Comscore Tracker

7 Penyebab Ikan Cupang Mati Mendadak, Cegah Sebelum Terlambat!

Jangan sampai terjadi pada cupang kesayanganmu

Melihat ikan cupang kesayangan tiba-tiba mengambang di akuarium pasti bikin kamu patah hati. Apalagi jika ikan tersebut telah dirawat dengan sungguh-sungguh dalam jangka waktu yang lama. Ketika ini terjadi, kamu pasti bertanya-tanya, apa yang menyebabkan mereka mati?

Ikan cupang atau betta fish sebenarnya tidak rapuh. Mereka tercatat dapat bertahan hidup hingga lima tahun jika dirawat dengan baik. Namun ada sejumlah penyebab yang bisa membuat mereka mati mendadak. Hal ini bisa berasal dari kesalahan kita sebagai pemilik dan dari faktor lain yang berada di luar kendali. 

Maka dari itu untuk mengantisipasinya, yuk, simak sejumlah penyebab kematian cupang berikut ini!

1. Kondisi air yang tidak sesuai

7 Penyebab Ikan Cupang Mati Mendadak, Cegah Sebelum Terlambat!squarespace-cdn.com

Penyebab kematian ikan cupang yang paling sering terjadi adalah buruknya kondisi air akuarium. Mereka membutuhkan air dengan kriteria seperti berikut ini:

  • Suhu hangat, yaitu di antara 24 hingga 27 derajat Celcius. Sebaiknya tak kurang maupun lebih dari itu;
  • Bersihkan air dari klorin dengan deklorinator agar cupang tak keracunan;
  • Suhu air tidak boleh berubah secara tiba-tiba;
  • Air harus diganti secara rutin.

Ikan cupang memang terkenal mampu hidup di lingkungan yang keras sekalipun. Akan tetapi, ketika kamu memeliharanya, kamu harus menyediakan lingkungan hidup yang sesuai. Bersihkanlah akuarium dan ganti air secara rutin, serta gunakan penghangat agar mereka tetap sehat. 

2. Akuarium terlalu sempit

7 Penyebab Ikan Cupang Mati Mendadak, Cegah Sebelum Terlambat!haikudeck.com

Tak sedikit pula orang yang beranggapan bahwa cupang mampu bertahan hidup di akuarium yang kecil. Miskonsepsi ini muncul karena penjual sering kali menaruh mereka di dalam plastik sempit dengan air yang begitu minim. 

Ini bukanlah hal yang tepat. Ketika kamu membeli cupang, kamu harus segera memindahkannya ke akuarium yang lebih luas. Jangan gunakan stoples kecil, ya. Kenapa demikian?

Dilansir Pet Helpful, ketika air di dalam akuarium hanya sedikit, kotoran dan urine akan bercampur dan tak sengaja masuk ke tubuh cupang. Mereka pun akan keracunan dan mati setelahnya. 

3. Terlalu banyak memberi ikan makan

7 Penyebab Ikan Cupang Mati Mendadak, Cegah Sebelum Terlambat!chiangraitimes.com

Penyebab lain yang bisa membuat ikan cupang mati adalah ketika kamu terlalu banyak memberinya makan. Mereka memang tampak lahap dan seakan selalu lapar. Namun kamu harus tahu porsi makan mereka. 

Dilansir Japanese Fighting Fish, cupang sebaiknya diberi makan dua kali sehari dalam porsi kecil. Jika kamu menggunakan pelet, 5-6 butir saja cukup untuk sekali makan. Bagaimana dengan jenis pakan lain?

Ketahuilah bahwa ukuran perut cupang kira-kira sama dengan bola matanya. Jadi, berikan makanan tak lebih dari ukuran tersebut. Hal ini juga bisa mencegah busuknya sisa-sisa pakan di dalam akuarium.

Baca Juga: Akur dan Damai, 7 Ikan Hias ini Bisa Hidup Bersama Ikan Cupang

4. Terganggu dengan ikan lain di akuarium

7 Penyebab Ikan Cupang Mati Mendadak, Cegah Sebelum Terlambat!shopify.com

Seperti yang kita tahu, cupang memiliki insting bertarung yang tinggi. Mereka sangat agresif dan sulit dipasangkan dengan ikan lain. Jika kamu salah memilih "teman" untuknya, justru akan terjadi hal yang tak diinginkan. 

Jika ikan lain berukuran tubuh lebih besar, cupang akan stres dan terintimidasi olehnya. Sedangkan ikan-ikan yang lebih kecil memiliki potensi untuk mengigit-gigit sirip cupang. Hal ini akan membuatnya rentan mati. 

Beberapa jenis ikan yang cocok dengan cupang di antaranya adalah neon tetra, rasbora, udang kecil, siput, catfish, dan siput. Jika ingin memberikan teman untuk cupang, pastikan akuariummu besar dan dihiasi banyak dekorasi dan tumbuhan air. 

5. Ikan cupang stres

7 Penyebab Ikan Cupang Mati Mendadak, Cegah Sebelum Terlambat!freepik.com/jcomp

Bukan hanya kamu yang bisa burnout dan stres, ikan cupang pun mengalami hal ini. Berikut ini sejumlah penyebabnya:

  • Kondisi akuarium dan air yang buruk;
  • Merasa terintimidasi dengan ikan lain yang ada di dalam akuarium;
  • Tidak ada tempat untuk bersembunyi;
  • Aliran air di akuarium terlalu tinggi, cupang lebih suka air yang tenang;
  • Terlalu sering melihat bayangan dirinya sendiri di kaca sehingga memicu insting bertarung.

6. Cupang mengalami cedera

7 Penyebab Ikan Cupang Mati Mendadak, Cegah Sebelum Terlambat!bettacarefishguide.com

Cupang memang termasuk ikan yang kuat. Akan tetapi siripnya yang panjang dan tipis sangatlah rapuh. Jika mereka terdapat cedera di bagian tersebut, kondisinya rentan memburuk dan berujung pada kematian. 

Maka dari itu, hindarkan semua hal yang mampu melukai sirip cupang. Jangan gunakan dekorasi dan tumbuhan yang tajam serta jauhkan mereka dari ikan lain yang sama-sama agresif. 

7. Penyakit dan parasit tertentu

7 Penyebab Ikan Cupang Mati Mendadak, Cegah Sebelum Terlambat!small-pets.lovetoknow.com

Dilansir Rate My Fish Tank, ada beberapa penyakit yang rentan untuk diidap cupang. Berikut ini di antaranya:

  • Tuberkulosis;
  • Pembusukan sirip dan ekor karena cedera;
  • Columnaris, infeksi bakteri yang membuat sirip berlubang-lubang dan munculnya bisul di tubuh cupang;
  • Hemoragik, pendarahan di mulut dan mata ikan;
  • Dropsy, penyakit ginjal;
  • Eyecloud, penyakit mata yang menimbulkan lapisan putih pada kornea;
  • Munculnya parasit jamur di sekitar mulut. 

Sering kali penyakit di atas menjangkit cupang karena akuarium yang kotor, tertular dari ikan lain, atau telah dibawanya sejak kecil. Maka dari itu, lakukan transaksi dengan penjual yang terpercaya, rawat cupang dan akuarium sebaik mungkin, serta jangan lupa karantina semua ikan selama 3 minggu sebelum memasukkannya ke akuarium. 

Itulah sejumlah penyebab kematian cupang yang paling sering terjadi. Antisipasi sebaik mungkin agar peliharaanmu tumbuh dengan sehat, ya!

Baca Juga: 7 Kesalahan Pemula saat Memelihara Ikan Cupang, Pahami ya!

Topic:

  • Izza Namira
  • Bayu D. Wicaksono

Berita Terkini Lainnya