Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Janice Tjen Tumbang di 16 Besar Dubai Championship, Ditekuk Unggulan

AFP__20260210__96VC7P3__v1__HighRes__TennisQatWta.jpg
Janice Tjen (Indonesia) mengembalikan bola ke petenis Iga Swiatek (Polandia), dalam pertandingan tunggal putri turnamen tenis Qatar Open di Doha, 10 Februari 2026. (Foto: Karim Jaafar/AFP)
Intinya sih...
  • Janice Tjen kalah di 16 besar Dubai Championship dari Amanda Anisimova.
  • Anisimova mendominasi pertandingan dengan servis mematikan dan efektivitas break point yang tinggi.
  • Janice kesulitan mengembangkan permainannya, tercatat melakukan enam double fault dan gagal mencetak ace.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Langkah petenis putri Indonesia, Janice Tjen, terhenti di Dubai Championship 2026. Ia angkat kaki di 16 besar setelah tumbang dari wakil Amerika Serikat, Amanda Anisimova, Rabu (18/2/2026) sore WIB.

Anisimova menunjukkan kualitasnya sebagai unggulan kedua dalam turnamen ini. Ia mampu mendominasi sepanjang duel. Janice yang kesulitan keluar dari tekanan pada akhirnya menyerah dua set langsung.

1. Janice nyaris comeback

Anisimova langsung tampil agresif sejak awal. Servisnya cukup mematikan, yang membuat atlet Indonesia itu tak berkutik. Anisimova yang tak menemui kesulitan pun menuntaskan set pertama dengan skor telak 6-1.

Janice hampir melakukan comeback. Ia berhasil unggul 2-0 lebih dulu pada set kedua, setelah mematahkan servis Anisimova. Sayang, momentum tersebut hilang seketika yang dimanfaatkan Anisimova untuk merebut lima game secara beruntun.

2. Mengilapnya statistik Anisimova

Statistik pertandingan menunjukkan perbedaan kualitas servis yang cukup mencolok. Anisimova sukses mencetak dua ace, bermain efektif, begitu minim kesalahan sendiri.

Sebaliknya, Janice tampak kesulitan mengembangkan permainan terbaiknya hari ini. Ia tercatat melakukan enam kali double fault, dan gagal mencetak satu pun ace sepanjang laga.

Efektivitas break point juga menjadi pembeda. Janice hanya mampu mengonversi dua dari tujuh kesempatan yang ada, sementara Anisimova begitu klinis dengan memanfaatkan enam dari delapan peluang break.

3. Tetap catat rekor apik

Meski gugur, pencapaian menembus 16 besar di Dubai merupakan rekor terbaik Janice di level WTA 500 ke atas. Sebelumnya, langkah petenis kelahiran Jakarta itu selalu terhenti di babak kedua atau 32 besar.

Tren positif ini menjadi peningkatan signifikan dibanding performanya di Australian Open, Abu Dhabi, dan Qatar Open tahun ini. Pengalaman tentu akan mendongkrak permainan dan mentalitas Janice di atas lapangan keras.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ilyas Listianto Mujib
EditorIlyas Listianto Mujib
Follow Us

Latest in Sport

See More

Persib vs Ratchaburi Live di TV Mana? Ini Link Streamingnya

18 Feb 2026, 17:45 WIBSport