8 Kemenangan Telak Inter Milan sebelum Juara Serie A 2025/2026

- Inter Milan memastikan gelar juara Serie A 2025/2026 setelah menang 2-0 atas Parma pada pekan ke-35 di bawah arahan pelatih Cristian Chivu.
- Sepanjang musim, Nerazzurri mencatat delapan kemenangan telak dengan selisih minimal tiga gol, termasuk hasil dominan atas Torino, Pisa, dan AS Roma.
- Raihan ini menambah koleksi trofi Serie A Inter Milan menjadi 21, menjadikan mereka tim tersukses kedua di Italia setelah Juventus.
Inter Milan sukses mengamankan trofi juara Serie A Italia 2025/2026. Nerazzurri sukses mengunci gelar usai menaklukkan Parma dengan skor 2-0 pada pekan 35. Dalam perjalanan meraih prestasi ini, skuad besutan Cristian Chivu beberapa kali tampil dominan atas lawan-lawannya. Terhitung sejak pekan pertama, mereka meraih delapan kemenangan telak dengan minimal selisih tiga gol.
1. Inter Milan membantai Torino 5-0 pada pekan perdana
Inter Milan langsung meraih kemenangan telak pada pekan pertama. Mereka membantai Torino dengan skor 5-0 di Giuseppe Meazza pada 25 Agustus 2026. Marcus Thuram menjadi bintang dalam duel ini. Ia dipasang sebagai ujung tombak dan mencetak dua gol sekaligus. Sedangkan, tiga gol lainnya tercipta lewat aksi Lautaro Martinez, Alessandro Bastoni, dan Ange-Yoan Bonny.
2. Inter Milan menang 4-1 saat menjamu Cremonese
Inter Milan tampil dominan saat menerima kunjungan tim promosi, Cremonese, pada pekan 6. Pada babak pertama, mereka telah unggul 2-0 lewat sepakan Lautaro Martinez dan tandukan Ange-Yoan Bonny. Sepuluh menit babak kedua berlangsung, Federico Dimarco mencetak gol ketiga Inter Milan yang kemudian disusul dengan gol Nicolo Barella yang membuat Nerazzurri unggul 4-0 pada menit 57. Usai melakukan berbagai usaha, Cremonese mampu mencetak satu gol lewat Federico Bonazzoli pada menit 87.
3. Inter Milan membungkam Fiorentina 3-0 pada pekan 9
Inter Milan mendapat perlawanan sengit selama babak pertama saat menjamu Fiorentina pada pekan 9. Usai tak ada gol yang tercipta selama babak pertama, Nerazzurri membuka keunggulan lewat Hakan Calhanoglu pada menit 66. Tuan rumah makin percaya diri hingga mampu menggandakan keunggulan lewat sepakan kaki kanan Petar Sucic 5 menit berikutnya. Inter Milan resmi meraih tiga poin usai Calhanoglu kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit 88 dan skor 3-0 bertahan hingga akhir laga.
4. Inter Milan membantai Como dengan skor 4-0 pada pekan 14
Inter Milan menutup duel dengan Como yang juga bersaing di papan atas dengan kemenangan telak pada pekan 14. Lautaro Martinez membawa Nerazzurri yang tampil di hadapan pendukung sendiri unggul lebih dahulu lewat golnya pada menit 11. Tuan rumah harus menunggu cukup lama untuk menggandakan keunggulan. Setelah Marcus Thuram membobol gawang Como pada menit 59, giliran Hakan Calhanoglu yang mencatatkan namanya di papan skor pada menit 80. Pesta gol Inter Milan ditutup dengan sepakan Carlos Augusto pada menit 86 yang bersarang di gawang Jean Butez.
5. Inter Milan mengalahkan Pisa dengan skor 6-2 meski tertinggal lebih dahulu
Inter Milan melakoni duel menarik dengan Pisa pada pekan 22. Setelah sempat tertinggal 0-2 hingga menit 23, Nerazzurri yang tampil di hadapan pendukung sendiri mampu bangkit. Gol pertama yang diciptakan Piotr Zielinski dari titik penalti pada menit 39 disusul oleh gol Lautaro Martinez pada menit 41. Pio Esposito mencetak gol yang membuat Inter Milan berbalik unggul 3-2 pada menit 45+2 yang sekaligus menjadi gol terakhir selama babak pertama. Lalu pada babak kedua, Inter Milan tampil begitu dominan hingga menambah tiga gol lewat Federico Dimarco, Ange-Yoan Bonny, dan Henrikh Mkhitaryan hingga menutup laga dengan kemenangan 6-2.
6. Inter Milan tampil menggila di markas Sassuolo pada pekan 24
Setelah lima kemenangan telak sebelumnya terjadi di kandang sendiri, Inter Milan melakukannya sebagai tim tamu pada pekan 24. Nerazzurri menggilas Sassuolo dengan skor lima gol tanpa balas. Menariknya, skuad besutan Cristian Chivu mencatatkan kontribusi yang merata. Usai Yann Bisseck dan Marcus Thuram mencetak gol pada babak pertama, giliran Lautaro Martinez, Manuel Akanji, dan Luis Henrique yang membobol gawang tuan rumah pada babak kedua.
7. Inter Milan menang 5-2 atas AS Roma
Inter Milan bangkit pada pekan 31 usai tak pernah menang dalam tiga laga sebelumnya. Mereka melampiaskan tren negatif itu dengan menang telak 5-2 atas AS Roma. Lautaro Martinez menjadi salah satu pemain dengan performa terbaik pada laga ini. Ia bermain sejak menit pertama dan mencetak dua gol. Salah satu golnya tercipta ketika laga baru berlangsung selama 1 menit.
8. Inter Milan meraih poin penuh dengan unggul 3-0 saat menjamu Cagliari
Cagliari menjadi korban performa ganas Inter milan saat bermain di markas sendiri pada pekan 33. Setelah bermain imbang 0-0 pada babak pertama, Nerazzurri unggul 1-0 lewat aksi Marcus Thuram pada menit 52. Empat menit berselang, Nicolo Barella membuat tuan rumah unggul lebih jauh lewat golnya dengan sepakan kaki kanan. Gol penutup dalam duel ini dicetak Piotr Zielinski pada menit 90+2.
Delapan laga ini menjadi bukti ketangguhan Inter Milan atas lawan-lawannya di Serie A 2025/2026. Keberhasilan ini menambah koleksi trofi Nerazzurri menjadi total 21 trofi. Mereka hanya kalah dari Juventus yang masih menjadi tim tersukses dengan total 36 trofi di kasta teratas Italia.


















