Indonesia Gagal di Thomas Cup 2026, Taufik Hidayat Minta Maaf

- Taufik Hidayat menyampaikan permintaan maaf atas kegagalan tim putra Indonesia di Thomas Cup 2026, mengakui hasil tersebut jauh dari ekspektasi publik.
- PBSI berjanji melakukan evaluasi total terhadap performa tim putra agar bisa kembali bersaing dan membawa prestasi terbaik bagi Indonesia.
- Taufik memberikan apresiasi kepada tim putri Indonesia yang berhasil meraih medali perunggu di Uber Cup 2026 sebagai bentuk kerja keras dan dedikasi.
Jakarta, IDN Times - Legenda bulu tangkis Indonesia, Taufik Hidayat, akhirnya buka suara soal kegagalan tim beregu putra Indonesia di Thomas Cup 2026. Hasil buruk yang dialami skuad Merah Putih menjadi sorotan, setelah mereka tersingkir di fase Grup D, catatan yang tergolong mengecewakan dalam sejarah keikutsertaan Indonesia.
Sebagai Wakil Ketua Umum I PBSI, Taufik menyampaikan permintaan maaf terbuka. Ia juga memastikan akan ada evaluasi menyeluruh terhadap performa tim putra.
Di sisi lain, Taufik tetap mengapresiasi capaian tim beregu putri Indonesia di Uber Cup 2026.
1. Taufik Hidayat sampaikan permintaan maaf atas hasil Thomas Cup 2026

Sebagai Wakil Ketua Umum I PBSI, Taufik menyadari hasil tim Thomas Indonesia jauh dari ekspektasi publik. Ia pun menyampaikan permintaan maaf, baik secara pribadi maupun sebagai pengurus PBSI.
“Untuk Tim Thomas Indonesia, terima kasih atas perjuangan dan dedikasi yang telah diberikan. Saya selaku pribadi dan sebagai pengurus memohon maaf terhadap hasil yang belum sesuai harapan,” kata Taufik dalam unggahannya di Instagram (@taufikhidayatofficial), Selasa (5/5/2026).
2. PBSI janji evaluasi total performa tim putra

Taufik menegaskan, kegagalan di Thomas Cup 2026 akan menjadi bahan evaluasi besar bagi PBSI. Ia ingin hasil ini menjadi momentum perbaikan untuk ke depan.
Menurutnya, langkah konkret akan segera disiapkan agar tim putra Indonesia bisa kembali bersaing di level tertinggi.
“Kami akan segera melakukan evaluasi menyeluruh untuk membuat langkah ke depan kita bisa tampil lebih maksimal dan kembali membawa prestasi terbaik bagi Indonesia,” tulis Taufik.
3. Apresiasi tim putri, raih perunggu di Uber Cup 2026

Di tengah kekecewaan pada tim putra, Taufik tetap memberikan apresiasi kepada tim beregu putri Indonesia. Mereka sukses melaju hingga semifinal dan meraih medali perunggu di Uber Cup 2026.
Capaian tersebut dinilai tetap memenuhi target, meski sedikit menurun dibandingkan edisi sebelumnya.
“Selamat untuk Tim Uber Indonesia yang berhasil mempersembahkan medali perunggu di Piala Uber 2026. Sebuah capaian, hasil dari kerja keras, semangat juang, dan dedikasi di setiap pertandingan,” kata Taufik.
Kegagalan di Thomas Cup 2026 menjadi alarm serius bagi bulu tangkis Indonesia. Evaluasi total dari PBSI diharapkan mampu mengembalikan kejayaan tim putra di ajang beregu paling bergengsi tersebut.















