5 Rekrutan Pemain Terburuk dalam Karier Kepelatihan Sir Alex Ferguson

Sir Alex Ferguson adalah salah satu pelatih terbaik dan ikonik bagi Manchester United dan sepak bola Inggris Berkat tangan dinginnya, The Red Devils berhasil meraih puncak kejayaan.e rutama pada awal 2000-an dengan memenangkan treble winners 1998/1999.
Sir Alex Ferguson dikenal sebagai pelatih yang jeli dalam pembelian pemain untuk timnya. Yang terbaik tentu saja adalah Cristiano Ronaldo, Wayne Rooney, Rio Ferdinand dan Nemanja Vidic. Namun, Sir Alex Ferguson juga pernah salah dalam merekrut pemain bagi Manchester United.
Siapa sajakah pemain yang jadi kegagalan transfer Sir Alex Ferguson? Di bawah ini adalah ulasannya.
1. Juan Sebastian Veron

Juan Sebastian Veron bermain sangat apik dengan Lazio di Serie A, di mana ia mencetak 14 gol dari 79 laga bersama Lazio. Pada 13 Juli 2001, Manchester United resmi membeli Veron dari Lazio dengan biaya transfer mencapai 42,6 juta Euro, menjadikannya sebagai pemain dengan transfer termahal di sepak bola Inggris saat itu.
Playmaker Argentina memulai kariernya di Inggris dengan baik di bawah Sir Alex Ferguson tetapi seiring waktu, ia kesulitan untuk mengimbangi permainan Premier League yang cepat. Cedera juga mepersulit situasi Veron di The Red Devils.
Meskipun memenangkan Premier League musim 2002/2003, Veron dijual ke Chelsea dengan harga 21,8 juta Euro pada musim berikutnya. Bersama United. Veron berhasil mengemas 11 gol dan 11 assist dari 82 laga yang ia mainkan di semua ajang.
2. Bebe

Penandatanganan Bebe sangat dipertanyakan oleh banyak pihak, karena Sir Alex Ferguson sendiri mengakui bahwa dia belum pernah melihat Bebe bermain sebelum dibeli United. Mungkin salah satu transfer terburuk dan teraneh sepanjang masa The Red Devils, Bebe didatangkan Manchester United dari Vitória Guimarães dengan mahar 8,8 juta Euro.
Awalnya ia akan dipinjamkan, namun Manchester United menolak agar Bebe bisa berkembang dan belejar bahas Inggris pada saat yang sama. Sayangnya, keputusan ini percuma karena pemain asal Portugal itu memberikan penampilan di bawah standar.
Bersama The Red Devils, Bebe hanya tampil dalam 7 laga di semua ajang dengan koleksi 2 gol. Bebe akhirnya pindah dengan status pinjaman ke Besiktas pada tahun 2011. Karier Bebe terbilang singkat bersama Manchester United.
3. Masimmo Taibi

Sir Alex Ferguson mungkin adalah orang paling bahagia di planet ini setelah memenangkan treble winner di musim 1998/1999 bersama Manchester United. Namun tak lama setelah itu, ia terpaksa mendatangkan penjaga gawang baru karena kepergian penjaga gawang utama mereka yakni Peter Schmeichel.
Bukan perkara mudah untuk mencari pengganti Schmeichel, terlebih lagi kiper cadagan Manchester United saat itu, Mark Bosnich sedang mengalami cedera. Akhirnya Sir Alex Ferguson menjatuhkan pilihan pada Massimo Taibi yang berasal dari klub Venezia. Talibi didatangkan secara gratis.
Taibi berbagi tugas dengan Raimond van der Gouw untuk menjaga gawang The Red Devils. Apesnya, Taibi sering membuat blunder di depan gawang United dan ini bukan pertanda baik bagi Sir Alex Ferguson. Taibi hanya tampil dalam 4 laga di Premier League dan ia kebobolan 11 gol.
4. Kleberson

Kleberson memulai karier sepak bolanya dengan Atletico Paranaense di Brasil. Setelah memenangkan Parana State League pada tahun 2000 dan 2001, ia dipanggil untuk bermain memperkuat timnas Brasil. Kleberson memainkan peran penting dalam kesuksesan Brasil di Piala Dunia 2002.
Manajer Brasil saat itu Luiz Felipe Scolari memuji Kleberson. Klub besar Eropa seperti Barcelona, Newcastle United, Leeds United dan Celtic tertarik merekrutnya. Pada akhirnya, Manchester United mengontrak pemain Brasil itu dengan biaya 8,6 juta Euro.
Sayangnya, Kleberson tidak bisa memberikan penampilan yang maksimal bagi skuad asuhan Sir Alex Ferguson. Kleberson hanya membuat 30 penampilan dari musim 2003/2004 hingga 2004/2005. Ia hanya mencetak 2 gol saja dan menyumbangkan 6 assist. Kleberson dijual ke Besiktas pada tahun 2005, menjadikannya sebagai salah satu pembelian paling mengecewakan oleh Sir Alex Ferguson.
5. Eric Djemba-Djemba

Manchester United di bawah Sir Alex Ferguson sedang mencari pengganti jangka panjang untuk Roy Keane yang saat itu berusia 31 tahun. Eric Djemba-Djemba menjadi target utama setelah tampil apik bersama Nantes.
Pemain asal Kamerun itu akhirnya berlabuh di Old Trafford, ia dibeli dengan harga 4,5 juta Euro pada musim panas 2003. Selama berkarier bersama United, Eric Djemba-Djemba berhasil memenangkan FA Cup dan Community Shield. Namun, penampilan Eric Djemba-Djemba sangat tidak konsisten.
Ia hanya membuat 39 penampilan bersama Manchester United di semua ajang. Eric Djemba-Djemba gagal membuktikan bahwa ia bisa menjadi pewaris Roy Keane di lini tengah.
Walaupun kaya pengalaman dan segudang prestasi, nyatanya Sir Alex Ferguson tetaplah manusia yang pernah berbuat salah. Pemain di atas direrkrut oleh Sir Alex Ferguson, tapi mereka tampil flop dan dibuang Manchester United.



















