Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

3 Tips Melindungi Kucing dari Asap Karhutla di Rumah

3 min read
3 Tips Melindungi Kucing dari Asap Karhutla di Rumah
ilustrasi kucing (pexels.com/Inge Wallumrød )
  • Kucing tetap berisiko terpapar asap karhutla di dalam rumah; jaga di dalam ruangan, tutup pintu dan jendela, serta pastikan suhu ruangan tetap sejuk.
  • Jangan mengandalkan bau asap sebagai penanda keamanan udara karena partikel PM2.5 dapat masuk ke paru-paru; pantau kualitas udara dan batasi paparan luar.
  • Waspadai batuk, napas cepat atau sulit, serta iritasi mata pada kucing; bila mengalami kesulitan bernapas, segera bawa ke dokter hewan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kucing juga bisa terdampak asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mencemari udara. Partikel halus dalam asap dapat masuk ke saluran pernapasan kucing dan mengganggu kesehatannya. Bahkan, kucing yang berada di dalam rumah tetap berisiko terpapar asap jika udara dari luar masuk melalui pintu, jendela, atau ventilasi.

Karena itu, pemilik kucing perlu mengambil langkah pencegahan saat karhutla terjadi. Ada beberapa tips yang bisa dilakukan untuk mengurangi paparan asap dan menjaga kesehatan kucing di rumah. Tips apa saja kah itu? Berikut tiga tips melindungi kucing dari asap karhutla yang perlu diketahui.

  1. 1. Jaga kucing tetap di dalam rumah saat karhutla

    ilustrasi kucing
    ilustrasi kucing (pexels.com/Kaan Keskin)

    Saat asap karhutla menyelimuti lingkungan, kucing sebaiknya tetap berada di dalam rumah untuk mengurangi paparan asap. Mengutip dari US Environmental Protection Agency (EPA), asap kebakaran dapat mengiritasi mata dan saluran pernapasan hewan peliharaan. Karena itu, pemilik disarankan menjaga kucing tetap di dalam ruangan dan menutup pintu serta jendela ketika asap berada di luar.

    Batasi juga waktu kucing berada di luar untuk buang air jika ia terbiasa beraktivitas di halaman. Namun, pastikan ruangan tetap sejuk karena panas di dalam rumah juga dapat membahayakan kucing. Jika rumah terasa terlalu panas dan udara berasap, pertimbangkan memindahkan kucing ke tempat yang lebih sejuk dengan kualitas udara lebih baik.

  2. 2. Jangan andalkan bau untuk menilai keamanan udara

    ilustrasi kucing
    ilustrasi kucing (pexels.com/Pixabay)

    Bau asap bukan satu-satunya indikator untuk menentukan apakah udara aman bagi kucing. Berdasarkan penjelasan dari EPA, asap kebakaran hutan mengandung partikel halus PM2.5 yang dapat masuk jauh ke dalam paru-paru. Partikel ini tidak selalu dapat dinilai hanya melalui bau, sehingga udara yang tidak terlalu berbau asap belum tentu bebas dari polusi.

    Kucing yang terpapar partikel tersebut dapat mengalami iritasi mata dan gangguan pernapasan. Oleh sebab itu, pemilik kucing sebaiknya memantau informasi kualitas udara, termasuk kadar PM2.5, ketika karhutla terjadi. Jika kualitas udara memburuk, batasi paparan kucing terhadap udara luar meskipun bau asap tidak terlalu tercium.

  3. 3. Kenali gejala gangguan kesehatan pada kucing

    ilustrasi kucing
    ilustrasi kucing (pixabay.com/dexmac)

    Kucing yang terpapar asap karhutla dapat mengalami gangguan kesehatan, terutama pada saluran pernapasannya. Berdasarkan studi yang terbit dalam Journal of the American Animal Hospital Association pada 2024, inhalasi asap dapat menyebabkan peradangan saluran napas, gangguan pengangkutan oksigen, serta cedera akibat panas dan bahan kimia. Gejala yang perlu diwaspadai antara lain batuk, napas cepat atau sulit, dan iritasi pada mata.

    Pada kondisi yang lebih serius, kucing dapat mengalami kekurangan oksigen sehingga membutuhkan penanganan segera. Jika kucing menunjukkan kesulitan bernapas, segera bawa ke dokter hewan dan jangan menunda pertolongan untuk mengamati apakah gejalanya membaik. Penanganan dapat mencakup pemberian oksigen dan perawatan saluran napas sesuai kondisi kucing.

    Membatasi aktivitas kucing di luar rumah, memantau kualitas udara, dan mengenali gejala gangguan kesehatan dapat membantu mengurangi risiko paparan asap karhutla. Jika kucing menunjukkan tanda-tanda gangguan pernapasan, segera hubungi dokter hewan untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Kalau kamu punya kucing di rumah, langkah apa yang akan kamu lakukan untuk melindunginya dari asap karhutla?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Di Balik Produksi Operasi Pesta Copet

Related Articles

See More