10 Potret Pembalap Rookie MotoGP, Siapa Paling Kece?

Indonesia vakum dari kalender resmi MotoGP sejak 1997. Setelah 25 tahun menunggu, ajang balap motor paling bergengsi itu kembali ke Indonesia.
Kata kunci "MotoGP" di Indonesia meningkat tajam beberapa hari sebelum perhelatan resmi MotoGP di Pertamina Mandalika International Street Circuit. Bahkan, setelah balapan usai, jejak pencarian itu dapat dilacak dari berbagai sosial media, seperti Instagram, Twitter, Facebook, dan sebagainya.
Sejak saat itu, warganet Indonesia berbondong-bondong mengikuti laman sosial media para pembalap, tidak terkecuali para rookie MotoGP. Pembalap itu adalah Marco Bezzecchi (Mooney VR46 Racing Team), Raul Fernandez serta Remy Gardner (Tech3 KTM), Fabio Di Giannantoni (Gresini Racing), dan Darryn Binder (WithU Yamaha RNF).
Performa mereka cukup menjanjikan. Seiring waktu, para pembalap rookie akan menggantikan posisi pembalap yang saat ini mendominasi.
1. Marco Bezzecchi merupakan salah satu murid Valentino Rossi di VR46 Riders Academy

2. Mengawali karier pada 2015, Marco Bezzechi merupakan salah satu kandidat juara Moto2 2021

3. Darryn Binder merupakan pembalap kedua yang melompat dari kelas Moto3 ke MotoGP

4. Darryn Binder tampil memukau dengan finis di urutan ke-10. Poin perdana di kelas MotoGP

5. Raul Fernandez merupakan rookie Moto2 2021 yang menjadi runner-up dengan total delapan kemenangan

6. Kembali menjadi rookie di kelas MotoGP, Raul Fernandez merupakan pembalap menjanjikan pada masa depan

7. Juara dunia Moto2 2021, Remy Gardner merupakan anak dari legenda MotoGP Wayne Gardner

8. Saat di kelas Moto2, Remy Gardner dan Raul Fernandez bersaing ketat hingga seri terakhir di Valencia. Mereka hanya berselisih empat poin

9. Bersama Gresini Racing, Fabio Di Giannantonio membawa banyak sponsor dari Indonesia. Lagi pose kelilipan, ya?

10. Fokus utama Fabio Di Giannantonio musim ini, yaitu beradaptasi dengan motor MotoGP yang sangat cepat

Bursa pembalap MotoGP bergerak dinamis, para pembalap silih berganti. Siapa jagoan kamu setelah para veteran pensiun satu per satu?


















