ilustrasi: pembentukan Tata Surya (nasa.gov)
Planet hadir dalam berbagai ukuran, komposisi, dan warna, bahkan terkadang mereka memiliki cincin. Dari mana cincin-cincin ini berasal?
Meskipun Saturnus merupakan planet yang paling akrab dengan cincin, sumber cincin planet sebenarnya sebagian besar masih menjadi misteri hingga beberapa tahun terakhir. Para astronom tidak tahu apakah cincin itu setua planet itu sendiri, atau relatif baru.
Dilansir Planetary, jawaban mengenai mengapa planet Jupiter, Uranus, dan Neptunus tidak memiliki rangkaian cincin yang agung seperti Saturnus, setidaknya saat ini, terletak pada pemahaman bagaimana cincin terbentuk, berevolusi, dan dalam beberapa kasus, menghilang.
Itulah keempat planet yang memiliki cincin. Kini, kamu sudah mengetahui bahwa Saturnus bukanlah satu-satunya planet dengan cincin.
Bagaimana cincin planet bisa terbentuk? | Salah satu teori menyebut cincin terbentuk dari sisa bulan, komet, atau asteroid yang hancur akibat gaya gravitasi planet dan kemudian tersebar mengelilinginya. |
Apakah cincin planet bisa hilang? | Bisa. Ilmuwan memperkirakan cincin dapat perlahan menghilang karena partikel-partikelnya jatuh ke planet atau tersebar ke luar angkasa seiring waktu. |
Kenapa planet berbatu seperti Bumi tidak punya cincin besar? | Planet berbatu seperti Bumi memiliki gravitasi dan kondisi lingkungan yang berbeda dibanding planet raksasa gas, sehingga lebih sulit mempertahankan sistem cincin stabil. |