Apriyani Rahayu Dipastikan Absen Turnamen hingga Akhir 2026

Apriyani Rahayu dipastikan absen dari sisa turnamen bulu tangkis 2026 untuk memulihkan cedera lutut yang kambuh.
Cedera Apriyani disebut tidak parah dan ia sudah mulai menjalani latihan ringan dengan memegang raket.
PBSI masih mengevaluasi rencana turnamen serta kemungkinan pasangan Apriyani pada 2027.
Jakarta, IDN Times - Atlet spesialis ganda Indonesia, Apriyani Rahayu, dipastikan tidak akan tampil di sisa turnamen bulu tangkis sepanjang 2026. Peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 ini disebut masih membutuhkan waktu untuk memulihkan cedera lututnya yang kembali kambuh.
Kepala Pelatih Ganda Campuran PBSI, Nova Widianto, menyampaikan soal kondisi Apriyani. Menurut Nova, Apriyani harus menjalani istirahat setelah sempat mengalami insiden saat bertanding.
1. Apriyani alami cedera, menepi sampai akhir tahun
Lanny Tria Mayasari/Apriyani Rahayu melaju ke semifinal Indonesia Masters 2026. (IDN Times/Aditya Mustaqim) Apriyani terpeleset saat menjalani gelaran Indonesia Masters di Kudus beberapa waktu lalu. Kala itu, Apriyani melakukan pengambilan bola di area depan lapangan saat melawan pasangan Thailand, Phuwanat Horbanluekit/Fungfa Korpthammakit.
Cedera lutut Apriyani kambuh. Sebelumnya, Apriyani pernah mengalami cedera lutut yang membuatnya harus menjalani tindakan operasi.Nova menegaskan, Apriyani membutuhkan waktu istirahat sekitar satu bulan.
‘Apri sendiri kemarin ada kendala, ya. Mungkin ada sedikit kendala di dengkulnya, ya. Tapi cuma butuh istirahatlah. Tapi mungkin untuk tahun ini dia batal semua (pertandingan). Kan satu bulan istirahat, karena turnamennya kan mepet tuh,” kata Nova ditemui di Pelatnas PBSI Cipayung, Kamis (5/11/2026).
Jadwal turnamen yang berdekatan membuat PBSI mengambil keputusan untuk memastikan Apriyani menepi demi menjalani pemulihan. Semula, Apriyani diagendakan untuk berlaga di Korea Open 2026, Kaohsiung Masters 2026, dan turnamen di India. BWF mencatat, akan ada dua turnamen di India pada November dan Desember 2026, yakni Syed Modi India International 2026 (24-29 November), Guwati Masters 2026 (1-6 Desember), dan Odisha Masters 2026 (8-13 Desember)
“Untuk tahun ini dia (Apriyani) kemungkinan sudah sudah (selesai pertandingan),” kata Nova.
2. Kondisi Apriyani sudah membaik

Pelatih ganda campuran Indonesia, Nova Widianto, ditemui di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta Timur (IDN Times/Margith Damanik) Meski harus mengakhiri musim lebih awal, Nova memastikan cedera Apriyani tidak tergolong parah. Pemain berusia 28 tahun itu bahkan sudah mulai menjalani latihan ringan.
“Cederanya sih enggak enggak terlalu parah. Dia sudah mulai sudah mulai latihan, tadi sudah mulai megang raket, skill dikit-dikit,” kata Nova.
Nova mengapresiasi usaha dan semangat Apriyani. Berpindah dari sektor ganda putri, Nova mengaku Apriyani menunjukkan semangat dan keseriusan tinggi untuk membuktikan diri mampu bersaing di ganda campuran.
“Kondisi sih Apri enggak parah, ya. Dan dia selama ini latihan juga sangat bagus, ya. Walaupun dia sudah senior, tapi kemauan dia untuk menunjukkan kalau dia bisa di mixed double pun juga kemauannya tinggi sih,” kata Nova.
3. Pasangan mungkin berubah
Lanny Tria Mayasari/Apriyani Rahayu melaju ke semifinal Indonesia Masters 2026. (IDN Times/Aditya Mustaqim) Absennya Apriyani membuat rencana turnamen yang sebelumnya disusun PBSI harus mengalami perubahan. Ini berdampak pada perencanaan turnamen Apriyani untuk musim depan.
“Ya mungkin agak di-next di tahun depannya agak sedikit lebih susah, karena kita sebenarnya plan dia lima turnamen kan. Jadi untuk untuk ke depannya lebih gampang. Nah nanti ke depannya tahun depan agak lebih susah nih kita milih-milih turnamen buat dia nih,” kata Nova.
PBSI juga belum menentukan siapa yang akan menjadi pasangan Apriyani pada 2027. Nova mengatakan pihaknya masih mengevaluasi kemungkinan Apriyani tetap berduet dengan Bagas Maulana atau mencoba pasangan lain. Perkembangan pasangan lain di ganda campuran juga memengaruhi nasib pasangan main Apriyani. Sebab, Bagas Maulana juga diproyeksikan bisa berpasangan dengan Indah Cahya Sari Jamil.
“Termasuk pasangannya, apakah tetap Bagas atau (tidak). Ya kita lihat nanti. Tadi kan balik lagi ke Indah lagi. Jadi, kita lihat hasilnya bagaimana, lebih bagus di mana, dan evaluasi dari mereka sendiri. Kita juga harus berdiskusi. Tapi kebanyakan sih mungkin dari hasil, ya, dari hasil sudah kelihatan,” kata Nova.



















