Jakarta, IDN Times - Balapan Moto3 Italia 2026 di Sirkuit Mugello menghadirkan drama besar bagi pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama. Start dari posisi 13 dan terpuruk hingga posisi 16, namun akhirnya berhasil bangkit bahkan nyaris mengamankan podium sebelum akhirnya finis di posisi kedelapan, Minggu (31/5).
Sejak lampu start padam, Veda langsung tampil agresif. Ia melesat ke posisi enam hanya dalam satu lap pertama dan sempat memberi sinyal kuat untuk bersaing di kelompok depan.
Namun situasi berubah cepat. Ritme balapnya menurun di awal lomba dan membuatnya terlempar ke posisi 16 akibat ketatnya persaingan di grup tengah Mugello.
Di titik inilah comeback Veda dimulai. Memasuki pertengahan lomba, ia perlahan menyalip satu per satu lawan dan kembali masuk ke grup utama.
Momen paling mencolok terjadi saat Veda berhasil naik ke posisi lima di fase akhir balapan. Peluang podium sempat terbuka ketika jarak dengan pembalap depan tidak terlalu jauh.
Namun rapatnya persaingan di lap terakhir membuat posisinya kembali berubah. Kontak kecil antar pembalap di grup tengah juga menambah intensitas balapan tanpa menyebabkan crash besar.
Veda Ega akhirnya mengunci posisi kedelapan. Meski gagal podium, performanya menjadi salah satu yang paling menonjol dari sisi comeback di Mugello.
Hakim Danish sendiri berhasil mengamankan podium ketiga, sementara kemenangan direbut Brian Uriarte di depan Alvaro Carpe.
