Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Fakta Unik Kadal Cacing Iberia, Punya Mata yang Tak Berguna

5 Fakta Unik Kadal Cacing Iberia, Punya Mata yang Tak Berguna
kadal cacing iberia (commons.wikimedia.org/Bernard DUPONT)
Intinya Sih
  • Kadal cacing iberia (Blanus cinereus) adalah reptil tanpa kaki mirip cacing, berukuran rata-rata 15 sentimeter dan maksimal 30 sentimeter, dengan tubuh memanjang serta sisik halus.
  • Spesies berwarna pink ini hidup di bawah tanah Portugal dan Spanyol, menyukai humus, semak, bebatuan, serta tanah gembur pada ketinggian sekitar 400–1.400 mdpl.
  • Sebagai predator oportunis, ia memakan serangga dan larvanya; mata primitifnya tertutup sisik, sehingga mengandalkan lidah untuk bernavigasi dan mencari mangsa.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Kadal umumnya punya empat kaki yang memiliki cakar tajam untuk memanjat atau mencengkeram mangsa. Namun, ada satu jenis kadal unik yang tidak memiliki kaki, yaitu kadal cacing atau worm lizard. Seperti namanya, kadal cacing tak punya kaki, tubuhnya memanjang, dan bentuk badannya sangat mirip dengan cacing.

Salah satu spesiesnya adalah kadal cacing iberia (Blanus cinereus). Ia merupakan spesies kecil dengan panjang belasan centimeter dan hidup di dalam tanah. Kadal cacing iberia memang terlihat aneh, tapi ia sama sekali tidak berbahaya bagi manusia. Mau tahu lebih dalam tentang kadal cacing iberia? Simak berbagai fakta uniknya di bawah ini, yuk.

1. Kadal cacing iberia merupakan predator oportunis

kadal cacing iberia
kadal cacing iberia (commons.wikimedia.org/Bouke ten Cate)

Laman EOL menjelaskan bahwa kadal cacing iberia merupakan predator oportunis yang artinya ia akan memakan apapun. Beberapa makanan utamanya adalah serangga dan larva serangga. Dalam hal ini, kadal cacing iberia kerap mencari serangga yang hidup di dalam tanah, bebatuan, semak-semak, dan beberapa spesies serangga berukuran besar. Para ahli juga berspekulasi bahwa kadal cacing iberia sangat menyukai makanan yang penuh energi. Namun, saat kondisi lingkungannya memburuk ia bisa menyesuaikan diri dan mulai memakan apapun yang tersedia.

2. Kadal cacing iberia menghuni wilayah Mediterania

kadal cacing iberia
kadal cacing iberia (commons.wikimedia.org/Bouke ten Cate)

Penyebaran utama kadal cacing iberia adalah wilayah Mediterania. Secara spesifik, laman The Reptile Database menerangkan bahwa kadal berwarna pink tersebut bisa dijumpai di Portugal dan Spanyol. Berbagai penelitian juga mengungkap fakta bahwa cadal cacing iberia adalah hewan yang hidup di dalam tanah. Biasanya, ia sangat suka hidup di area yang kaya akan humus, semak-semak, bebatuan, dan tanah gembur.

Ia juga cukup adaptif karena bisa hidup di daerah yang ketinggiannya sekitar 400 hingga 1,400 mdpl. Gerakan kadal cacing iberia juga sangat bervariasi tergantung lingkungan dan kondisi tanah. Umumnya, ia bisa bergerak dan berkelana sekitar 0-20 centimeter setiap harinya. Ketika kepanasan ia akan menggali tanah dengan cukup dalam. Kadal ini juga akan naik ke permukaan tanah saat berburu.

3. Kadal cacing iberia punya morfologi yang mirip cacing

kadal cacing iberia
kadal cacing iberia (commons.wikimedia.org/^ozo^)

Seperti namanya, kadal cacing iberia merupakan spesies reptil yang sangat mirip cacing. Pertama ia punya badan memanjang, tanpa kaki, dan tubuhnya terlihat berbuku-buku karena punya corak garis yang mencolok. Sisiknya juga kecil dan halus, membuat teksturnya semakin mirip dengan cacing, khususnya cacing tanah.

Laman Animalia menjelaskan bahwa panjang rata-rata kadal cacing iberia ada di angka 15 centimeter. Sementara itu, panjang maksimalnya bisa mencapai 30 centimeter. Kadal ini juga mirip dengan ular karena memiliki lidah bercabang yang digunakan untuk mendeteksi makanan dan "mencium" area sekitar. Kepalanya membulat dan ia punya barisan gigi kecil yang cukup tajam.

4. Kadal cacing iberia punya mata primitif yang tak berguna

kadal cacing iberia
kadal cacing iberia (inaturalist.org/Axel Gosseries)

Sama seperti kadal lain, kadal cacing iberia memiliki sepasang mata di kepalanya. Laman iNaturalist menerangkan bahwa mata tersebut merupakan mata primitif yang tidak berguna. Matanya sangat kecil, tidak berkembang secara sempurna, dan tertutup oleh sisik berukuran besar. Jika dilihat secara kasat mata, mata tersebut hanya nampak seperti dua titik kecil di kepala. Kadal cacing iberia juga tak menggunakan matanya sebagai indera utama. Di dalam tanah yang gelap kadal ini lebih mengandalkan lidahnya dalam menentukan arah atau mencari mangsa.

5. Kadal cacing iberia tidak berbahaya bagi manusia

kadal cacing iberia
kadal cacing iberia (inaturalist.org/mjdp)

Dilansir Diputación de Málaga, kadal cacing iberia bisa memberikan gigitan kecil ketika digenggam. Untungnya, gigitannya tak menyakitkan dan sama sekali tidak berbahaya. Giginya sendiri kecil tapi cukup tajam sehingga mampu mencengkeram dan sangat efektif untuk memakan serangga kecil. Kadal cacing iberia juga tidak berbisa, berbeda dengan ular. Kadal cacing iberia sendiri termasuk hewan yang pemalu dan lebih memilih kabur jika bertemu dengan manusia.

Ketidakhadiran kaki tak membuat kehidupan kadal cacing iberia menjadi lebih sulit. Sebaliknya, ia mampu hidup dengan baik di dalam tanah karena badannya bisa masuk ke lubang dengan lebih mudah. Hal tersebut membuatmu tak boleh meremehkan hewan apapun. Di balik bentuk tubuhnya yang tak biasa, kadal cacing iberia justru sudah beradaptasi dengan habitatnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More