Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

4 Clean Sheet Pertama Eintracht Frankfurt Bersama Albert Riera

4 Clean Sheet Pertama Eintracht Frankfurt Bersama Albert Riera
ilustrasi Eintracht Frankfurt (unsplash.com/Valentin Kremer)
Intinya Sih
  • Eintracht Frankfurt mengalami krisis pertahanan di bawah Dino Toppmoller dengan 60 kebobolan dari 26 laga, hingga akhirnya digantikan Albert Riera pada Februari 2026.
  • Sejak dilatih Riera, Frankfurt menunjukkan peningkatan signifikan dengan mencatat empat clean sheet dalam enam laga awal, termasuk kemenangan atas Moenchengladbach, Freiburg, dan Heidenheim.
  • Konsistensi pertahanan mulai terlihat saat Frankfurt menahan imbang St. Pauli tanpa kebobolan dan menjaga tren positif meski sempat kalah dari Bayern Munich.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Eintracht Frankfurt sempat memiliki masalah besar di pertahanan mereka pada 2025/2026. Bersama Pelatih Dino Toppmoller, Frankfurt kebobolan 60 kali dalam 26 laga di semua ajang dan hanya mencatat 5 clean sheet. Frankfurt pun terdampar di papan tengah klasemen Bundesliga Jerman. Mereka juga tersingkir dari Liga Champions Eropa dan DFB-Pokal.

Tak heran jika Toppmoller akhirnya dipecat dari jabatan pelatih Frankfurt. Albert Riera lalu dipercaya menjadi penggantinya sejak 2 Februari 2026. Bersama Riera, performa Frankfurt perlahan membaik, khususnya dalam bertahan. Dalam 6 laga pertama Frankfurt di bawah sang pelatih Spanyol, mereka sukses mencatat 4 clean sheet.

1. Eintracht Frankfurt menang 3-0 atas Borussia Moenchengladbach pada pekan 22 Bundesliga

Albert Riera melakoni laga debut sebagai pelatih Eintracht Frankfurt pada pekan 21 Bundesliga 2025/2026. Bermain di kandang Union Berlin, Frankfurt tertahan 1-1. Namun, Riera segera meraih kemenangan sekaligus clean sheet pertamanya bareng Frankfurt pada pekan berikutnya. Frankfurt dibawanya menghajar Borussia Moenchengladbach dengan skor 3-0.

Moenchengladbach yang tampil sebagai tim tamu sebenarnya lebih banyak menguasai bola dan membuat tembakan. Namun, Frankfurt sukses bertahan dengan baik. Serangan mereka juga efektif hingga bisa menghasilkan tiga gol. Laga itu pun menandai clean sheet pertama Frankfurt di Bundesliga dalam 2 bulan alias sejak Desember 2025.

2. Usai dikalahkan Bayern Munich, Eintracht Frankfurt langsung bangkit dengan membekuk SC Freiburg

Eintracht Frankfurt gagal clean sheet dan kalah pada pekan 23 Bundesliga. Namun, hasil itu bisa dimaklumi karena lawan mereka adalah Bayern Munich. Selanjutnya, Frankfurt bertemu SC Freiburg pada pekan 24. Sebelum laga, Frankfurt berada di peringkat delapan, berselisih dua angka dari Freiburg yang menduduki peringkat tujuh.

Artinya, kemenangan atas Freiburg akan membawa Frankfurt menyalip mereka. Frankfurt pun berhasil memenuhi target tersebut. Anak asuh Albert Riera unggul dua gol tanpa balas berkat aksi Fares Chaibi dan Jean-Matteo Bahoya. Frankfurt bahkan bisa menang lebih telak andai Kiper Noah Atubolu tidak tampil luar biasa di bawah mistar Freiburg.

3. Eintracht Frankfurt gagal menang di markas FC St. Pauli tetapi mencatat clean sheet

Eintracht Frankfurt tersandung lagi pada laga pekan 25. Bertamu ke markas FC St. Pauli, Frankfurt harus puas dengan hasil imbang 0-0. Tim tamu sebenarnya tampil lebih dominan hingga mencatat 73 persen penguasaan bola. Namun, tak satu pun peluang mereka berbuah gol.

Beruntung, Frankfurt juga tidak kebobolan hingga terhindar dari kekalahan. St. Pauli sendiri mampu memberi ancaman meski lebih sedikit menguasai bola. Upaya tuan rumah bahkan dua kali membentur tiang gawang. Meski tidak menang, Frankfurt sukses mencatat clean sheet beruntun pertama mereka di Bundesliga 2025/2026.

4. Eintracht Frankfurt menang tipis atas FC Heidenheim yang menghuni dasar klasemen

Terbaru, Eintracht Frankfurt kembali ke jalur kemenangan sekaligus mencatat clean sheet pada pekan 26 Bundesliga. Menjamu FC Heidenheim, pasukan Albert Riera menang tipis 1-0. Heidenheim sebenarnya adalah penghuni dasar klasemen sementara. Namun, mereka sempat menyulitkan Frankfurt mencetak gol.

Frankfurt baru bisa memecah kebuntuan pada menit 53 melalui Arnaud Kalimuendo. Heidenheim sempat membalas via Sirlord Conteh pada menit 68, tetapi gol Conteh dianulir. Tim tamu pun tetap tak bisa menyamakan skor meski Frankfurt bermain dengan sepuluh orang sejak menit 73.

Eintracht Frankfurt tampaknya mulai berhasil menyelesaikan masalah di lini belakang. Racikan Albert Riera membuat pertahanan mereka lebih kokoh, setidaknya dalam enam laga pertama di bawah pimpinannya. Mampukah Frankfurt meneruskannya hingga akhir 2025/2026?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika
Follow Us

Latest in Sport

See More