Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Tingkatan Suhu Api Berdasarkan Warna Nyala Apinya

5 Tingkatan Suhu Api Berdasarkan Warna Nyala Apinya
Pexels/Nuh Isa Nada El Carillo (api membakar)
  • Api yang paling panas ini berada di dalam inti matahari, api putih muncul akibat adanya reaksi fusi oleh matahari.

  • Api biru mempunyai suhu sekitar 1500 derajat celcius, mungkin api ini sering kita jumpai di kompor gas yang ada di dapur.

  • Tingkat efisiensi dari pembakaran api kuning berada di bawah api biru. Api kuning biasanya dihasilkan oleh pembakaran minyak tanah yang juga cenderung ke jingga.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Api merupakan oksidasi yang cepat terhadap suatu material dalam proses pembakaran kimiawi yang menghasilkan panas, cahaya, serta hasil kimia yang lain. Api berupa energi berintensitas yang bervariasi serta memiliki cahaya.

Penemuan cara menghasilkan api merupakan salah satu hal yang paling berguna bagi kehidupan manusia. Banyak sekali manfaat api yang kita rasakan sehari-hari. Tingkatan suhu api bisa kita lihat dari warna nyala api tersebut yang menunjukkan tingkat efisiensi pembakarannya.

Berikut daftarnya.

 

  1. 1. Api Putih

    Matahari menyinari Kota Semarang saat siang hari. (IDN Times/Dhana Kencana)
    Matahari menyinari Kota Semarang saat siang hari. (IDN Times/Dhana Kencana)

    Api yang paling panas ini berada di dalam inti matahari, api putih muncul akibat adanya reaksi fusi oleh matahari. Karena suhunya yang melebihi 2000 derajat celcius, api putih banyak dipakai di pabrik-pabrik yang memproduksi material besi dan bahan sejenisnya. Api ini mungkin sangat jarang kita temui.

  2. 2. Api Biru

    Api biru kawah ijen
    Api biru kawah Ijen (commons.wikimedia.org/Thomas Fuhrmann)

    Api biru mempunyai suhu sekitar 1500 derajat celcius, mungkin api ini sering kita jumpai di kompor gas yang ada di dapur. Api biru berbahan bakar gas serta mengalami pembakaran yang sempurna. Tingkatan api ini masih di bawah api putih, tetapi masih di atas api berwarna kuning, jingga, dan merah yang umum kita jumpai.

  3. 3. Api Kuning

    pixabay.com/HolgersFotografie
    pixabay.com/HolgersFotografie

    Api yang satu ini mempunyai suhu sekitar 1200 sampai 1500 derajat celcius, masih sangat panas bukan? Tingkat efisiensi dari pembakaran api kuning berada di bawah api biru. Api kuning biasanya dihasilkan oleh pembakaran minyak tanah yang juga cenderung ke jingga. Api ini biasanya sering kita lihat di bagian tengah nyala api.

  4. 4. Api Jingga

    unsplash.com/Cullan Smith
    unsplash.com/Cullan Smith

    Api berwarna jingga sering kita jumpai pada pembakaran kayu atau arang. Api ini mempunyai suhu yang lebih dingin dibandingkan api kuning, suhunya berada di kisaran 1000 sampai 1200 derajat celcius. Mungkin api jingga merupakan warna api yang paling sering kita jumpai.

  5. 5. Api Merah

    pexels.com/icon0.com
    pexels.com/icon0.com

    Api merah merupakan api dengan suhu yang paling rendah. Suhunya berada di bawah 1000 derajat celcius. Api ini biasanya kita temui di bagian paling luar dari nyala api, pembakarannya pun bisa dibilang kurang sempurna. Namun tetap jangan bermain-main dengan api ini ya!

    Itulah 5 tingkatan suhu api berdasarkan warna nyala apinya. Walaupun berbeda warnanya, api tetaplah api yang punya suhu tinggi. Semoga informasi tadi bisa bermanfaat dan menambah wawasan kamu ya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More