Gila, Ternyata Ada Promo Kokain di Liverpool saat Ayah Luis Diaz Bebas

Jakarta, IDN Times - Penculikan ayah mantan bintang Liverpool, Luis Diaz, sempat menggegerkan dunia pada Oktober 2023 lalu. Mane Diaz diculik kelompok separatis Kolombia, yang akhirnya dibebaskan 12 hari setelahnya.
Ternyata, bebasnya Mane Diaz dimanfaatkan geng narkoba di Liverpool untuk mencari cuan. Mereka memberikan promo kokain kepada para pelanggannya, yang kini telah diringkus dan dijatuhi hukuman berat.
Pesan promosi kokain itu disebar ke lebih dari 9.000 pelanggan melalui ponsel khusus transaksi. Mereka menawarkan paket hemat, tiga kokain seharga 75 poundsterling, selama satu jam sejak berita ayah Diaz dibebaskan disiarkan.
1. Operasi haramnya berjalan rapi
Daily Mail melansir, bisnis haram ini berjalan dengan rapi dan terorganisir. Saking mulusnya, ahli narkoba di Inggris sampai geleng kepala lantaran belum pernah melihat jalur distribusi gelap serapi ini.
Geng mereka bekerja dalam sistem 24 jam. Layanan pesan antar selalu terbuka kapan pun, hingga memenuhi ratusan kokain setiap harinya di seluruh Liverpool.
Sang pemimpin, Paul Lockyer alias "The Big Fella", menggunakan keuntungan dari bisnis ini untuk membiayai gaya hidup mewahnya. Mulai dari perhiasan desainer, mobil mahal, hingga liburan mewah di atas kapal pesiar pribadi, yang semuanya didapat dari hasil merusak masyarakat.
2. Sudah digerebek sejak Mei 2025
Polisi menemukan sebuah ponsel khusus yang menyimpan ribuan kotak pelanggan. Penyelidik memantau pergerakan ponsel ini, mulai dari serah terima antaranggota, hingga pesanan promosi yang dikirimkan.
Ponsel itu ditemukan dalam penggerebekan pada Mei 2025 lalu, di dapur salah satu tersangka, tepat samping satu kilogram kokain murni.
3. Total hukuman 63 tahun penjara
Pengadilan Liverpool akhirnya menjatuhkan vonis berat kepada delapan anggota komplotan pada Senin (9/2/2026). Lockyer sebagai otak kejahatan menerima hukuman tertinggi, sementara kaki tangannya mendapatkan vonis bervariasi sesuai peran masing-masing.
Secara akumulatif, total hukuman penjara yang dijatuhkan kepada geng ini mencapai 63 tahun delapan bulan. Dalam periode Oktober 2023 hingga Mei 2025, mereka diperkirakan telah mengedarkan sedikitnya 9,9 kilogram kokain dengan nilai pendapatan lebih dari 620 ribu poundsterling atau setara sekitar Rp12,3 miliar.


















