Janice Tjen Tumbang di 16 Besar Dubai Championship, Ditekuk Unggulan

- Janice Tjen kalah di 16 besar Dubai Championship dari Amanda Anisimova.
- Anisimova mendominasi pertandingan dengan servis mematikan dan efektivitas break point yang tinggi.
- Janice kesulitan mengembangkan permainannya, tercatat melakukan enam double fault dan gagal mencetak ace.
Jakarta, IDN Times - Langkah petenis putri Indonesia, Janice Tjen, terhenti di Dubai Championship 2026. Ia angkat kaki di 16 besar setelah tumbang dari wakil Amerika Serikat, Amanda Anisimova, Rabu (18/2/2026) sore WIB.
Anisimova menunjukkan kualitasnya sebagai unggulan kedua dalam turnamen ini. Ia mampu mendominasi sepanjang duel. Janice yang kesulitan keluar dari tekanan pada akhirnya menyerah dua set langsung.
1. Janice nyaris comeback
Anisimova langsung tampil agresif sejak awal. Servisnya cukup mematikan, yang membuat atlet Indonesia itu tak berkutik. Anisimova yang tak menemui kesulitan pun menuntaskan set pertama dengan skor telak 6-1.
Janice hampir melakukan comeback. Ia berhasil unggul 2-0 lebih dulu pada set kedua, setelah mematahkan servis Anisimova. Sayang, momentum tersebut hilang seketika yang dimanfaatkan Anisimova untuk merebut lima game secara beruntun.
2. Mengilapnya statistik Anisimova
Statistik pertandingan menunjukkan perbedaan kualitas servis yang cukup mencolok. Anisimova sukses mencetak dua ace, bermain efektif, begitu minim kesalahan sendiri.
Sebaliknya, Janice tampak kesulitan mengembangkan permainan terbaiknya hari ini. Ia tercatat melakukan enam kali double fault, dan gagal mencetak satu pun ace sepanjang laga.
Efektivitas break point juga menjadi pembeda. Janice hanya mampu mengonversi dua dari tujuh kesempatan yang ada, sementara Anisimova begitu klinis dengan memanfaatkan enam dari delapan peluang break.
3. Tetap catat rekor apik
Meski gugur, pencapaian menembus 16 besar di Dubai merupakan rekor terbaik Janice di level WTA 500 ke atas. Sebelumnya, langkah petenis kelahiran Jakarta itu selalu terhenti di babak kedua atau 32 besar.
Tren positif ini menjadi peningkatan signifikan dibanding performanya di Australian Open, Abu Dhabi, dan Qatar Open tahun ini. Pengalaman tentu akan mendongkrak permainan dan mentalitas Janice di atas lapangan keras.
















