelah penyembelihan. Proses ini membantu mengurangi darah yang masih tertinggal di dalam tubuh hewan. Mengutip dari Food and Agriculture Organization (FAO), darah yang tertinggal dapat menjadi tempat berkembangnya mikroorganisme seperti bakteri.

Itu sebabnya, pengeluaran darah dianggap penting dalam proses penyembelihan hewan. Semakin sedikit darah yang tertinggal, risiko pertumbuhan bakteri juga dapat berkurang. Proses tersebut membantu menjaga daging tetap lebih higienis setelah penyembelihan dilakukan.

Hewan kurban yang disembelih, baik sapi maupun kambing, ternyata mengalami proses biologis yang cukup kompleks setelah penyembelihan dilakukan. Keluarnya darah dalam jumlah banyak bukan sekadar pemandangan yang biasa terlihat saat Idul Adha, tetapi juga berkaitan dengan kondisi dan kebersihan daging. Setelah mengetahui fakta ini, apakah kamu jadi lebih paham kenapa proses pengeluaran darah dianggap penting dalam penyembelihan hewan kurban?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎

Related Articles

See More

Kenapa Darah Hewan Kurban Harus Keluar Banyak saat Disembelih?

28 Mei 2026, 17:24 WIBScience