Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Bagaimana Kucing Memilih Orang yang Disayangi? Ini Caranya

Bagaimana Kucing Memilih Orang yang Disayangi? Ini Caranya
ilustrasi kucing dan orang yang disayang (unsplash.com/Jakub Żerdzicki)
Intinya Sih
  • Kucing memilih orang yang disayanginya bukan hanya berdasarkan siapa yang memberi makan, tapi juga faktor kenyamanan dan kedekatan emosional sejak dini.
  • Interaksi rutin, waktu bersama yang konsisten, serta kebiasaan harian membuat kucing merasa aman dan lebih terhubung dengan seseorang.
  • Kucing cenderung menyukai manusia yang menghargai batasan pribadinya, menjaga rutinitas, dan memberi makanan sesuai selera secara teratur.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Kucing bisa saja menyapa semua orang, tapi kebanyakan dari hanya mau menghabiskan waktu bersama orang yang disayanginya. Bukan pilih kasih, lho. Sama seperti manusia, kucing memilih menghabiskan lebih banyak waktu dengan orang yang membuatnya nyaman.

Pertanyaannya, bagaimana kucing memilih orang yang disayangi? Kalau selama ini banyak anggapan yang mengatakan bahwa kucing memilih berdasarkan orang yang memberinya makan, itu pun tidak salah. Namun, anggapan tersebut juga tidak sepenuhnya benar, ya. Berikut penjelasannya.

Table of Content

Bagaimana kucing memilih orang yang disayanginya?

Bagaimana kucing memilih orang yang disayanginya?

Siapa yang memberi makan bukan satu-satunya kriteria anabul untuk menentukan manusia favoritnya. Lantas, apa faktor yang mendasari kucing memilih yang ia sayangi?

1. Keakraban sejak awal kehidupan

foto hanya ilustrasi (pexels.com/Anastasia Bekker)
foto hanya ilustrasi (pexels.com/Anastasia Bekker)

Kucing mungkin memilih orang yang disayanginya berdasar keakraban sejak awal kehidupannya. Molly DeVoss, spesialis pelatihan dan perilaku kucing bersertifikat yang juga pendiri Cat Behavior Solutions dalam The Dog People menjelaskan terkait hal tersebut. Menurutnya, usia 3—7 minggu memainkan peran penting terkait cara respon kucing pada manusia.

Interaksi sejak dini dengan manusia memungkinkan kucing lebih dekat dengan orang terkait. Kucing juga menjadi tidak mudah curiga atau merasa takut pada orang tersebut. Makin dini kamu berkenalan dengan anabul, semakin mungkin menjadi kesayangannya.

2. Menghabiskan waktu bersama

Kamu memelihara kucing saat sudah dewasa? Tenang, bukan berarti kamu tidak bisa menjadi kesayangan anabul, kok. Pasalnya, kucing mungkin memilih orang istimewa dengan mempertimbangkan waktu yang dihabiskan bersama.

Makin konsisten kamu menghabiskan waktu bersama, semakin mungkin kucing terhubung denganmu. Kamu jadi lebih mampu memahami kebutuhan hingga gestur anabul, lho. Dengan begitu, kucing merasa lebih dekat sehingga suka menghabiskan waktu bersamamu.

3. Punya jadwal konsisten

Sebagian besar kucing sangat menyukai kebiasaan atau rutinitas. Tidak mengherankan jika kucing memilih menyayangi orang yang punya jadwal pasti. Misalnya, mereka yang memberinya waktu makan, bangun tidur, mengajaknya bermain, dan sebagainya. 

Ikatan tersebut akan cukup kuat jika seseorang mulai melakukan berbagai aktivitas secara teratur. Kamu bisa mencoba membangun kebiasaan ini jika ingin menjadi salah satu orang favorit anabul.

4. Seorang yang menghargai batasan

ilustrasi kucing tidur (unsplash.com/Sarah)
ilustrasi kucing tidur (unsplash.com/Sarah)

Jangan kira anabul pasti menyukai orang yang selalu menghabiskan waktu bersamanya. Faktanya, kucing lebih nyaman dengan manusia yang menghargai batasan. Kucing mungkin kesal dengan orang-orang yang mengganggu waktu tidurnya hanya untuk membelai bulunya. 

Memahami dan menghargai batasan yang disukai anabul mungkin membuatnya menyukaimu lebih dari yang lain. Jika kamu melanggar batasan, kucing bisa saja mundur, bersembunyi, hingga mendesis sebagai bentuk penarikan diri.

5. Memberi makan

Pendapat umum yang mengatakan bahwa kucing menyukai pemberi makannya sebetulnya tidak sepenuhnya salah, kok. Benar, anabul bisa saja memilih orang yang disukainya berdasar pada seberapa sering kamu memberinya makan. Terlebih jika pemberian makan dilakukan secara teratur. 

Selain soal waktu, pilihan makanan juga bisa memengaruhi preferensi anabul. Bisa jadi kucing lebih menyukai manusia yang memberi makanan kesukaannya. Jadi, jangan heran kalau kucing lebih memilih orang lain karena sesekali memberinya wetfood atau menu favoritnya.

Dari kasus yang kamu alami, apakah faktor bagaimana kucing memilih orang yang disayanginya di atas benar adanya? Kalau sedang ingin membangun hubungan dengan anabul, pertimbangkan untuk memenuhi kelima faktor di atas, ya.

Referensi:

"Do Cats Have A Favorite Person? Plus, 5 Ways To Be Their No. 1". The Dog People. Diakses Maret 2025.
"How Do Cats Choose Their Favorite Person? 5 Interesting Factors (Vet-Reviewed)". Catster. Diakses Maret 2025.
"How Cats Choose Their Favorite Person (and How to Be That One!)". Sparkle Cat. Diakses Maret 2025.

FAQ Seputar Bagaimana Kucing Memilih Orang yang Disayangi

Apakah kucing bisa mendeteksi dan menyukai orang berdasarkan aroma tubuh tertentu?

Ya, sangat bisa. Kucing memiliki indra penciuman yang sangat tajam. Mereka cenderung menyukai manusia yang memiliki aroma tubuh yang menenangkan atau familier bagi mereka. Menariknya, kucing sering kali memilih orang yang memiliki bau "netral" atau bau khas rumah, dan terkadang mereka justru menghindari orang yang memakai parfum atau kolonye yang terlalu menyengat.

Mengapa kucing saya justru sering mendekati orang yang tidak suka atau takut kucing?

Ini adalah fenomena psikologi kucing yang unik. Orang yang tidak suka atau takut kucing biasanya akan menghindari kontak mata, diam, dan tidak mencoba menyentuh atau mengejar si kucing. Bagi kucing, bahasa tubuh yang "cuek" dan tidak intimidatif ini justru dianggap sebagai tanda aman dan sangat sopan. Akibatnya, kucing merasa bebas dan nyaman untuk mendekati orang tersebut.

Apakah nada atau jenis suara seseorang memengaruhi pilihan kucing?

Benar. Kucing umumnya lebih menyukai orang yang berbicara dengan nada suara yang lembut, tenang, dan agak tinggi (mirip seperti cara kita berbicara pada bayi). Suara yang terlalu ngebass, keras, atau menggelegar sering kali dianggap sebagai ancaman atau membuat mereka kaget, sehingga mereka cenderung menjauh.

Bisa tidak seekor kucing mengubah pilihan "orang favoritnya" seiring berjalannya waktu?

Bisa. Kucing adalah hewan yang adaptif. Jika terjadi perubahan besar dalam rumah—misalnya ada anggota keluarga baru yang lebih memahami bahasa tubuhnya, atau jika orang favorit sebelumnya menjadi terlalu sibuk dan jarang berinteraksi—kucing bisa mengalihkan perhatian dan kasih sayangnya kepada orang lain yang dirasa lebih memberikan rasa aman saat itu.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Lea Lyliana
Aria Hamzah
3+
Lea Lyliana
EditorLea Lyliana

Related Articles

See More