4 Pemain San Antonio Spur yang Memenangkan NBA DPOY, Wemby Terbaru!

- Victor Wembanyama dinobatkan sebagai NBA Defensive Player of the Year 2025/2026 secara bulat, menjadi pemain termuda dalam sejarah yang meraih penghargaan tersebut berkat performa defensif dan kontribusi besar bagi Spurs.
- Kawhi Leonard sebelumnya memenangkan DPOY dua musim berturut-turut pada 2015 dan 2016, menunjukkan dominasi pertahanan di posisi small forward serta konsistensi tinggi bersama San Antonio Spurs.
- David Robinson dan Alvin Robertson juga pernah meraih DPOY untuk Spurs, menjadikan total empat pemain klub asal Texas itu yang berhasil membawa pulang penghargaan bergengsi tersebut sepanjang sejarah NBA.
NBA mengumumkan Victor Wembanyama sebagai pemenang NBA Defensive Player of the Year (DPOY) 2025/2026. Pencapaian individu bergengsi tersebut dipilih melalui skema pemungutan suara yang diikuti sebanyak seratus jurnalis serta penyiar olahraga yang berasal dari Amerika Serikat dan Kanada. Pemain kelahiran Le Chesnay ini sukses tampil konsisten sepanjang musim reguler menjaga lini pertahanan San Antonio Spurs. Ini membuatnya mendapat suara mutlak dengan mengumpulkan 500 poin (unanimous). Dirinya tercatat mengungguli nomine lain, yaitu Chet Holmgren (Oklahoma City Thunder) dan Ausar Thompson (Detroit Pistons).
Centre yang akrab disapa Wemby ini memperpanjang daftar pemain San Antonio Spurs yang memenangkan NBA DPOY. Termasuk dirinya, terdapat empat pemain Spurs pernah meraih gelar individu bergengsi tersebut per 22 April. Siapa saja pemain yang dimaksud dan seperti apa performanya bagi klub yang berbasis di Texas ini?
1. Victor Wembanyama tercatat sebagai peraih DPOY termuda sepanjang sejarah NBA
Victor Wembanyama semakin menunjukkan pengaruh penting untuk San Antonio Spurs pada NBA 2025/2026. Dirinya masih sering mengisi peran sebagai centre utama. Pemain berkebangsaan Prancis ini bisa melakukan tembakan tiga angka akurat dan sulit dijaga ketika masuk paint area lawan. Ini membuatnya menjadi mesin poin. Selain itu, dia juga menunjukkan kemampuan bertahan yang solid. Ia berkontribusi mengantar Spurs menempati peringkat kedua Western Conference sehingga berhak melanjutkan asa ke NBA Playoff 2026.
Wembanyama mencatatkan rata-rata 25 poin, 1 steal, 11,5 rebound, 3,1 assist, dan 3,1 blok dari total 64 pertandingan selama musim reguler. Pemain yang kini berusia 22 tahun ini lantas tercatat sebagai peraih NBA DPOY termuda sepanjang sejarah. Selain itu, dirinya juga masih berpeluang memenangkan penghargaan Most Valuable Player (MVP) 2025/2026.
2. Kawhi Leonard meraih NBA DPOY secara berturut-turut pada 2015 dan 2016
Kawhi Leonard tercatat pernah berkarier bersama San Antonio Spurs kurang lebih selama 7 tahun. Pada 2014/2015, pebasket yang memiliki julukan The Klaw ini menunjukkan pengaruh penting sehingga sering dipasang oleh Gregg Popovich di posisi small forward utama. Dirinya membuat pertahanan Spurs sulit ditembus. Ia menciptakan rata-rata 16,5 poin, 2,5 assist, 2,3 steal, 7,2 rebound, serta 0,8 blok dari total 64 pertandingan sepanjang musim reguler. Dia lantas dianugerahi NBA DPOY dan masuk NBA All-Defensive First Team.
Kawhi sendiri meneruskan kinerja solid bersama San Antonio Spurs pada NBA 2015/2016. Pemain yang kini berusia 34 tahun tersebut sulit tergantikan dari small forward utama. Dia bisa membaca serangan lawan yang berguna untuk memutus serangan serta kemampuan menyumbang poinnya ketika itu meningkat. Dirinya menorehkan rata-rata 21,2 poin, 1,8 steal, 2,6 assist, 6,8 rebound, dan 1 blok dari total 72 pertandingan reguler. Ini membuatnya secara berturut-turut meraih NBA DPOY. Namanya juga menghiasi daftar All-NBA First Team dan NBA All-Defensive First Team.
3. David Robinson tampil impresif di posisi center
David Robinson adalah center legendaris yang membela San Antonio Spurs kurang lebih selama 14 tahun. Pebasket yang memiliki julukan The Admiral ini tampil impresif sehingga sering masuk starter Spurs pada 1991/1992. Berkat kekuatan fisik yang dimiliki, dia dominan ketika berada di bawah ring untuk melakukan pertahanan serta produktif menyumbang poin. Selain itu, Kecepatannya membantu transisi dari bertahan ke menyerang. Dirinya menciptakan rata-rata 23,2 poin, 4,5 blok, 2,3 steal, 2,7 assist, dan 12,2 rebound dari 68 total pertandingan reguler. Ini membuatnya dinobatkan sebagai DPOY. Ia juga masuk All-NBA First Team dan NBA All-Defensive First Team.
4. Alvin Robertson sebagai pemain pertama San Antonio Spurs yang memenangkan DPOY.
Alvin Robertson adalah shooting guard yang dipilih San Antonio Spurs pada urutan ketujuh NBA Draft 1984. Pebasket kelahiran Baberton, Ohio ini tercatat berseragam klub asal Texas tersebut kurang lebih selama 5 tahun. Pada 1985/1986, dirinya selalu mendapat kesempatan starter sepanjang musim reguler. Selain produktif mencetak poin, ia mampu menunjukkan kemampuan bertahan solid sehingga memimpin daftar steal dengan catatan 301 steal.
Robertson sendiri menorehkan rata-rata 17 poin, 3,7 steal, 5,5 assist, 6,3 rebound, 0,5 blok dari total 82 pertandingan reguler 1985/1986. Berkat etos kerja yang ditunjukkan, dia tercatat sebagai pemain pertama San Antonio Spurs yang memenangkan DPOY. Selain itu, namanya tercatat masuk All-NBA Second Team, NBA All-Defensive Second Team, serta berhasil meraih NBA Most Improved Player (MIP).
Keempat pemain San Antonio Spurs di atas memenangkan NBA DPOY. Wembanyama menjadi nama yang paling baru menghiasi daftar ini karena berhasil tampil solid di pertahanan Spurs sepanjang musim reguler 2025/2026. Menurutmu, mampukah pemain berkebangsaan Prancis ini membuat klub asal Texas tersebut menjadi dinasti yang diperhitungkan di NBA?

















