Daftar Juara Tunggal Putra Badminton pada 5 Edisi Terakhir Asian Games

- Dalam lima edisi terakhir Asian Games, emas tunggal putra hanya diraih Indonesia dan China, menegaskan dominasi dua negara di sektor ini.
- Taufik Hidayat membawa Indonesia juara pada 2006 setelah menaklukkan Lin Dan, sedangkan Jonatan Christie merebut emas 2018 di Jakarta usai menang tiga game atas Chou Tien Chen.
- China mendominasi tiga edisi melalui Lin Dan pada 2010 dan 2014, serta Li Shi Feng pada 2022 yang mengalahkan Shi Yu Qi di final sesama wakil tuan rumah.
Bulu tangkis menjadi salah satu cabang olahraga andalan Indonesia di Asian Games. Sejak pertama digelar pada 1962, Indonesia telah meraih medali emas di setiap kategori bulu tangkis yang dipertandingkan. Dalam lima edisi terakhir, persaingan nomor tunggal putra bahkan hanya menghasilkan dua negara yang berhasil meraih medali emas.
Indonesia menjadi salah satu dari dua negara tersebut dengan dua tunggal putra yang mampu naik ke podium tertinggi. Catatan itu menunjukkan konsistensi Indonesia di nomor tunggal putra dalam beberapa edisi terakhir Asian Games. Lantas, siapa saja para peraih medali emas pada lima edisi terakhir Asian Games?
1. Taufik Hidayat (Indonesia) juara pada edisi 2006
Taufik Hidayat menjadi salah satu tunggal putra terbaik yang dimiliki Indonesia saat tampil di Asian Games 2006 di Doha, Qatar. Menempati unggulan ketujuh, Taufik harus menghadapi sejumlah pemain unggulan dalam perjalanannya menuju babak final. Di perempat final, ia berhasil menyingkirkan unggulan ketiga asal China, Bao Chun Lai, sebelum mengalahkan unggulan kedua, Lee Chong Wei dari Malaysia, pada semifinal.
Tantangan Taufik semakin berat di final karena harus menghadapi unggulan pertama asal China, Lin Dan. Namun, Taufik mampu mengatasi perlawanan Lin Dan dan meraih kemenangan dalam dua game langsung. Hasil tersebut membuat Taufik Hidayat menjadi juara tunggal putra Asian Games 2006 sekaligus menyumbangkan medali emas bagi Indonesia.
2. Lin Dan (China) meraih emas pada dua edisi beruntun 2010 dan 2014
Lin Dan menjadi juara tunggal putra pada Asian Games 2010 yang digelar di Guangzhou, China. Menempati unggulan kedua, ia menghadapi unggulan pertama asal Malaysia, Lee Chong Wei, dalam final yang mempertemukan dua pemain papan atas. Lin Dan akhirnya menang dalam pertarungan tiga game dan membawa pulang medali emas untuk China.
Empat tahun kemudian, Lin Dan kembali meraih medali emas pada Asian Games 2014 di Gyeyang, Korea Selatan. Kali ini, ia menghadapi rekan senegaranya, Chen Long, yang menempati unggulan kedua, di partai final. Lin Dan kembali menang dalam tiga game dan menjadi tunggal putra pertama yang meraih emas pada dua edisi Asian Games secara beruntun dalam periode tersebut.
3. Jonatan Christie (Indonesia) juara pada edisi 2018
Asian Games 2018 digelar di Jakarta, Indonesia, dan nomor tunggal putra kembali menjadi salah satu perhatian. Jonatan Christie berhasil melaju ke final dan menghadapi Chou Tien Chen dari Taiwan dalam perebutan medali emas. Sebelumnya, Chou Tien Chen menyingkirkan wakil Indonesia lainnya, Anthony Sinisuka Ginting, pada babak semifinal.
Jonatan mampu mengatasi perlawanan Chou Tien Chen melalui pertarungan tiga game untuk memastikan medali emas. Hasil tersebut membuat Indonesia meraih satu medali emas sekaligus satu perunggu dari sektor tunggal putra. Medali perunggu diraih Anthony Sinisuka Ginting yang terhenti di semifinal.
4. Li Shi Feng (China) meraih medali emas pada edisi 2022
Asian Games 2022 digelar di Hangzhou, China, dengan nomor tunggal putra mempertemukan dua wakil tuan rumah di partai final. Li Shi Feng berhadapan dengan seniornya, Shi Yu Qi, dalam duel sesama pemain China untuk memperebutkan medali emas. Pertandingan ini sekaligus memastikan China menjadi negara yang menempatkan dua wakilnya di final.
Li Shi Feng mampu mengatasi perlawanan Shi Yu Qi dalam dua game langsung. Kemenangan tersebut membuat Li meraih medali emas tunggal putra pada Asian Games 2022. Sementara itu, Shi Yu Qi harus puas dengan medali perak setelah kalah dari rekan senegaranya.
Persaingan tunggal putra dalam lima edisi terakhir Asian Games berlangsung cukup ketat dengan hanya dua negara yang mampu meraih medali emas. Indonesia dan China sama-sama menunjukkan konsistensinya dengan menempatkan wakilnya sebagai juara di nomor ini. Menarik untuk melihat apakah persaingan kedua negara tersebut akan kembali berlanjut pada edisi Asian Games berikutnya.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)






















