Saat melihat peluncuran roket ke luar angkasa, kita mungkin mengira perjalanan menuju planet lain hanya membutuhkan beberapa hari. Apalagi roket melesat dengan kecepatan ribuan kilometer per jam dalam hitungan menit. Namun kenyataannya justru sangat berbeda.
Sebagai contoh, perjalanan menuju Mars biasanya membutuhkan waktu sekitar tujuh hingga sembilan bulan. Bahkan jika suatu hari manusia benar-benar tinggal di Mars, perjalanan pulang-pergi bisa memakan waktu hampir tiga tahun. Lalu kenapa misi luar angkasa berlangsung selama itu? Bukankah teknologi manusia sudah sangat canggih? Jawabannya ternyata bukan sekadar karena mesin roket yang kurang bertenaga. Ada beberapa faktor ilmiah yang membuat perjalanan antariksa memang harus berlangsung selama berbulan-bulan.
