Khawatirnya Fabio Quartararo Gegara Performa YZR-M1 V4 2026

- Fabio Quartararo cedera dan hanya turun pada hari pertama tes pramusim di Sepang
- Quartararo khawatir YZR-M1 V4 kian tertinggal dari motor kompetitor
- Quartararo menyoroti sejumlah kekurangan yang ada pada YZR-M1 V4 2026
MotoGP telah melangsungkan tes pramusim di Sirkuit Sepang, Malaysia, pada 3--5 Februari 2026. Seluruh tim mengikuti sesi tersebut, tak terkecuali Yamaha. Pabrikan asal Jepang itu menguji motor YZR-M1 yang kini menggunakan mesin berkonfigurasi V4.
Fabio Quartararo menyoroti performa motor barunya dalam tes Sepang. Pembalap berkebangsaan Prancis itu justru khawatir dengan catatan yang dikantongi Yamaha. Sebab, mereka masih tertinggal dari pabrikan lain di kejuaraan.
1. Fabio Quartararo hanya turun pada hari pertama tes pramusim di Sepang karena mengalami cedera patah jari tengah tangan kanan
Fabio Quartararo hanya turun pada hari pertama tes Sepang yang dihelat pada Selasa, 3 Februari 2026. Ia terpaksa melewatkan dua hari tersisa lantaran menderita cedera patah jari tengah tangan kanan. Itu terjadi setelah Quartararo mengalami insiden di tikungan kelima.
Walau begitu, Quartararo mampu menduduki posisi kedelapan pada hari pembuka setelah membukukan waktu 1 menit 57,869 detik. Ia tertinggal 0,851 detik dari Marc Marquez yang berada di posisi teratas. El Diablo menjadi satu-satu pembalap Yamaha yang berada di zona sepuluh besar pada hari tersebut.
Quartararo berada di posisi ke-17 berdasarkan catatan kombinasi tes Sepang. Ia terpaut 0,289 detik dari rekan setimnya, Alex Rins, yang bercokol di posisi ke-14. Rins menorehkan waktu terbaik pada hari pemungkas.
2. Fabio Quartararo khawatir YZR-M1 V4 kian tertinggal dari motor kompetitor
Fabio Quartararo tak turun penuh pada tes pramusim MotoGP 2026 di Sirkuit Sepang. Meski demikian, pembalap bernomor motor 20 itu telah menjajal motor YZR-M1 V4 2026 saat sesi shakedown di sirkuit yang sama pada 29--31 Januari 2026. Quartararo mendapat kesempatan itu karena Yamaha menempati peringkat konsesi D. Hal tersebut memungkinkan Yamaha menurunkan pembalap reguler mereka, termasuk Quartararo.
Namun, Quartararo tak memberi penilaian positif terhadap performa YZR-M1. Ia justru khawatir motor tersebut kian tertinggal dari pesaing di kejuaraan. Walau demikian, Quartararo tetap berupaya tampil maksimal dengan motor tersebut demi torehan terbaik.
"Sejujurnya, aku tak percaya diri karena kami melihat kesulitan yang terjadi. Kami melihat waktu putarannya tidak terlalu bagus. Namun, satu-satunya yang bisa aku lakukan adalah tampil sebaik mungkin berdasarkan kemampuanku. Apa pun posisinya, aku akan berusaha meraup capaian maksimal," kata Fabio Quartararo dilansir Crash.
3. Fabio Quartararo menyoroti sejumlah kekurangan yang ada pada YZR-M1 V4 2026
Fabio Quartararo menegaskan dirinya telah beradaptasi dengan YZR-M1 V4 2026. Akan tetapi, ia menilai motor tersebut masih punya sejumlah kekurangan. Quartararo berharap Yamaha dapat bergerak cepat membenahi kelemahan yang ada agar tak semakin tertinggal dari kompetitor.
"Aku langsung merasakan titik saat aku harus mengubah pendekatan serta harus beradaptasi secara berbeda. Namun, aku pikir motor kami tidak sepenuhnya sama dengan motor lainnya. Masih ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan, terutama pada kemampuan menikung, traksi, elektronik, daya cengkeram, dan tenaga. Ada banyak hal yang perlu disesuaikan," jelas Fabio Quartararo dikutip Crash.
Yamaha sempat tak menurunkan motor mereka pada hari kedua tes Sepang menyusul masalah teknis yang terjadi pada pengujung hari pertama. Yamaha langsung melakukan investigasi sehingga dapat kembali ke trek pada hari terakhir. Max Bartolini selaku direktur teknis Yamaha menegaskan masalah teknis YZR-M1 tak berkaitan dengan insiden Fabio Quartararo yang terjatuh di tikungan kelima.
"Quartararo berhenti di trek pada hari pertama. Kami telah mengecek, tetapi belum mendapatkan solusi pasti. Kami punya gambaran. Namun, kami memutuskan untuk benar-benar memahami masalahnya terlebih dahulu serta menentukan langkah yang perlu diambil agar lebih aman," papar Max Bartolini pada hari kedua tes Sepang dikutip Crash.
Yamaha kini berpacu dengan waktu membenahi kelemahan yang ada pada YZR-M1 terbaru mereka. Tes pramusim di Buriram, Thailand, pada 21--22 Februari 2026 menjadi momen untuk mengumpulkan data serta mencari solusi sebelum seri pembuka MotoGP 2026. Jika tak ada kemajuan, Yamaha bisa semakin kesulitan mengejar ketertinggalan dari pabrikan lainnya.


















