Kenapa Planet Venus Disebut Bintang Fajar?

Kalau kamu termasuk orang yang suka bangun pagi dan melihat ke luar, kamu mungkin sering menemukan titik putih terang di ufuk timur. Saking terangnya, banyak orang yang menganggapnya sebagai bintang. Nyatanya meski sekilas penampilannya seperti bintang, titik putih itu merupakan salah satu planet di Tata Surya yang dikenal dengan nama Venus.
Dibandingkan dengan planet lain, Venus memang merupakan planet yang paling sering mampir ke langit Bumi. Orang-orang juga kerap menyebut planet ini dengan julukan bintang fajar. Kira-kira apa alasannya?
1. Venus merupakan salah satu objek langit paling terang

Dari Bumi, penampakan Venus gak lebih dari titik putih seperti bintang-bintang pada umumnya. Namun, cahayanya yang terang membuat planet ini terlihat lebih menonjol. Sebetulnya, bukan tanpa alasan kenapa Venus terlihat begitu berbeda. Dilansir Live Science, pertama karena Venus sendiri sebetulnya merupakan salah satu tetangga terdekat Bumi. Jarak rata-rata Venus ke Bumi adalah 170 juta kilometer. Namun, pada momen tertentu, planet ini bahkan pernah berada pada jarak 38 juta kilometer dari Bumi.
Selain jarak, awan-awan Venus yang tebal juga memiliki andil dalam penampilan cemerlang Venus di langit Bumi. Membentang dari ketinggian 48 hingga 70 kilometer, awan tebal ini mengandung asam sulfat yang dapat menyerap sinar Matahari. Gak hanya menyerap, awan-awan ini juga memantulkan kembali 76 persen cahaya Matahari ke luar angkasa. Gak heran kalau akhirnya Venus terlihat lebih stunning dibandingkan dengan planet lainnya!
2. Kenapa Venus disebut bintang fajar?

Julukan bintang fajar disematkan ke Venus bukan hanya karena penampakannya di langit, melainkan juga karena planet ini gak bisa jauh-jauh dari Matahari. Venus sendiri merupakan planet inferior karena ia, sama seperti Merkurius, memiliki orbit yang lebih dekat dengan Matahari. Selain itu, orbit Venus juga berada di dalam orbit Bumi, yang artinya kita akan selalu melihat planet ini muncul di sisi matahari. Dilansir Universe Today, ketika Venus berada di belakang Matahari, planet ini akan muncul setelah Matahari terbenam.
Namun, ketika posisi Venus berada di depan Matahari, ia akan bergerak mendahului sang bintang induk menjelajahi langit, lalu muncul di ufuk timur beberapa jam sebelum Matahari terbit. Kemunculannya pada pagi hari inilah yang kemudian menarik perhatian banyak orang. Ditambah penampakan Venus yang terlihat seperti bintang terang, banyak orang akhirnya menjulukinya dengan sebutan bintang fajar.
3. Kapan waktu terbaik untuk melihat Venus?

Dibandingkan dengan Merkurius atau Mars, Venus adalah planet yang paling mudah dilihat. Hal ini bukan hanya karena Venus merupakan benda langit paling terang ketiga di langit Bumi, melainkan juga karena planet ini memiliki siklus sinodik. Ini berarti ia bisa terlihat selama 584 hari. Dari 584 hari ini, Venus akan muncul di langit barat selama 263 hari dan ufuk timur selama 263 hari. Sayangnya, dilansir Space, Venus gak bisa terlihat selama Januari 2026 karena posisinya yang terlalu dekat dengan Matahari.
Planet ini baru bisa dilihat pada bulan Februari 2026 di langit barat setelah Matahari terbenam. Selain itu, kamu juga bisa menyaksikan Venus pada 9 Juni 2026 mendatang di langit barat, lagi-lagi setelah Matahari terbenam. Gak sendirian, Venus akan ditemani oleh dua planet lain, yakni Jupiter dan Merkurius. Pada Agustus 2026 mendatang, Venus juga akan berada dalam jarak terjauhnya dari Matahari dan mencapai titik paling terang pada 18 September. Pada momen ini, Venus akan menjelma menjadi bintang senja yang sangat terang dengan magnitudo -4,4. Setelah September. Ia akan terus terlihat hingga Oktober sebelum akhirnya menghilang selama beberapa waktu.
Sebagai salah satu tetangga terdekat Bumi, Venus sebetulnya sangat mudah untuk ditemukan. Namun, kamu tentu harus mencari tahu kapan dan di mana planet ini akan muncul. Untuk lebih mudah, kamu juga bisa menggunakan aplikasi peta bintang yang tersedia di HP. Berdasarkan pengalaman, meski kerap kali disebut bintang fajar, penampakan Venus terbaik justru terjadi pada sore hari. Di titik paling terangnya, kamu bahkan bisa melihat Venus saat langit masih berwarna jingga.


















