Di belantara Pulau Sulawesi, terdapat sebuah fenomena alam unik yang jarang ditemukan pada spesies unggas di dunia. Jika mayoritas burung harus duduk berhari-hari mengerami telur mereka menggunakan kehangatan tubuhnya, burung maleo punya trik yang lebih canggih. Burung endemik berpenampilan eksotis ini memanfaatkan energi geothermal alias panas bumi serta pasir pantai sebagai inkubator alami untuk menetas keturunan mereka.
Rahasia luar biasa ini terletak pada benjolan hitam di atas kepala sebagai alat pendeteksi suhu presisi tinggi. Pasangan maleo akan menggali lubang sedalam puluhan sentimeter di tanah atau pasir, lalu membenamkan telur mereka yang berukuran lima kali lebih besar dari telur ayam. Tanpa perlu dierami oleh induknya, telur-telur ini akan menetas secara mandiri berkat suhu hangat bumi yang stabil. Yuk, simak lima rahasia maleo mengerami telurnya berikut ini!
