Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Ganda Campuran Indonesia Kembali Dari Nol Bersama Nova Widianto
Pelatih ganda campuran Indonesia, Nova Widianto. (IDN Times/Sandy Firdaus)
  • Nova Widianto kembali menjadi pelatih kepala ganda campuran Indonesia setelah menangani Malaysia pada 2022-2026, dan kini memimpin latihan di Pelatnas PBSI Cipayung.
  • Nova memulai pembenahan dari nol dengan fokus membuka pola pikir atlet, mengubah permainan serta konsistensi, dan memulihkan kepercayaan diri pasangan ganda campuran.
  • Target pembaruan mencakup pengembalian prestasi ganda campuran dan persiapan Olimpiade 2028, dimulai dari turnamen International Challenge sebelum mengejar level Super 750 hingga 1000.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Ganda campuran Indonesia kedatangan pelatih baru. Dia adalah Nova Widianto, yang sudah memimpin latihan di Pelatnas PBSI Cipayung.

Nova ditunjuk lagi untuk jadi pelatib kepala sektor ganda campuran usai melatih tim Malaysia pada 2022 sampai 2026. Bersama Nova, ganda campuran Indonesia memulai dari nol lagi.

1. Pulang untuk membangun bulu tangkis Tanah Air

Pelatih ganda campuran Malaysia, Nova Widianto (IDN Times/Margith Damanik)

Nova mengungkapkan, kepulangannya ke Indonesia kini memiliki misi yang mulia. Dia ingin membangun bulu tangkis Tanah Air lagi, terutama di nomor ganda campuran.

"Mungkin untuk awal saya ingin buka pola pikir atlet saja. Baru kemudian mengubah cara main mereka dan konsistensinya. Paling penting adalah mengembalikan kepercayaan diri mereka dulu. Ya, kami mulai dari nol lagi," kata Nova di Cipayung, Jakarta, Kamis (10/9/2026).

2. Bertekad kembalikan kejayaan ganda campuran Indonesia

Pelatih ganda campuran Indonesia, Nova Widianto (IDN Times / Margith Juita Damanik)

Nova bertekad mengembalikan kejayaan ganda campuran Indonesia di tengah sulitnya menyabet gelar juara pada ajang bergengsi. Perlahan-lahan Nova menghadirkan gebrakan dengan merombak total sektor ini.

"Ganda campuran Indonesia sempat bagus, tapi kami harus kembalikan kepercayaan diri mereka dan beri tahu bahwa mereka itu mampu," ujar Nova.

3. Sudah siapkan peta menuju Olimpiade 2028

Pelatih kepala ganda campuran PBSI, Nova Widianto (dok. PP PBSI)

Lebih lanjut, Nova ingin perubahan di ganda campuran Indonesia sekaligus memupuk atlet untuk Olimpiade 2028. Waktu dua tahun dianggap cukup untuk melangkah dari garis start menuju pentas dunia.

"Kami harus pikirkan Road to Olympic karena kalau terlambat dalam mencari pasangan, tidak bisa bersaing di level atas. Di awal memang kami berangkat dari International Challenge dulu, nanti kalau lebih bagus untuk perhitungan poin baru [naik] ke Super 750 atau bahkan 1000," kata Nova.

Curated For You

Editorial Team

Related Article